BolaSkor.com - Seri kedua Liga 1 2021/2022 akan segera dimulai di Jawa Tengah dan Yogyakarta, Jumat (15/10). Pertandingan akan dimulai dari 15 Oktober sampai dengan 6 November 2021 mendatang.

Pada seri kedua ini, Liga 1 2021/2022 memasuki pekan ketujuh. Berakhir sampai pekan ke-11.

Ada empat stadion yang digunakan pada seri kedua Liga 1 2021/2022 kali ini. Stadion Moch Soebroto (Magelang) dan Manahan (Solo) di Jawa Tengah. Lalu Stadion Maguwoharjo (Sleman) dan Stadion Sultan Agung (Bantul) di Yogyakarta.

Baca Juga:

Hadapi PSIS Semarang, Persik Tanpa Pelatih Kepala

Tanpa Marc Klok, Bukan Jaminan Persib Tak Menang Lawan Bhayangkara FC

Jelang seri kedua, ada beberapa klub yang sedang mendapat tekanan dari suporter, akibat performa yanag dianggap buruk di seri pertama Liga 1. Bahkan, ada yang sampai suporternya melakukan demo hingga bermediasi dengan manajemen.

Siapa aja itu? Berikut 3 klub penuh tekanan dari suporter di seri kedua Liga 1, yang disusun BolaSkor.com:

1. PSS Sleman

PSS Sleman
PSS Sleman. (Media PSS Sleman)

PSS Sleman menampilkan peforma yang tak bagus di seri pertama Liga 1. Dari enam pekan, Super Elja hanya meraih satu kemenangan.

Sisanya, PSS meraih dua kali imbang dan tiga kekalahan. Alhasil, PSS terlempar ke posisi 15 klasemen sementara Liga 1.

Akibatnya, suporter PSS melalui Slemania dan Brigata Curva Sud (BCS) menemui pihak manajemen PSS untuk meminta pelatih Dejan Antonic diganti. Tak hanya itu, para suporter PSS juga meminta untuk mencoret Arthur Irawan karena perfomanya tak menjanjikan.

Bukan Dejan Antonic atau Arthur Irawan, justru PSS kehilangan Irfan Bachdim. Ia bersama manajemen PSS sepakat untuk mengakhiri kerja sama.

2. Persebaya Surabaya

Persebaya Surabaya
PSS Sleman Vs Persebaya Surabaya. (Instagram PSS Sleman)

Persebaya Surabaya juga mendapat tekanan dari suporter setianya, Bonek. Performa Bajul Ijo yang inkonsisten di seri pertama penyebabnya.

Rachmat Irianto dkk. hanya meraih dua kemenangan dari enam laga. Empat laga sisanya berakhir dengan kekalahan. Bahkan, Persebaya sementara menjadi tim paling banyak kebobolan di Liga 1 dengan 12 gol.

Hal itu membuat pelatih Aji Santoso diminta bertanggung jawab atas hasil kurang memuaskan ini. Bahkan, beberapa Bonek meinta eks pelatih Arema FC itu untuk mundur.

3. Persib Bandung

Persib Bandung
Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts. (Media Persib)

Persib Bandung menjadi tim paling mendapat tekanan dari suporter jelang seri kedua Liga 1. Maung Bandung mendapat tekanan dari suporter setianya, Bobotoh.

Bobotoh meminta pelatih Robert Rene Alberts untuk diganti karena minim strategi. Tuntutan ini tak tanggung-tanggung karena Bobotoh melakukan demonstrasi di depan Graha Persib.

Manajemen Persib pun meminta Bobotoh untuk bersabar sampai seri kedua Liga 1 berakhir. Pasalnya, Persib tidak jelek-jelek amat karena belum pernah kalah.

Persib saat ini berada di posisi kelima klasemen sementara Liga 1 dengan raihan 10 poin dari 6 laga. Hasil dua kemenangan dan empat kali imbang.