BolaSkor.com - Kongres Biasa PSSI di ICE BSD, Sabtu (13/1), rampung digelar pada sore hari. Beberapa poin menjadi pembahasan, terutama soal peserta kompetisi.

Kongres Biasa diawali dengan roll call ulang. Sebanyak 81 voter tercatat sebagai peserta berdasarkan amandemen statuta terkait voters. Masing-masing dari Asosiasi Provinsi (Asprov), Liga 1, Liga 2, 3, dan asosiasi lain.

Sejumlah voter awalnya mengajukan tambahan agenda. Setidaknya ada tujuh, diantaranya agenda mempertahankan strata kompetisi meliputi Liga 1 dan Liga 2 sebagai kompetisi profesional serta Liga 3 sebagai kompetisi amatir.

Voter juga meminta untuk melakukan evaluasi manajemen dan penegakan disiplin. Adapun klub seperti Persik Kediri dan PSGC Ciamis meminta penangguhan degradasi, sedangkan Semen Padang dan Persiba Balikpapan meminta adanya agenda perubahan format kompetisi dan penambahan peserta.

Sementara itu, Borneo FC meminta pertanggungjawaban PT Liga Indonesia Baru dan kejelasan regulasi serta operator. Adapun usulan Asprov DKI Jakarta terkait keanggotan, dan usulan ketujuh terkait liga amatir.

Hanya satu permintaan voter yang disetujui, yakni mempertahankan kompetisi dengan tiga strata. "81 voter setuju. Agenda yang ditambahkan untuk mempertahankan strata kompetisi Liga 1, 2, dan 3. Jadi diterima hanya satu," kata Ratu Tisha Destria.

Kongres Biasa dilanjutkan laporan aktivitas, yang disampaikan oleh Ratu Tisha dan keuangan oleh Ketua Komite Keuangan Dirk Soplanit. Kemudian perencanaan ke depan termasuk kegiatan yang akan digarap pada 2018, serta anggaran dan proyeksi pendapatan.

"Program kerja ada tiga elemen, aktivitas lima elemen. Pada halaman 13 (buku perencanaan), ketika usia Indonesia 100 tahun, sepak bola harus menjadi wajah di internasional. Sebelum itu atau pada 2034 akan terdefinisi Indonesia dipercaya sebagai konsorsium AFF untuk Piala Dunia."

"Sebelum itu Olimpiade 2024. Maka itu program dan rencana PSSI menjadi fondasi dan untuk tahun per tahun serta akan dievaluasi pada 2020. Goal besar PSSI pada 2024," jelas Ratu Tisha.

Persoalan peserta, terutama Liga 1 kembali menjadi pembahasan setelah perwakilan Semen Padang angkat bicara. Semen Padang menginginkan Liga 1 diikuti 20 klub, namun akhirnya ditolak.

"Liga 1 diisi 18 klub, Liga 2 24 klub, Liga 3 ada dua fase yakni provinsi dan nasional. Fase nasional itu diikuti 40 klub yang terdegradasi dari Liga 2. Mereka menunggu di fase nasional, sementara 24 slot diisi dari fase provinsi di 34 Asprov," terang Ratu Tisha.