BolaSkor.com - Liverpool menebus kegagalan mendapatkan ambisi quadruple titel musim lalu dengan pergerakan cepat di bursa transfer pemain. Tiga pemain sejauh ini sudah direkrut The Reds asuhan Jurgen Klopp.

Tiga pemain itu adalah Fabio Carvalho (penyerang sayap), Darwin Nunez (penyerang), dan Calvin Ramsay (bek kanan). Dua rekrutan datang berdasarkan sistem moneyball Liverpool: tidak mahal tapi Liverpool tahu apa yang mereka butuhkan dari pemain yang bersangkutan.

Salah satunya adalah Calvin Ramsay. Pemain berusia 18 tahun direkrut dari Aberdeen sebesar 6,5 juta poundsterling dan diberi kontrak jangka panjang. Ramsay pun senang bisa bergabung dengan Liverpool.

Baca Juga:

Moneyball Liverpool, Rekrut Bek Kanan untuk Saingi Trent Alexander-Arnold

Satu Kelemahan Darwin Nunez yang Layak Diperhatikan Liverpool

Darwin Nunez dan Rekam Jejak Bomber Uruguay di Premier League

“Saya hanya bersemangat dan benar-benar mimpi yang menjadi kenyataan untuk berada di sini,” tutur Ramsay seperti dilansir dari laman resmi Liverpool.

"Itu adalah mimpi yang menjadi kenyataan untuk bermain untuk Aberdeen, dan sekarang menjadi salah satu klub terbesar, jika bukan klub terbesar di dunia, itu adalah pencapaian besar dan saya tak sabar untuk mencoba menunjukkan kepada para penggemar apa yang saya punya."

"Mudah-mudahan saya bisa masuk di pramusim, menunjukkan kepada semua orang di klub, staf, pemain apa yang saya punya dan kemudian kita akan lihat apa yang terjadi dari sana."

BolaSkor.com telah merangkum tiga hal menarik yang perlu diketahui mengenai Calvin Ramsay. Berikut ulasan lengkapnya:

1. Karier Calvin Ramsay

Calvin Ramsay lahir di Aberdeen, Skotlandia pada 31 Juli 2003 dan di kampung kelahirannya itu Ramsay perlahan berkembang dari akademi hingga tim utama. Dia promosi pada 2021 dan hanya dalam kurun waktu semusim Ramsay langsung melakukan loncatan karier ke Liverpool.

Pemain timnas Skotlandia U-21 mengambil jalur yang cukup menarik dibandingkan kompatriotnya. Contohnya adalah Andy Robertson, bek kiri Liverpool, yang bermain di Hull City sebelum ke Liverpool atau Kieran Tierney di Celtic sebelum ditransfer mahal ke Arsenal.

2. Kekuatan dan Gaya Main Calvin Ramsay

"Sebagai full-back, menonton Trent dan umpan silangnya serta kemampuan teknisnya - jika saya bisa mencapai level itu maka itu akan menjadi bonus," katanya Ramsay seperti dilansir dari Sky Sports.

"Andy Robertson di Liverpool dan (Kieran) Tierney di Arsenal sangat brilian dan mereka adalah pemain yang saya kagumi, terutama karena mereka adalah full-back seperti saya. Saya merasa saya bisa terus melakukan itu juga."

Ramsay tahu ia datang ke Anfield untuk bersaing dengan Alexander-Arnold, pemain muda lainnya yang jadi bek kanan andalan Liverpool, tapi ia siap menatap positif persaingan tersebut dan belajar darinya.

Gaya main Ramsay dan Alexander-Arnold memang tipikal sama khususnya pada fase ofensif. Dilihat dari WhoScored, Ramsay memiliki kelebihan dalam memberikan umpan silang, operan kunci, mengambil tendangan bebas, dribel bola, serta kemampuan menahan bola.

Ramsay tampil 39 kali musim lalu dengan Aberdeen dan itu sudah meyakinkan Liverpool untuk merekrutnya.

3. Penilaian dari Mantan Pelatih untuk Pemain Muda Terbaik

Musim lalu berkat penampilan bagusnya dengan Aberdeen, Ramsay terpilih menjadi Pemain Muda Terbaik SFWA atau Pemain Muda Terbaik Skotlandia pilihan penulis sepak bola.

Mantan pelatihnya di Aberdeen, Jim Goodwin, memiliki sedikit gambaran mengenai Ramsay yang menjadi berita bagus untuk fans Liverpool.

"Sebelum Januari, Calvin mungkin adalah salah satu bek sayap muda terbaik di dunia, jujur saja. Itu tidak berlebihan," ucap Goodwin.

“Statistiknya, datanya dalam hal jumlah serangannya, menempatkan umpan silang di dalam kotak sangat luar biasa."

"Dia mengalami sedikit penurunan dalam bentuk performa . Entah itu karena fokusnya terganggu pada bulan Januari dengan (isu transfer) apakah dia pindah atau tidak," urai Goodwin.