BolaSkor.com - Arema FC terus melakukan langkah nyata guna meminta hak-haknya terkait subsidi kompetisi Liga 1 musim lalu. Hal ini dinilai penting, karena kick-off kompetisi musim ini semakin dekat.

Langkah nyata itu adalah dengan mengirim surat teguran yang ketiga kalinya. Itu setelah surat kedua belum mendapatkan tanggapan dari pihak operator kompetisi, yakni PT Liga Indonesia Baru (LIB).

"Surat kedua awal bulan (Februari) untuk mengingatkan bahwa masih ada hak klub yang harus dibayarkan. Mungkin mereka lupa atau bagaimana, jadi kami akan kirim surat yang ketiga," papar Sudarmaji.

Langkah yang ditempuh itu dirasa sebagai hal yang tepat. Pada surat pertama akhir Desember tahun lalu, LIB langsung menanggapinya dengan membayarkan satu termin subsidi pada Oktober 2017 senilai Rp 625 juta kepada klub.

"Tinggal satu kali termin lagi untuk November dengan jumlah yang sama. Serta sisa subsidi sebesar Rp 1,5 Miliar sebagai dana komersial," beber Media Officer Arema FC tersebut.

Selain itu, ke-18 klub Liga 1 musim lalu juga menantikan pembayaran share rating televisi dari pemegang hak siar. Pembagian itu dilakukan secara proporsional, sehingga setiap klub menerimanya dengan jumlah yang berbeda-beda.

"Kalau yang itu mereka belum mengumumkan, termasuk Arema sendiri mendapatkan berapa," ungkapnya.

Upaya menegur kewajiban LIB itu memang perlu dilakukan, karena klub hanya punya waktu kurang dari satu bulan sebelum berlaga di kompetisi musim baru.

"Upaya ini juga untuk meringankan beban tanggungan mereka kepada klub. Takutnya, pembayaran di tengah kompetisi musim yang baru malah rancu dalam perinciannya," pungkas mantan jurnalis tersebut. (Laporan Kontributor Kristian Joan/Malang)