BolaSkor.com - Sekretaris Jenderal PBSI, Achmad Budiharto, mengungkapkan tiga agenda terancam terganggu virus corona. Budi mengatakan belum bisa memastikan tiga kegiatan tersebut bisa terlaksanakan.

Pada 2020, seharusnya ada tiga agenda rutin yang dilakukan oleh PBSI. Ketiganya adalah Kejuaraan Nasional, Musyawarah Nasional, serta promosi dan degradasi atlet.

Akan tetapi, pandemi virus corona membuat ketiga agenda tersebut sulit dilakukan. Alhasil, PBSI pun harus membuat keputusan terkait ketiga kegiatan tersebut.

Baca Juga:

Asia Open Mundur, PBSI Kembali Siapkan Simulasi

BWF Diminta Tak Adakan Turnamen Sepanjang Sisa 2020

PBSI sendiri menyebutkan sudah mengirim surat ke KONI untuk menunda pelaksanaan Musyawarah Nasional. Hal itu karena situasi yang masih tak menentu akibat virus corona.

"KONI sudah mengirim surat untuk mengingatkan PBSI mengenai periode kepengurusan yang selesai akhir tahun ini. Tapi waktu itu wabah virus corona belum berkembang," kata Budi.

"Setelah ada pandemi dan melihat situasi, ketua umum meminta izin perpanjangan paling lama selama enam bulan. Sampai sekarang kami belum mendapat jawaban dari KONI."

"Belum ada keputusan mengenai promosi dan degradasi. Kalau menurut AD/ART harusnya ada promosi dan degradasi setiap akhir tahun, tapi kami sulit menentukan atlet tidak mengikuti turnamen," imbuhnya.

Prioritas utama PBSI adalah prestasi di Olimpiade 2021, Thomas dan Uber Cup, serta Piala Sudirman. Setelah itu baru All England dan kejuaraan lain.