Kilas Balik 2017: Tahunnya Madrid, Raksasa, dan Daun Muda

Kilas Balik 2017: Tahunnya Madrid, Raksasa, dan Daun Muda

BolaSkor.com - Setahun ke belakang, dunia sepak bola sudah menghadirkan berbagai kisah. Sepanjang 2017, ada beberapa hal yang patut dikenang kembali karena begitu spesial.

REAL MADRID UKIR SEJARAH

Pada bulan Juni, Real Madrid asuhan Zinedine Zidane menjuarai Liga Champions 2016-2017. Mereka kembali membawa pulang "Si Kuping Besar" ke Madrid usai menekuk Juvenuts 4-1. Madrid pun menjadi klub pertama di era Liga Champions yang meraih gelar juara dua tahun beruntun.

Pada Desember, Real Madrid menang 1-0 atas Gremio di final Piala Dunia Antarklub 2017. Buat Los Blancos ini merupakan trofi kelima yang mereka raih sepanjang 2017, setelah sebelumnya merebut trofi Liga Champions, La Liga, Piala Super Eropa dan Piala Super Spanyol.

Pencapaian ini menempatkan Madrid era Zidane dalam buku sejarah. Prestasi mereka ini disejajarkan dengan Madrid di era Alfredo Di Stefano, Ferenc Puskas, dan Paco Gento, yang lima kali membawa Madrid menjadi penguasa Eropa.


PANGGUNG TALENTA MUDA

Sepanjang 2017 banyak bermunculan pemain-pemain muda yang menjadi sorotan. Mulai dari Kylian Mbappe (18 tahun), Thomas Lemar (22), Bernardo Silva dan Tiemoue Bakayoko (23). Mereka adalah talenta muda di balik sukses AS Monaco yang mengejutkan jagat sepak bola Eropa.

Selain mampu menembus semifinal LIga Champions, Monaco menutup musim lalu sebagai kampiun setelah mengukir total 158 gol, 107 di antaranya di Ligue 1.


TAHUNNYA RAKSASA

Cristiano Ronaldo mendominasi tahun 2017. Pemain asal Portugal itu menjadi sosok penting di balik sukses besar Real Madrid yang meraih lima trofi sepanjang 2017. Tak heran Ronaldo pun dihujani penghargaan individual seperti Pemain Terbaik FIFA dan Ballon d'Or.

Raksasa lain yang mengundang perhatian adalah bintang Brasil Neymar. Kabar kepindahannya dari Barcelona ke Paris Saint-Germain dengan nilai transfer tertinggi dunia mendominasi pemberitaan.


TRAGEDI AZZURRI

Pada 14 November 2017, Stadion San Siro menjadi saksi kegagalan terbesar tahun ini ketika Italia gagal lolos ke Piala Dunia 2018 setelah disingkirkan Swedia. Ini adalah pertama kalinya Italia tak tampil di Piala Dunia dalam enam dekade.

Tak hanya itu, hasil serupa dicatat Belanda, tiga kali finalis Piala Dunia. Sulit dibayangkan Piala Dunia tanpa Italia dan Belanda.

Leave a Comment