BolaSkor.com - Kompetisi kasta tertinggi sepak bola di Indonesia, Liga 1 musim ini resmi berakhir. Isu transfer pun merebak ke permukaan seiring akan dimulainya Liga 1 musim 2018 pada Februari tahun depan.

Esensi regulasi marquee player menjadi bahan perbincangan hangat kalangan sepak bola Tanah Air dalam isu transfer Liga 1 musim 2018. Meski belum diputuskan bakal dihapus atau tidak, regulasi marquee player tetap menjadi daya tarik bagi sejumlah awak media sepak bola nasional untuk melakukan pemberitaan.

Maklum saja, marquee player adalah seseorang mantan pemain top dunia yang pernah mencicipi salah satu dari tujuh kompetisi elite Eropa, mulai dari Premier League hingga Liga Portugal.

Padahal dalam kajiannya, marquee player adalah solusi bagi setiap tim yang terkena salary cap (pembatasan gaji). Di mana, setiap klub yang melebihi salary cap, harus memberi identitas pemain dengan gaji yang tinggi sebagai marquee player.

"Sebenarnya terminologi marquee player itu selalu dikaitkan dengan batas salary cap. Marquee player adalah eksepsional terhadap batas salary. Jika itu terlampaui, maka ada pemain yang diatributkan dengan marquee player. Jadi marquee player sebenarnya tidak berkorelasi langsung dengan kualitas pemain, tapi langsung berhubungan dengan nilai pemain," tutur Wakil Ketua Umum PSSI, Joko Driyono.

Robin van Persie bersama Raphael Maitimo. (Facebook Van Persie)

Meski begitu, sejumlah mantan pemain bintang kini dikait-kaitkan dengan para klub peserta Liga 1. Salah satunya adalah Robin van Persie.

Jalinan persahabatan Van Persie dengan gelandang serang Persib Bandung, Raphael Maitimo, menjadi sebuah alasan bahwa kabarnya mantan pemain Manchester United dan Arsenal itu akan melanjutkan karier di Indonesia.

Apalagi Maitimo mengaku bahwa menjalin komunikasi intens dengan pemain Fenerbahce tersebut dalam beberapa hari ini, terkait masa depan keduanya. Hal itu dituangkan dalam sebuah sesi wawancara Maitimo dengan media asal Belanda, Voetbalzone.

“Saya terkadang suka berbicara dengannya, misalnya, saya tahu bahwa saya akan pergi ke klub baru tahun ini dan saya menginginkan kesuksesan. Kami berdua sibuk dengan karier kami, saya inginkan dia yang terbaik. Akan kebih baik jika kita kemudian bermain sepak bola bersma, saya tidak tahu rencananya, dan juga saya tidak tahu bagaimana rencana saya sendiri," kata Maitimo kepada Voetbalzone.

Klub Liga 1 yang dikait-kaitkan bakal merekrut Van Persie adalah Bali United FC. Meski pihak Tim Serdadu Tridatu menepis kabar tersebut, bukan tidak mungkin pemain berumur 34 tahun tersebut.

Robin van Persie saat membela Manchester United. (The Sun)

Banyak alasan yang membuat Van Persie bisa dipinang Bali United atau bermain di Liga 1. Untuk itu, BolaSkor.com mencoba menjabarkan empat alasan Van Persie bisa bermain di Bali United:

1. Bali United Sedang Membutuhkan Striker Tajam

Bali United tengah mencari sosok striker tajam. Hal itu terjadi lantaran top skor Liga 1 musim lalu, Sylvano Comvalius (34 gol) sudah hijrah ke Suphanburi FC.

Tipikal permainan Comvalius dengan Van Persie sangatlah mirip. Keduanya merupakan striker murni atau penyerang tengah.

2. Bali Menjadi Daya Tarik Tersendiri

Pulau Dewata dikenal sebagai salah satu destinasi wisata di Indonesia. Maka tak heran, Bali kerap kali dikunjungi wisatawan lokal maupun asing.

Wisata di Bali bisa menjadi opsi untuk meminang Van Persie. Mengingat, sejumlah pemain asing di Indonesia dan beberapa pesepak bola top dunia, kerap menghabiskan waktu di Pulau Dewata.

3. Bali United Klub Profesional dan Modern

Bali United FC menjadi salah satu klub profesional yang mampu mengembangkan bisnisnya melalui sepak bola. Tak heran, klub berjuluk Serdadu Tridatu itu sangat baik dalam pengembangan bisnis, layaknya klub-klub Eropa.

Hal ini menjadi daya tarik tersendiri bagi para pemain asing untuk bergabung dengan Bali United. Termasuk Robin van Persie.

4. Pengaruh Irfan Bachdim dan Stefano Lilipaly

Alasan terakhir mengapa Bali United sangat cocok dengan Robin van Persie, adalah sosok Irfan Bachdim dan Stefano Lilipaly yang memberikan pengaruh.

Lilipaly dikenal sebagai pemain Timnas Indonesia yang dinaturalisasi. Ia sudah sangat lama tinggal di Belanda. Begitupun, Irfan Bachdim yang pernah menetap di Negeri Kincir Angin dari kecil.

Tentunya, kedekatan emosional bisa mempengaruhi Van Persie untuk bermain di Bali United.