BolaSkor.com - Laga terakhir Suramadu Super Cup 2018 benar-benar memberikam hiburan berkelas bagi publik sepak bola di pulau garam. Sepanjang 90 menit, kedua tim menghadirkan berbagai serangan yang mampu memancing applaus para penonton.

Bagi Kedah FA, laga menghadapi Madura United dianggap sebagai super big match. Dengan intensitas laga yang tinggi, skuat kedua tim juga diuji seberapa tangguh kehebatan mereka.

"Selama turnamen ini, pertandingan tadi adalah big match bagi kami. Madura United sangat kuat dan permainan yang cepat," ucap pelatih Kedah FA, Ramon Marcote.

Pelatih kebangsaan Spanyol itu menilai demikian, lantaran merasakan sendiri ketegangan sebuah pertandingan di turnamen pra musim, tapi berjalan ketat seperti berlaga dalam kompetisi.

"Yang jelas saya bangga dan sangat bangga kepada pemain tim ini. Mereka terlihat menikmati selama turnamen pra musim di sini," lanjutnya.

Para pemain Kedah FA. (BolaSkor.com/Kristian Joan)

Pada laga itu, tim berjulukan Elang Merah sempat terkejut dengan agresifitas tuan rumah. MU membuat seisi Stadion Gelora Bangkalan bergemuruh melalui dua gol yang diciptakan Engelberd Sani pada menit keenam, dan disusul torehan Marcel Sacramento di menit 35.

Namun, ketangguhan skuat besutan Ramon itu tampil trengginas setelah mempelajari kelemahan MU. Kedah lalu memperkecil skor melalui tendangan kaki kiri yang cantik dari Mohamad Rizal Ghazali pada menit ke-64, serta sontekan Pablo Pallares pada menit ke-92. Kemenangan itu pun membuat MU Menjadi juara.

"Memang paling sulit melawan Madura United. Mereka tampil sangat bagus dengan dukungan penuh suporternya," kata kapten Kedah FA, Baddrol Bakhtiar (Laporan Kontributor Kristian Joan/Malang-Madura)