BolaSkor.com - Chelsea tidak hanya membangun skuad untuk meraih sukses di musim ini tapi juga di masa depan. Rekrutan anyar mereka di bursa transfer musim panas 2022 memperlihatkannya, selain tentu saja nama-nama top yang datang.

Raheem Sterling, Kalidou Koulibaly, dan Marc Cucurella jadi contoh mereka yang punya nama top di Eropa. Selain itu, Chelsea juga berinvestasi untuk masa depan dengan mendatangkan Gabriel Slonina (kiper - 18 tahun) dan Carney Chukwuemeka (gelandang - 18 tahun).

Tidak berhenti sampai di situ, Chelsea juga semakin dekat merekrut talenta berbakat Inter Milan, Cesare Casadei. Kabar itu dibenarkan oleh pakar transfer Fabrizio Romano.

Baca Juga:

Antonio Conte Ungkap Alasan Romelu Lukaku Kembali ke Inter Milan

Tolak Inter dan Pilih Juventus, Bremer Ungkap Alasannya

Ada Udang di Balik Batu, Chelsea Mau Bayar Mahal Bintang Muda Inter karena Lukaku

"Cesare Casadei telah sepakat dari sisi personal dengan Chelsea pada kontrak enam tahun. Keputusan dibuat, dia tak gabung Nice atau Sassuolo karena Chelsea semakin dekat merekrut talenta kelahiran 2003 itu. Tawaran berikutnya akan tepat untuk merampungkannya pada angka 15 juta euro plus bonus," terang Romano.

Cesare Casadei baru berusia 19 tahun dan Chelsea siap berinvestasi kepadanya. Berikut informasi yang perlu diketahui dari pemain kelahiran Ravenna, Italia, pada 10 Januari 2003 tersebut.

Karier Sejauh Ini

Casadei datang melalui akademi AC Cesena. Di sana ia tampil mengesankan hingga Inter Milan merekrutnya pada 2018-2019, saat usia Casadei baru berumur 15 tahun. Sejak saat itu ia mematangkan permainannya di Inter.

Bak berlian yang perlu diasah, Casadei juga memiliki talenta dalam mengontrol lini tengah dan punya segala kemampuan yang dibutuhkan untuk sukses. Casadei juga bermain di timnas muda Italia dari U-16 hingga U-19.

Frank Lampard-nya Italia

Editor, penyiar, sekaligus penulis asal Italia, Carlo Garganese, membandingkan Casadei dengan legenda Chelsea, Frank Lampard, karena gaya bermain yang serupa: kemampuan mencetak gol dari lini tengah dan suka melakukan penetrasi ke kotak penalti.

Di berbagai macam kompetisi muda, Casadei punya catatan impresif 14 gol dan empat assists dari 30 penampilan. Selain kemampuan seperti Lampard, Casadei juga menggabungkan kecerdasan sepak bola dengan kemampuan fisik.

Memiliki tinggi lebih dari 6 kaki, Casedei juga menjadi ancaman dari situasi bola mati, dapat memenangi perebutan bola udara, dan ia juga pintar membaca arah bola dan datang di momen (timing) yang tepat.

Peran bermainnya bisa sebagai gelandang tengah atau gelandang serang hingga box to box. Casedei gelandang elegan tapi juga dapat beradaptasi dengan skema high pressing, yang belakangan jadi tren di Eropa.

Casedei dapat mendribel bola dalam melakukan transisi bermain melewati lawan, serta melakukan operan progresif (operan ke depan dalam membangun serangan) ke pertahanan lawan.

Sisi plus lainnya, Casedei juga bagus dalam sisi bertahan dan tidak segan mengejar lawan untuk merebut bola, plus membantu tim bertahan. Semua itu menjadikannya gelandang komplit. Tak heran Chelsea sangat menginginkannya.

Tradisi Gelandang Italia

Italia tidak pernah kehabisan gelandang bertalenta dengan gaya bermain yang bervariasi, dari gelandang pekerja keras hingga mereka yang bermain elegan sebagai regista - hanya satu yang jarang saat ini, trequartista atau gelandang serang.

Casadei juga berpeluang menjadi suksesor bagi Marco Verratti atau Jorginho di timnas Italia, serta bertandem dengan Nicolo Barella, Sandro Tonali, Davide Frattesi, atau Manuel Locatelli.

Casadei jadi bagian penting Italia U-19 kala mencapai semifinal Piala Eropa pada Juni lalu, sebelum kalah 1-2 dari Inggris. Bersama dengan Fabio Miretti (Juventus), Casadei dilihat sebagai bintang di tim U-19.

Chelsea beruntung bergerak cepat merekrutnya, sebab klub-klub seperti Arsenal, Sassuolo, Nice, hingga Torino juga membidiknya.