BolaSkor.com - 12 titel Champions League Real Madrid tidak diraih secara kebetulan, atau mengandalkan keberuntungan. Mereka meraihnya melalui kerja keras dan pengalaman, serta mengandalkan individu pemain yang berada di atas rata-rata.

Tak peduli apapun masalah Madrid di La Liga atau turnamen domestik, El Real selalu tahu cara bermain bagus di Liga Champions. Bukti itu bisa dilihat kala Madrid mengatasi Paris Saint-Germain (PSG) di Santiago Bernabeu dengan skor 3-1.

Patut diingat, tim besutan Zinedine Zidane terlebih dahulu tertinggal 0-1 melalui gol Adrien Rabiot, sebelum berbalik menang melalui dua gol Cristiano Ronaldo dan Marcelo. Melihat daya juang Madrid untuk membalikkan keadaan, Sergio Ramos, kapten Madrid, memberi pesan kepada rival untuk tidak pernah mencoret timnya dari persaingan titel Liga Champions.

Marcelo menyempurnakan comeback Real Madrid atas PSG (Getty Images)

"Tidak ada waktu untuk penyesalan. Kendati sempat tertinggal, kami terus mencari kemenangan dengan memperlihatkan karakter dan sangat serius bermain. Anda takkan pernah mempertimbangkan Madrid mati," tegas Ramos, diberitakan AS, Kamis (15/2).

Kendati demikian, Madrid belum menjejakkan kaki mereka di perempat final Liga Champions, karena masih ada leg kedua yang dimainkan di Prancis Maret mendatang. PSG hanya butuh kemenangan dengan skor 2-0 untuk melaju karena memiliki satu gol tandang. Madrid juga harus mengingat, musim lalu rival bebuyutan mereka, Barcelona, takluk di markas PSG dengan skor telak 0-4.

"Anda harus menghargai mereka. Kami telah mengambil langkah yang sangat penting, tapi fase gugur masih terbuka," tambah Ramos.

Senada dengan Ramos, Zidane pun berpikir demikian. "Menang 3-1 tidak berarti segalanya telah berakhir. Masih ada leg kedua, kami harus memainkannya dan tidak boleh terlalu percaya diri, karena laga nanti merupakan cerita berbeda, dan kami tahu kami akan menderita."