Wawancara Eksklusif Eks Persib: Soal Babak 8 Besar Liga 2 hingga Curhatan sebagai Striker

Wawancara Eksklusif Eks Persib: Soal Babak 8 Besar Liga 2 hingga Curhatan sebagai Striker Striker Persis Solo, Rudiyana (kanan) saat berebut bola dengan pemain bertahan Martapura FC. (PT Liga Indonesia Baru)

BolaSkor.com - Ketajaman barisan depan Persis Solo terus mendapat sorotan, lantaran produktivitasnya menurun sejak melakoni babak 16 besar Liga 2 2017 lalu. Padahal, bila melihat kedalaman skuat Laskar Sambernyawa, bercokol nama-nama yang musim lalu jadi andalan timnya.

Pada fase grup lalu, Persis bisa mencetak 21 gol dalam 14 pertandingan. Ada 1,5 gol yang bisa dihasilkan di setiap pertandingan. Bahkan saat laga tandang, Persis Solo hanya luput menjebol gawang PSIS Semarang.

Sementara enam lawan lain selalu digelontor gol oleh penggawa Persis.

Namun presentase itu menurun pada babak 16 besar. Persis hanya menghasilkan enam gol dalam enam pertandingan. Jumlah itu menjadi yang paling sedikit diantara tim yang lolos babak 8 besar. Puncaknya saat melawan Martapura FC pada babak 8 besar, Kamis (09/11/17) lalu.

Dari 15 peluang dan penguasaan bola sekitar 70 persen, tak ada satu gol pun yang tercipta.

Kritik pun mulai berdatangan ke skuat Freddy Muli tersebut. Mayoritas suara suporter yang diluapkan di akun media sosial Persis, menilai barisan depan terlalu egois saat mendapatkan peluang.

Penyerang Persis Solo, Rudiyana angkat bicara soal permasalahan tersebut. Penyerang yang sudah mencetak tujuh gol ini tak setuju jika para pemain dikatakan terlalu egois atau tak saling bekerja sama. Tak hanya itu, ia juga membebekan kondisi Persis di babak 8 besar Liga 2.

Berikut sesi wawancara BolaSkor.com dengan Rudiyana:

Bagaimana kondisi tim Persis Solo saat ini?

Tim masih sangat solid. Para pemain sangat kompak, baik di dalam maupun luar lapangan. Setelah kalah dari Martapura kemarin, semangat kami tidak menurun. Kesempatan untuk lolos ke semifinal masih terbuka lebar.

Bagaimana soal adaptasi dengan Freddy Muli yang baru melatih di babak 8 besar ini?

Sebagai pemain kami harus menerima perubahan yang terjadi. Setiap pelatih punya karakternya masing-masing. Sejauh ini cukup bagus. Kami cepat beradaptasi dengan coach Freddy.

Apa yang membuat Persis Solo kesulitan mencetak gol?

Ya, kita punya banyak sekali peluang. Tapi tidak semua bisa jadi gol. Kalau dari saya pribadi, saya nilainya terlalu terburu-buru ingin cepat mencetak gol. Bola yang harusnya bisa saya diolah lagi, tapi terlalu cepat dieksekusi. Bisa juga mungkin karena kita belum beruntung.

Kalau dikatakan para pemain terlalu egois dalam bermain, seperti kritik yang ada di media sosial, apa pendapat Anda?

Kritik itu biasa dalam sepak bola. Bisa meningkatkan motivasi saat menghadapi pertandingan. Tapi kalau ada yang mengatakan pemain terlalu egois, saya nilai tidak juga. Kami punya banyak sekali peluang. Itu hasil kerja sama antarlini. Mulai dari lini belakang ke tengah, tengah ke depan. Semua berjalan baik. Hanya memang finishing belum maksimal.

Apakah ada perbedaan tekanan atau beban setelah lolos ke babak 8 besar Liga 2?

Karena grafiknya terus menurun setiap fasenya. Saya pikir semua pertandingan sama. Tekanan atau bebannya sama. Justru itu jadi motivasi. Kami selalu berusaha menampilkan permainan terbaik di setiap pertandingan.

Bagaimana persiapan Persis Solo jelang lawan Kalteng Putra FC hari Senin (13/11/17) nanti?

Dua hari ini kami terus berlatih. Dari pelatih memberi materi penyelesaian akhir. Juga meningkatkan organisasi permainan. Semoga apa yang sudah kita persiapkan bisa berjalan di pertandingan nanti. (Laporan Kontributor Nofik Lukman/Solo)

Leave a Comment