Persis Solo Gagal ke Liga 1, Ini Kata Freddy Muli

Persis Solo Gagal ke Liga 1, Ini Kata Freddy Muli Persis Solo saat kalah dari Martapura FC. (PT Liga Indonesia Baru)

BolaSkor.com - Pelatih Persis Solo, Freddy Muli masih tak percaya timnya menjadi klub pertama yang tersingkir dari babak 8 besar Liga 2 2017. Padahal dalam dua laga awal, pelatih asal Palopo ini menyebut timnya begitu tampil dominan.

Terlepas dari kondisi lapangan yang membuat Laskar Sambernyawa tak bisa memainkan ciri khas umpan pendek cepat, M Wahyu dkk sejatinya punya banyak peluang. Saat kalah 0-1 dari Martapura FC, ada 15 peluang yang tercipta. Hal serupa juga terulang saat dikalahkan Kalteng Putra 0-1, Senin (13/11/17).

Buruknya penyelesaian akhir jadi masalah besar yang membuat klub kebanggaan kota Solo tersingkir.
Freddy Muli menyebut para pemain Persis tak segemilang dua fase sebelumnya.

Dalam dua pertandingan yang ia dampingi, para pemain kerap tergesa-gesa saat mendapat peluang emas. Alhasil mayoritas tembakan yang dilepaskan melenceng dari target.

"Padahal kita sangat mendominasi permainan. Tapi kembali lagi, sepak bola kan yang dihitung golnya, bukan presentase pegang bola. Kita bisa kendalikan permainan, golnya tidak ada," terang Freddy Muli kepada Bolaskor.com.

"Kalau saya lihat memang anak-anak kurang tenang. Saat dapat peluang selalu tergesa-gesa untuk cetak gol. Akhirnya yang terjadi malah tidak maksimal," tambahnya.

Selain penyelesaian akhir, mantan pelatih PSS Sleman ini juga memberi acungan jempol pada kiper Kalteng Putra, Galih Sudaryono. Pria yang domisili di Palur, Karanganyar atau hanya berjarak sekitar 18 kilometer dari Stadion Manahan Solo itu, bisa menggagalkan semua peluang Persis. Terutama eksekusi penalti Tri Handoko pada menit 32. Dia mengakui faktor pengalaman Galih sangat berpengaruh pada peforma Kalteng Putra.

"Galih pemain berpengalaman. Dia bisa memimpin rekan-rekannya. Entah berapa peluang kita yang digagalkan Galih. Dia bermain sangat bagus sekali," ucapnya.

Setelah gagal membawa Persis Solo lolos ke Liga 1, Freddy mengaku belum bertemu lagi dengan manajemen. Dia pilih menyiapkan anak asuhnya untuk menghadapi PSMS Medan, Kamis (16/11/17).

"(Kelanjutan karir di Persis Solo) Saya belum bahas dengan manajemen. Itu nanti saja setelah liga selesai. Sekarang fokus lawan PSMS dulu. Saya berharap bisa memenangkan pertandingan terakhir," tutupnya.

Kemenangan dengan skor berapa pun tak akan membuat Persis lolos dari posisi juru kunci. Pasalnya, Persis Solo kalah head to head dengan Martapura FC maupun Kalteng Putra yang kini mengoleksi tiga poin.

Rencananya, nasib Freddy Muli akan ditentukan dalam rapat evaluasi PT Persis Solo Saestu, usai gelaran Liga 2 2017. Selain tim pelatih, ada pula perombakan pemain dan manajemen.

"Kalau semuanya sudah selesai, baru kita bahas evaluasi musim ini dan rencana musim depan. Tentu ada perombakan yang akan kita lakukan," tukas Wakil Chief Executive Officer (CEO) Persis, Dedi M Lawe. (Laporan Kontributor Nofik Lukman/Solo)

Leave a Comment