BolaSkor.com - Penggila sepak bola di Eropa tak akan lagi bisa menyaksikan tim kesayangan bermain di laga persahabatan atau uji coba. Karena efektif mulai 2018 ini, UEFA resmi meluncurkan format baru yang dinamakan UEFA Nations League.

Lewat format ini, setiap laga yang dilakoni setiap negara peserta menjadi lebih bernilai. Dalam penjelasannya, UEFA menjadikan agenda pertandingan persahabatan yang biasa menjadi lebih menarik untuk ditonton. UEFA Nation League mengusung konsep kompetisi reguler yang diikuti negara-negara berdasarkan peringkat UEFA.

Kompetisi dibagi menjadi empat liga berbeda; League A, League B, League C, League D yang dengan total 55 negara anggota UEFA. League A akan berisikan 12 negara teratas di peringkat UEFA. Disusul dengan League B yang juga diisi 12 negara namun dengan peringkat di bawah League A.

Begitu pun dengan League C (15 negara) dan League D (16 negara) yang akan diisi berdasarkan peringkat masing-masing negara di UEFA.

Kemudian masing-masing liga kembali dipecah menjadi empat grup berbeda dan diisi oleh negara hasil dari undian. Undian akan dilangsungkan pada 24 Januari 2018.

Grup di League A dan League B akan berisikan masing-masing tiga negara. Sedangkan League C akan memiliki dua grup berisi tiga negara dan dua grup berisi 4 negara.

League D sendiri akan berisikan minimal empat negara di setiap grupnya mengingat jumlah pesertanya yang lebih banyak.

Pertandingan sengit tentu saja akan tersaji di League A yang bisa mempertemukan Jerman, Inggris, dan Belanda dalam satu grup. Atau bisa jadi Spanyol dan Italia. Sistem pertandingan sendiri akan digelar kandang dan tandang.


Promosi dan Degradasi
Layaknya kompetisi liga umumnya, UEFA Nations League juga ada sistem promosi dan degradasi. Juara grup masing-masing liga akan naik kasta ke liga di atasnya. Sedangkan tim terbawah akan turun ke liga di bawahnya.

Para juara grup di League A akan saling berhadapan di babak semifinal dan final. Lokasi penyelenggaraan akan ditentukan oleh UEFA. Kompetisi akan berlangsung tiga bulan dimulai September hingga November 2018. Semifinal dan final akan dilangsungkan Juni 2019.

Bagian dari Kualifikasi Piala Eropa 2020
Penyelenggaraan UEFA Nations League tidak hanya berfungsi untuk menjadikan setiap laga persahabatan menjadi lebih seru, tapi sekaligus berpengaruh pada kualifikasi Piala Eropa 2020. Ajang ini akan menentukan siapa yang berhak mendapatkan tiket ke Piala Eropa 2020.

Masing-masing juara grup di setiap liga UEFA Nations League otomatis berhak lolos ke play-offs Piala Eropa 2020. Namun, untuk negara yang sudah mendapatkan tiket Euro 2020 lewat jalur normal kualifikasi, jatah mereka akan diberikan pada tim dengan peringkat terbaik kedua di masing-masing grup dan liga.

Dari 24 tiket yang tersedia di Piala Eropa 2020, 20 akan diisi otomatis oleh negara-negara yang lolos melalui babak kualifikasi yang dilaksanakan setelah tahapan grup UEFA Nations League selesai. Artinya, empat tiket tersisa akan diperebutkan 16 tim yang lolos ke babak play-offs.

Dengan sistem ini, ada kemungkinan tim seperti Moldova atau Kosovo bisa masuk ke babak play-off jika berhasil menjuarai grup di League D.

Konsep UEFA Nations League sangat menarik bagi anggota UEFA. Laga persahabatan yang sebelumnya hanya ajang pemanasan kini memiliki nilai lebih. Tiap negara pun akan selalu aktif saat jeda internasional. Meski begitu, laga uji coba yang seperti biasa masih akan dilakukan. Setiap negara masih bisa melakukan beruji coba, khususnya menjelang turnamen seperti Piala Dunia dan Piala Eropa.