BolaSkor.com - Saga transfer Jadon Sancho yang sudah berlarut-larut sejak 2020 akhirnya berakhir. Penyerang sayap berusia 21 tahun sukses direkrut Manchester United dengan kontrak berdurasi lima tahun.

Man United disinyalir menebus Sancho dari Borussia Dortmund sebesar 71 juta poundsterling. Kontrak eks produk akademi Manchester City bertahan hingga 2026 dengan opsi perpanjangan setahun.

"Manchester United dengan senang hati mengumumkan perekrutan Jadon Sancho, sang pemain sudah mendapatkan izin internasional, membuatnya tetap di klub hingga Juni 2026, dengan opsi satu tahun lagi (perpanjangan kontrak)," demikian pernyataan situs resmi United.

Sancho mengucapkan terima kasih kepada Dortmund yang sudah mengembangkan kariernya. Harapannya, perkembangan kariernya berlanjut di United arahan Ole Gunnar Solskjaer dan Sancho sudah tak sabar bermain di Premier League.

"Saya akan selalu berterima kasih kepada Dortmund karena memberi saya kesempatan untuk bermain sepak bola tim utama, meski pun saya selalu tahu bahwa saya akan kembali ke Inggris suatu hari nanti."

Baca Juga:

Akhir Perburuan, Jadon Sancho Resmi Gabung Manchester United

Saul dan Raphael Varane, Dua Incaran Lama Manchester United

Alasan Paul Pogba Tak Keberatan Bertahan di Manchester United

Jadon Sancho

"Kesempatan untuk bergabung dengan Manchester United adalah mimpi yang menjadi kenyataan dan saya tidak sabar untuk tampil di Premier League," tambah Sancho.

"Ini adalah skuat yang muda dan menarik dan saya tahu, bersama-sama, kami dapat berkembang menjadi sesuatu yang istimewa untuk membawa kesuksesan yang pantas didapatkan para penggemar. Saya menantikan untuk bekerja sama dengan manajer dan staf pelatih untuk lebih mengembangkan permainan saya."

Kedatangan Sancho menambah variasi permainan Man United yang dimiliki oleh Solskjaer di lini serang. Sancho dapat mencetak gol dan juga memberikan assist. Dalam empat musim dengan Dortmund Sancho mencetak 50 gol dan memberikan 64 assists.

Menilik referensi dari Manchester Evening News, berikut alternatif taktik Man United bersama Jadon Sancho:

1. 4-2-3-1

Taktik andalan Solskjaer di musim lalu dan memberikan keseimbangan di lini tengah dengan adanya dua gelandang jangkar (pivot). 86 persen laga United musim lalu menggunakan taktik ini dan Solskjaer dapat menggunakannya dengan adanya Sancho.

Serupa dengan taktik 4-2-3-1 Dortmund, Sancho dapat ditempatkan sebagai penyerang sayap kanan dengan kebebasan mengembangkan kreativitas: Sancho bisa bergerak ke tengah, menjemput bola, mendistribusikan alur bola bersama Bruno Fernandes, menunjukkan visi bermainnya.

Dengan taktik ini United punya kuartet serang mematikan pada diri Sancho, Fernandes, Marcus Rashford, dan Edinson Cavani. Tinggal bagaimana Solskjaer ingin Sancho bermain dengan kreativitas atau fokus beroperasi di area sayap.

2. 4-3-3

Taktik yang lebih ofensif dan digunakan Manchester City hingga mereka juara Premier League musim lalu. United bisa juga menerapkannya dengan adanya stok pemain mumpuni di lini tengah dan depan.

Scott Mctominay, Paul Pogba, Bruno Fernandes, atau Donny van de Beek, Nemanja Matic, hingga Fred bisa bermain di tengah. Sementara Sancho tak berubah tetap pada posisi penyerang sayap kanan, mendampingi Cavani dan Rashford di lini depan.

Mengingat ini taktik ofensif, keseimbangan dibutuhkan di lini tengah untuk mengantisipasi potensi serangan balik lawan yang akan memadati lini tengah permainan.

3. 4-1-4-1

Satu gelandang jangkar, empat gelandang, dan satu penyerang. Pada dasarnya taktik ini juga dapat berubah menjadi 4-2-3-1 bergantung kepada pemain-pemain yang diturunkan Solskjaer. Hanya saja pada 4-1-4-1 gelandang jangkar itu haruslah kuat kala bertahan dan bisa membantu tim melakukan transisi bermain.

Scott McTominay yang punya kekuatan fisik serta kemampuan melakukan transisi bermain dapat menempati posisi itu. Di depannya ada Sancho, Pogba, Fernandes, Rashford, dan Cavani sebagai penyerang sentral.

Sancho memang menjadi gelandang sayap kanan di atas kertas, tapi pada praktiknya Sancho bisa jadi menjadi inisiator serangan United pada serangan balik. Dengan visi bermainnya ia bisa membantu Pogba dan Fernandes membantu serangan United.