BolaSkor.com - Penyerang Perisja Jakarta, Marko Simic memiliki 11 pemain terbaik pada setiap posisi. Namun dari 11 pemain tersebut tidak ada satu pun nama pemain Indonesia di dalamnya atau pemain yang bermain di Liga Indonesia.

11 pemain yang pemain asal Kroasia ini pilih merupakan pemain-pemain kelas dunia. Hal ini ia bagikan di kanal youtube Persija Jakarta.

Untuk posisi penjaga gawang, Simic memilih nama kiper asal Machester United, David de Gea. Simic memiliki alasan khusus mengapa ia memilih David de Gea menjadi kiper terbaik yang masuk dalam 11 pemain pilihannya.
Alasannya keduanya pernah bertemu saat membela negara masing-masing ketika di level junior. Pada saat itu top skorer Liga 1 2019 yakin bahwa David de Gea akan mejadi salah satu kiper terbaik di Dunia dan hal tersebut terjadi.

Baca Juga:

Dana Sponsor Jadi Andalan Arema FC Penuhi 25 Persen Gaji Tim

Pembina Persija Nilai Kinerja Ratu Tisha Sangat Baik

David de Gea (Zimbio)

"Saya pernah bilang padanya bahwa dia akan jadi penjaga gawang terbaik di dunia. Itu menjadi kenyataan sekarang, maka dari itu dia sangat spesial bagi saya," ujar Marko Simic.

Untuk posisi lini belakang, dia memilih tiga pemain yang pernah membela AC Milan. Bek kanan ia posisikan Marcos Evangelista de Moraes atau yang lebih dikenal dengan nama Cafu dan dua bek tengah ada Paulo Maldini dan Franco Baresi.

Untuk posisi bek kiri, pemain berusia 32 tahun ini memilih legenda Real Madrid dan Brasil, Roberto Carlos. Menurutnya belum ada pemain yang bisa seperti Carlos di posisi bek kiri.

"Duet Maldini dan Baressi saat bermain, secara statistik, kurang lebih mereka bermain bersama di 109 pertandingan dan dari situ (timnya) hanya kebobolan 26 gol. Jadi dari keduanya bukan tentang mana yang lebih baik. Tapi keduanya pasangan yang sangat sempurna di lini belakang," ujar Simic.

Baca Juga:

Giliran Marc Klok yang Lelang Sepatu Berharga Miliknya untuk Perangi Virus Corona

Cerita Ismed Sofyan, Tiga Kali Rasakan Force Majeure Liga Indonesia

Paulo Maldini (Zimbio)

Posisi gelandang, Marko Simic memilih Xavi Hernandez, Claude Makalele dan Luka Modric. Modric menjadi pemain yang paling disorot oleh Simic, terlebih pemain Real Madrid ini pernah mendapatkan penghargaan Ballon d'Or pada tahun 2018 lalu.

"Sebagai orang Kroasia, dia adalah orang yang sangat dijadikan panutan. Pemain yang sangat profesional, contoh yang baik bagi semua orang," ucap Simic.

"Pada umur 34 tahun saat ini dia masih bermain di level tertinggi, itu yang membuat saya sangat kagum padanya," ia menambahkan dalam ceritanya.

Luka Modric. (Zimbio)

Posisi penyerang sendiri Simic memilih pemain terbaik pada saat ini. Ia memilih Zlatan Ibrahimovic, Lieonel Messi, dan Cristiano Ronaldo. Ketiganya saat ini merupakan pemain yang diidolai oleh pencinta sepak bola di belahan dunia manapun.

"Dengan tinggi 194 atau 195 cm dia memiliki skill yang luar biasa. Teknik hingga finishing yang sangat di atas rata-rata. Itulah yang membuat saya mengidolakannya," kata Simic.

Best 11 yang dibentuknya dengan pola 4-3-3 itu dipercayakan untuk dilatih oleh Zlatko Dalic, pelatih timnas Kroasia yang juga pernah melatih Marko Simic.

Zlatan Ibrahimovic (Zimbio)

Best 11 Versi Marko Simic (4-3-3): David de Gea; Cafu, Paolo Maldini, Franco Baresi, Roberto Carlos; Luka Modric, Claude Makelele, Xavi Hernandez; Lionel Messi, Zlatan Ibrahimovic, Cristiano Ronaldo;

Pelatih: Zlatko Dalic