BolaSkor.com - Penyelesaian akhir jadi masalah utama PSMS Medan setidaknya untuk membalas kekalahan di leg pertama dari Persija Jakarta dalam leg kedua babak semifinal Piala Presiden 2018 di Stadion Manahan, Solo, Senin (12/2) sore. Ada dua peluang one on one yang seharusnya bisa dimaksimalkan untuk menjadi gol.

Kekalahan telak 1-4 pada leg pertama benar-benar terlihat memengaruhi kepercayaan diri para pemain. Skema serangan cepat yang jadi andalan Ayam Kinantan tak lagi terlihat. Akurasi umpan pun tak sebaik fase grup dan babak 8 besar lalu.

Yang paling jelas adalah dua peluang lewat kaki Frets Butuan dan Wilfried Yessoh. Kedua pemain itu berhadapan dengan Andritany Ardhiyasa, namun gagal menceploskan bola karena berpikir panjang saat posisi bebas. Andritany dengan pengalamannya kemudian sukses menutup upaya Frets dan Yessoh.

"Pertama-tama saya ucapkan selamat untuk Persija. Kami akui Persija lebih baik dari kami. Pada babak pertama kami sudah memberi perlawanan. Kami mendominasi permainan. Tapi pada babak kedua Persija yang kuasai," terang pelatih PSMS, Djadjang Nurdjaman dalam jumpa pers usai pertandingan.

"Kami punya banyak peluang, tapi tidak ada yang jadi gol. Itu yang kita evaluasi pada pertandingan ini, untuk kemudian segera diperbaiki lagi. Kami masih punya cukup waktu untuk bersiap, berbenah lagi sebelum kompetisi Liga 1 bergulir," lanjutnya.

Djanur, sapaan akrabnya juga memuji capaian penggawa Ayam Kinantan. Meski berstatus pendatang baru Liga 1, PSMS bisa melaju sampai babak semifinal.

"Saya apresiasi perjuangan para pemain. Walaupun persiapan tidak lama, tapi kami bisa melaju sampai sejauh ini," pungkas mantan pelatih Persib Bandung tersebut.

Setelah ini PSMS masih akan berlatih di Solo hingga Kamis (15/2/2018) mendatang, untuk kemudian melakoni perebutan tempat ketiga di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Sabtu (17/2/2018) mendatang. (Laporan Kontributor Al Khairan Ramadhan/Solo)