BolaSkor.com - Arsenal tengah dapat sorotan menyusul performa inkonsisten mereka dalam mengejar target masuk empat besar Premier League. Alih-alih mempertahankan peringkat empat, The Gunners kesulitan bermain konsisten hingga posisi itu direbut Tottenham Hotspur.

Peluang Arsenal masuk empat besar masih ada, tetapi nasib tak ditentukan mereka sendiri karena meski Arsenal menang di laga terakhir Premier League, posisi itu tetap milik Tottenham jika mereka memenangi laga.

Arsenal masih di antara posisi finish di zona Liga Champions atau Liga Europa, tetapi manajemen terus berbenah memperkuat tim. Kabar teranyar pemain dari Brasil Marquinhos merapat ke Arsenal.

Baca Juga:

Granit Xhaka Akui Arsenal Tidak Pantas Lolos Liga Champions

68 Juta Poundsterling Disiapkan Arsenal untuk Rekrut Tiga Pemain Baru

Belum Mentas di Arsenal, William Saliba Sudah Samai Capaian Legenda The Gunners

Marquinhos (19 tahun) dikabarkan sudah tiba di London untuk menjalani tes medis dan menyelesaikan transfer. Arsenal kabarnya akan membelinya dari Sao Pauo sebesar tiga juta poundsterling.

Siapa Marquinhos? BolaSkor akan memberikan informasi atau fakta-fakta menarik mengenai Marquinhos. Berikut penjabaran lengkapnya:

1. Karier Sejauh Ini

Lahir di Brasil pada April 2003, Marquinhos gabung Sao Paulo dan menimba ilmu di akademi klub. Pada usia 18 tahun ia sudah membuat manajer klub, Hernan Crespo terkesima hingga Marquinhos menjalani debut pada Juli 2021 kontra Bahia.

Crespo bahkan memainkan Marquinhos sebagai starter pada 16 besar leg dua Copa Libertadores lawan Racing Club. Marquinhos tak menyiakannya dengan satu gol dan assist saat Sao Paulo menang 3-1 - Marquinhos jadi pemain termuda yang mencetak gol untuk klub di Copa Libertadores.

Marquinhos memiliki umur yang sama dengan Alexis Sanchez dan Carlos Tevez kala mencetak gol di Liga Champions-nya Amerika Selatan tersebut.

Musim debutnya di tim utama Sao Paulo diakhiri dengan 24 laga di seluruh kompetisi, kemudian menorekan 15 laga lagi pada 2022. Secara menyeluruh Marquinhos mencetak empat gol dan memberikan tiga assists dari 39 laga untuk tim utama. Marquinhos juga bagian anggota timnas U-17 Brasil.

2. Gabriel Martinelli dan Gaya Main

Perbandingan dengan Gabriel Martinelli tak terelakkan lagi. Sama-sama berasal dari Brasil, berusia muda, dan tidak banyak diketahui sebelum dikaitkan dengan Arsenal. Terlebih keduanya juga berposisi sebagai penyerang sayap.

Marquinhos yang satu ini juga berbeda dari Marquinhos yang notabene bek di PSG dan lebih senior. Marquinhos Sao Paulo penyerang sayap berkaki kidal dan dapat bermain baik di sisi kiri atau kanan.

Dengan kecepatan, kelincahan, dan kualitas teknik Marquinhos juga dapat melakukan penetrasi dari lini tengah. Arsenal memplotnya sebagai calon tulang punggung di masa depan bersama Martinelli, Bukayo Saka, dan Emile Smith Rowe.

Arsenal juga dapat meminjamkan Marquinhos ke klub Eropa lain untuk menambah pengalamannya bermain di Benua Biru.

3. Kata Mereka Mengenai Marquinhos

Tidak banyak informasi mengenai Marquinhos karena sejauh ini penampilannya baru terlihat di Sao Paulo, Brasil. Tapi komentar figur-figur sepak bola dapat sedikit menggambarkan kualitas sang pemain.

Hernan Crespo - Mantan Pelatih Sao Paulo

“Hanya berbicara tentang Marquinhos, dia melakukan debutnya seminggu yang lalu dan merupakan protagonis. Ini adalah produk yang dibuat di Cotia dan ketika Anda melihatnya, itu adalah kepuasan yang luar biasa. Kami membutuhkan talenta yang bisa mengikuti ritme."

“Penampilannya memberikan kepuasan besar bagi seluruh klub. Dia adalah produk dari program pemuda kami dan itu membuat kami bahagia. Saya tidak melihat kartu identitas mereka. Saya tidak peduli apakah mereka berusia 40 atau 18 tahun. Jika saya pikir mereka pantas bermain, mereka akan ada di tim.”

Vampeta - Mantan Pemain timnas Brasil

“Ini tidak masuk akal. bisnis Marquinhos. Mereka akan kehilangan Marquinhos ke Arsenal seharga tiga juta euro. Saya tidak tahu apakah Anda ingat bahwa saya pernah mengatakan bahwa saya menonton pertandingan akademi Audax, Marquinhos di U-15… dia dulu sudah membuat perbedaan.”

Charles Watts - Jurnalis

“Rekor golnya tidak bagus, menurut orang-orang yang menonton dan melihat lebih banyak tentang dia daripada saya. Penyelesaian akhirnya perlu ditingkatkan. Tapi dia berusia 19 tahun – Arsenal melihatnya (sebagai) satu (pemain) untuk masa depan.”