BolaSkor.com - Di kala liga-liga top Eropa menikmati waktu di libur musim dingin, Premier League tetap mengadakan pertandingan di periode sibuk (festive period). Mulai dari Boxing Day yang diadakan sehari setelah Natal hingga Tahun Baru, pecinta sepak bola Inggris tak perlu khawatir kehabisan hiburan premium di penghujung tahun ini.

Inggris sedianya menerapkan libur musim dingin untuk kali pertama musim ini. Namun, konsepnya berbeda dari liga-liga Eropa lainnya. Jeda musim dingin itu dimulai pada Februari 2020 dan memakan waktu istirahat 13 hari.

Kembali ke Boxing Day. Pada musim ini, ada tiga hal yang tidak boleh Anda lewatkan dari Boxing Day yang bertepatan terjadi di pekan 19 Premier League. BolaSkor.com merangkum tiga hal yang dapat dinantikan pada Boxing Day 2019, berikut ulasannya:

Baca Juga:

Lalui Perolehan Trofi Manchester United, Liverpool Klub Terbesar di Inggris

Ketika Premier League Sudah Menjadi Bagian Tradisi dan Sejarah Boxing Day

Boxing Day: Nazi dan Aib Terbesar Sepak Bola Prancis

1. Debut Carlo Ancelotti

Carlo Ancelotti

Everton berhasil mengamankan servis pelatih berusia 60 tahun, Carlo Ancelotti, sebagai pengganti Marco Silva. Kedatangan Ancelotti meramaikan keberadaan manajer-manajer top Eropa di Premier League yang sudah memiliki Pep Guardiola, Jose Mourinho, dan Jurgen Klopp.

Maklum saja, Ancelotti salah satu pelatih tenar di Eropa yang pernah melatih AC Milan, Real Madrid, Chelsea, Real Madrid, dan Bayern Munchen. Tiga titel Liga Champions pernah diraihnya.

Tak ayal debutnya di Everton akan dinanti di Boxing Day. The Toffees akan menjamu Burnley di Goodison Park pada Kamis (26/12) pukul 22.00 WIB. Apabila bisa mengalahkan Burnley, maka Everton akan memangkas jarak dengan mereka menjadi dua poin.

Burnley ada di urutan 10 klasemen dengan 24 poin dan Everton saat ini di peringkat 15 dengan koleksi 19 poin. Menarik untuk dinanti taktik dan susunan pemain pertama Ancelotti di Everton nanti.

2. Liverpool Vs Leicester City

Liverpool vs Leicester City

Tidak ada yang lebih spesial ketimbang duel peringkat satu klasemen dengan tim peringkat dua Premier League. Liverpool akan menyambangi King Power Stadium, markas Leicester City, pada Jumat (27/12) pukul 03.00 dini hari WIB.

Kedua tim saat ini terpaut 10 poin dan Liverpool masih menyisakan satu laga tunda. The Reds belum tersentuh kekalahan di Premier League musim ini. Apabila di laga nanti memenangi pertandingan melawan Leicester, maka jarak nanti menjadi 13 poin.

Ditambah fakta jarak Liverpool dengan juara bertahan, Manchester City, sebesar 11 poin, plus performa konsisten mereka, semakin besar kans Liverpool untuk mengakhiri penantian titel Premier League yang terakhir diraih pada 1990.

Pertandingan Liverpool arahan Jurgen Klopp dan Leicester asuhan eks manajer Liverpool, Brendan Rodgers, akan menentukan jalannya perebutan titel Premier League 2019-20.

3. Kiprah Mikel Arteta di Arsenal

Mikel Arteta

Bukan cuma debut Ancelotti yang dinanti di Boxing Day, begitu juga Arsenal yang dilatih mantan pemain mereka, Mikel Arteta. Manajer asal Spanyol bermain untuk The Gunners pada medio 2011-2016. Karier kepelatihannya masih 'hijau'.

Sebelum melatih Arsenal, Arteta (37 tahun), baru tiga tahun menjadi asisten manajer Pep Guardiola di Manchester City (2016-2019). Debut Arteta akan dimulai di Dean Court saat melawan Bournemouth, Kamis (26/12) pukul 22.00 WIB.

Arsenal saat ini ada di urutan 11 klasemen dengan raihan 23 poin. Sedangkan Bournemouth bercokol di peringkat 14 dengan koleksi 19 poin.