Kilas Balik 2017: 6 Pelatih Top yang Harus Gigit Jari karena Dipecat

Kilas Balik 2017: 6 Pelatih Top yang Harus Gigit Jari karena Dipecat Vincenzo Montella (90min)

BolaSkor.com - Peran pelatih mempunyai tanggung jawab besar dan sangat sentral membangun kesuksesan sebuah tim. Baik buruknya prestasi tim ditentukan bagaimana pelatih meramu taktik dan strategi yang tepat demi meraih kemenangan. Maka tak heran apabila tim mengalami hasil buruk, tidak ada kata lain selain pemecatan yang bakal diterima.

Berikut ini BolaSkor.com merangkum enam pelatih top dunia yang harus gigit jari dipecat dari klub di tahun 2017:

Claudio Ranieri - Leicester City

Keputusan mengejutkan diambil manajemen Leicester City yang akhirmya memutuskan mendepak Claudio Ranieri pada tanggal 23 Ferbruari 2017. Ironisnya, Leicester memecat Ranieri setelah berhasil mengantarkan klub menjuarai Premier League musim lalu. Trofi juara itu pun menjadi yang perdana bagi Leicester sejak pertama kali berdiri pada 1884 atau 132 tahun silam.

Claudio Ranieri (zimbio)


Carlo Ancelotti - Bayern Muenchen

Kekalahan Bayern Muenchen 0-3 dari tuan rumah Paris Saint-Germain (PSG) pada matchday kedua penyisihan grup Liga Champions, Rabu (27/9), menjadi akhir kebersamaan Carlo Ancelotti sebagai pelatih utama di klub asal jerman itu. Kontrak Ancelotti sejatinya masih tersedia hingga 2019. Sayang, perfoma menurun Bayern pada awal musim dan puncaknya terjadi saat kekalahan memalukan lawan PSG.

Ancelotti mempersembahkan trofi Bundesliga pada musim perdananya menangani Bayern. Namun FC Hollywood hanya mampu melangkah ke semifinal DFB Pokal dan perempat final Liga Champions musim 2016-2017.

Carlo Ancelotti (zimbio)

Stefano Pioli - Inter Milan

Stefano Pioli harus menerima nasib dipecat dari kursi pelatih Inter Milan. Pada awal kinerja di Giuseppe Meazza, Pioli sempat mencatatkan 12 kemenangan dalam 15 partai Serie A. Akan tetapi, situasi menjadi kiat sulit usai Nerazzurri gagal meraih kemenangan dalam tujuh laga terakhirnya. Akhirnya, buntut dari hasil minor itu pihak klub memutuskan untuk memecat Pioli pada 9 Mei 2017.

Stefano Pioli (zimbio)

Frank De Boer - Crystal Palace

Rentetan empat kekalahan yang diraih diraih Crystal Palace pada awal kampanye di Premier League musim 2016-2017, membuat manajamen klub memecat Frank De Boer Pada 11 September 2017.

Dengan demikian, sang manajer asal Belanda ini hanya melatih Crystal Palace selama 55 hari. Ini merupakan salah satu pelatih dengan masa pelatihan tersingkat dalam sejarah Premier League. Bahkan, sebelumnya De Boer juga gagal melatih Inter Milan dengan hanya bertahan selama 85 hari.

Frank De Boer (zimbio)

Ronald Koeman - Everton

Everton akhirnya resmi memecat Ronald Koeman dari pelatih utama klub. Kekalahan 2-5 dari Arsenal pada laga kesembilan lanjutan Premier League menjadi laga terakhir pelatih asal Belanda tersebut yang sudah bertahan selama 16 bulan di klub yang bermarkas di Goodison Park.

The Toffees baru mencatatkan dua kemenangan dari sembilan laga liga domestik di musim ini, membuat mereka terjerembab di zona merah, tepatnya di peringkat 18 papan klasemen.

Ronald Koeman (zimbio)

Vincenzo Montella - AC Milan

AC Milan akhirnya memecat Vincenzo Montella pada 27 November 2017. Pihak manajemen klub pun mengumumkan Gennaro Gattuso sebagai pelatih baru. Pemecatan ini menyusul hasil buruk yang dituai Milan di Serie A.

Musim 2017-2018, Il Diavolo mengalami kampanye yang mengecewakan berada di posisi ketujuh klasemen sementara Serie A dengan mengemas 20 poin dari 14 laga. Milan hanya menang enam kali dan dua kali seri, selebihnya mereka kalah.

Padahal di awal musim, Milan sebagai salah satu tim Serie A yang paling jor-joran menghabiskan dana hingga 1 triliun rupiah guna mendatangkan 11 pemain. Akan tetapi, hasil yang didapat jauh dari yang diharapkan sebagai tim besar Eropa.

bolaskor

Bolaskor11.153 Posts

Admin Bolaskor.com.

Leave a Comment