BolaSkor.com - Tahun 2010 merupakan tahun bersejarah Inter Milan yang tidak akan dilupakan fans Il Nerazzurri. Pada tahun tersebut Inter mengukir rekor treble winners titel Serie A, Coppa Italia, dan Liga Champions.

Pelatihnya saat itu adalah peramu taktik AS Roma saat ini, Jose Mourinho. The Special One, meski dalam beberapa tahun terakhir sulit memenangi trofi, masih dinilai sebagai salah satu pelatih top Eropa dengan kesuksesan besarnya meraih trofi.

Mourinho pernah meraih sukses raihan trofi dengan Chelsea (dua periode), Inter Milan, Real Madrid, dan juga dengan Manchester United. 11 tahun berlalu sejak Mourinho meninggalkan Inter dan kini kembali ke Italia, melatih klub rival Inter.

Baca Juga:

Simone Inzaghi Pengin Inter Milan Lebih Kejam

Benarkah Mourinho Bawa Pengaruh Buruk di Roma?

Langganan Dipecat, Jose Mourinho Justru Dapat Rp1,8 Triliun

Lantas, apa saja yang sudah terjadi dalam kurun waktu 11 tahun terakhir pada karier kepelatihan Jose Mourinho? Berikut BolaSkor merangkum perjalanan karier Mourinho sejak ia meninggalkan Inter dan kini kembali melatih di Serie A.

1. Real Madrid (2010-2013)

Masuk menggantikan Manuel Pellegrini dan dikontrak empat tahun (setidaknya Mourinho bertahan tiga tahun). Tidak mudah bagi Mourinho melatih Madrid, meski skuad bertabur bintang seperti Kaka, Cristiano Ronaldo, Karim Benzema, Pepe, dan Sergio Ramos.

Pasalnya pada periode itu Barcelona sedang bagus-bagusnya bersama Pep Guardiola. Tak ayal keberadaan Mourinho menambah panas laga El Clasico antara kedua klub.

Meski diwarnai dengan banyak pemberitaan dengan Madrid yang bermain keras di era Mourinho, caranya menabuh psywar, Mourinho mempersembahkan titel LaLiga, Copa del Rey, dan Piala Super Spanyol. Titel LaLiga itu diraih pada musim 2011-2012 dan Madrid butuh 100 poin untuk memenanginya.

2. Chelsea (2013-2015)

Mourinho punya sejarah kuat dengan Chelsea di periode pertama dan itu menjadi alasan klub merekrutnya kembali pada 2013. Mourinho juga diberi kontrak berdurasi empat tahun di Chelsea dan sayangnya, dia hanya bertahan selama dua tahun.

Dalam kurun waktu dua musim Mourinho membawa titel Premier League kembali ke Stamford Bridge, setelah di musim 2013-2014 dimenangi Manchester City. Lalu di musim berikutnya, perjalanan Mourinho tak lagi berjalan mulus di Chelsea.

Diwarnai keributannya dengan Eva Caneiro, dokter tim Chelsea kala itu, Chelsea inkonsisten dan bahkan nyaris mendekati zona degradasi. Chelsea tak punya pilihan lain selain memecat Mourinho.

3. Manchester United (2016-2018)

Man United masih mencari pelatih yang tepat usai Sir Alex Ferguson pensiun. Mourinho datang menggantikan Louis van Gaal yang sebelumnya menggantikan David Moyes. Efek instan langsung diberikan Mourinho.

Di musim perdana Mourinho memberikan titel Piala Liga, Community Shield, dan Liga Europa. Dalam skuadnya ia memiliki Zlatan Ibrahimovic, Henrikh Mkhitaryan, dan Paul Pogba.

Pada musim kedua Mourinho tak memenangi trofi tapi membawa United finish sebagai runner-up. Klimaksnya terjadi pada musim 2018-2019 ketika masalah mulai menghampiri United, diwarnai drama keributan Mourinho dengan Pogba, dan pada akhirnya ia dipecat pada Desember 2018.

4. Tottenham Hotspur (2019-2021)

Sempat beberapa bulan menganggur, Mourinho menerima tawaran melatih Tottenham Hotspur menggantikan Mauricio Pochettino. Mourinho cukup puas dengan pemain-pemain muda yang dimiliki Spurs, terutamanya dengan tantangan memenangi trofi.

Akan tapi selama dua tahun kurang melatih Tottenham, performa tim inkonsisten dan klub London Utara banyak menelan kekalahan. Alhasil pada April 2021 Mourinho dipecat dan ini jadi kali pertama ia pergi tanpa memenangi trofi sejak 2002.

5. AS Roma (2021 - Sampai Saat Ini)

Tantangan baru Mourinho. AS Roma bukan tim dengan 'hobi' memenangi trofi setiap tahunnya dan Mourinho ingin mengubah kultur tersebut. Pada musim debutnya (2021-2022) Roma bersaing di empat besar Serie A dan juga di ajang Conference League.