BolaSkor.com - Raheem Sterling dirumorkan menjadi salah satu buruan utama Chelsea pada musim panas ini. Winger Timnas Inggris itu diyakini akan membuat The Blues menjadi lebih kuat.

Lini depan memang menjadi sektor yang ingin dibenahi manajer Chelsea, Thomas Tuchel. Apalagi Romelu Lukaku hampir pasti dipinjamkan kembali ke Inter Milan.

Sementara performa pemain depan lain seperti Kai Havertz, Hakim Ziyech, dan Timo Werner masih belum konsisten. Hal ini turut menjadi penyebab Chelsea gagal mempertahankan gelar Liga Champions.

Baca Juga:

Timnas Inggris Terlalu Bergantung kepada Raheem Sterling dan Harry Kane

Lupakan Ousmane Dembele, Chelsea Kejar Raheem Sterling

Terancam Kehilangan Mane, Liverpool Diminta Pulangkan Sterling

Peluang Chelsea mendapatkan jasa Sterling juga cukup terbuka. Manchester City memang berniat menjualnya karena kontrak sang pemain tinggal tersisa satu tahun.

Masalah utama transfer ini diyakini hanya soal harga. Manchester City tidak akan membiarkan menjual pemain kuncinya ke rival utama dengan harga murah.

Kekuatan finansial Chelsea untuk memenuhi permintaan Manchester City juga masih diragukan. Pergantian pemilik dan struktur manajemen tentu berdampak juga terhadap dana transfer yang tersedia.

Namun BolaSkor.com punya alasan kuat Sterling merupakan pemain yang dibutuhkan Chelsea. Berikut ini penjelasannya:

1. Tak Butuh Banyak Adaptasi

Meski baru berusia 27 tahun, Sterling sudah menjadi salah pemain berpengalaman di Premier League. Hal ini membuatnya tak butuh waktu adaptasi yang banyak saat pindah ke Chelsea.

Sterling tentu juga sudah mengetahui gaya bermain Chelsea di bawah asuhan Tuchel. Hal itu membuatnya berpotensi menjadi puzzle terakhir untuk menyempurnakan skema menyerang manajer berkebangsaan Jerman tersebut.


2. Pemain Serba Bisa

Alasan lain yang membuat Sterling cocok untuk Chelsea adalah karena dirinya seorang versatile player. Ia mampu bermain di sejumlah posisi dengan sama baiknya.

Saat pertama namanya muncul bersama Liverpool, Sterling dikenal sebagai sayap kiri yang lincah. Namun pada perkembangannya, ia juga tak canggung saat bermain di sisi kanan.

Kemampuan menyerang Sterling kian terasah karena ia juga sempat dicoba bermain sebagai penyerang tengah di Manchester United. Performanya juga tak mengecewakan.

Pemain seperti Sterling ini tentu sangat disukai oleh Tuchel. Ia memang menginginkan adanya pergerakan yang cair antar pemain terutama saat menyerang.


3. Punya Ikatan Emosional dengan London

Raheem Sterling muda saat memperkuat akademi Queens Park Rangers yang berbasis di London.

Sterling memang pemain Inggris keturunan Jamaika dan lahir di sana. Namun ia punya kenangan manis dengan kota London.

Sejak usia lima tahun, Sterling memang pindah ke London. Perkenalannya dengan sepak bola pun terjadi di sini.

Meski lebih dikenal sebagai jebolan akademi Liverpool, kota London tetap punya peran penting dalam karier Sterling. Membela klub asal ibu kota Inggris tersebut tentu akan menambah motivasinya untuk meraih gelar.