BolaSkor.com - Manchester United akan menjamu Liverpool pada babak 32 besar Piala FA 2020-2021 di Old Trafford, Senin (25/1) pukul 00.00 dini hari WIB. Keseriusan Setan Merah di turnamen ini pun diuji.

Seperti diketahui, gengsi Piala FA masih lebih rendah ketimbang Premier League. Hal itu membuat tim-tim besar tidak terlalu menganggap turnamen ini sebagai prioritas untuk dijuarai.

Apalagi Manchester United saat ini tengah bersaing sengit di puncak klasemen Premier League. Ini kesempatan terbaik mereka untuk kembali menjuarai liga domestik setelah terakhir kali melakukannya pada musim 2012-2013.

Baca Juga:

Hasil Evaluasi Solskjaer, Manchester United Terlalu Menekan Liverpool

Manchester United Tantang Liverpool, Solskjaer Siapkan Senjata Andalannya

Wayne Rooney Deklarasikan Manchester United sebagai Penantang Gelar

Namun Manchester United tentu tidak akan begitu saja melepas peluang untuk menjuarai Piala FA. Apalagi Paul Pogba dan kawan-kawan berhadapan dengan Liverpool yang berstatus musuh bebuyutan.

Meski dilema, Ole Gunnar Solskjaer selaku manajer Manchester United diyakini akan menargetkan kemenangan dalam laga nanti. Biar bagaimanapun, kiprah di Piala FA tetap penting untuk mereka.

Setidaknya ada tiga alasan yang membuat dirinya harus menganggap penting Piala FA musim ini. Berikut penjelasannya:

1. Pembuktian kualitas Ole Gunnar Solskjaer

Ole Gunnar Solskjaer

Kemampuan Ole Gunnar Solskjaer dalam menangani Manchester United masih kerap diragukan banyak pihak termasuk penggemar Setan Merah sendiri. Hal itu nampaknya akan terus terjadi sampai pria berkebangsaan Norwegia itu mempersembahkan trofi.

Piala FA merupakan salah satu trofi yang masih berpeluang diraih Manchester United musim ini. Solskjaer juga tentu penasaran karena musim lalu hanya mampu membawa timnya ke babak semifinal.


2. Napak tilas kesuksesan Sir Alex Ferguson

Sir Alex Ferguson

Sejak dipercaya menangani Manchester United, Solskjaer dinilai menggunakan pendekatan yang sama seperti yang dulu dilakukan Sir Alex Ferguson. Tak heran jika banyak kemiripan dari kepemimpinan kedua sosok tersebut.

Mempersembahkan trofi Piala FA sebagai gelar pertama akan membuat Solskjaer kian mirip dengan Ferguson. Manajer legendaris itu memang mengawali masa kejayaan Manchester United dengan menjuarai kejuaraan sepak bola tertua tersebut pada musim 1989-1990.

Ferguson butuh tiga musim untuk menjuarai Piala FA. Sebelum hal itu terjadi, kualitasnya juga diragukan oleh penggemar Manchester United.

Kondisi tersebut sangat mirip dengan kisah yang tengah dirajut Solskjaer. Kondisi ini tentu akan membuatnya kian termotivasi untuk menjuarai Piala FA.


3. Kejar raihan trofi Arsenal

Arsenal kini berstatus klub tersukses di Piala FA

Manchester United pernah menahbiskan diri sebagai klub tersukses di Piala FA. Namun predikat tersebut sudah direbut Arsenal.

Jumlah 12 trofi Piala FA Manchester United kini kalah banyak dengan Arsenal yang mengumpulkan 14 trofi. The Gunners juga berstatus juara bertahan pada musim ini.

Menjuarai Piala FA edisi 2020-2021 setidaknya akan memangkas jarak Manchester United dengan Arsenal. Apalagi rivalnya tersebut nampaknya akan kesulitan mempertahankan gelar juara setelah tampil tak konsisten sepanjang musim ini.