BolaSkor.com - Piala Asia U-19 2020 akan digelar di Uzbekistan 14-31 Oktober. Kejuaraan ini akan menjadi salah satu ajang bagi Shin Tae-yong untuk unjuk kemampuan sebagai manajer dan pelatih Timnas Indonesia.

Ramuan Shin Tae-yong juga dinanti kala Timnas senior melanjutkan Kualifikasi Piala Dunia 2022 dan Piala Asia 2023. Timnas Indonesia akan menghadapi Thailand 8 Oktober sebelum menjamu Uni Emirat Arab pada 13 Oktober atau satu hari sebelum Piala Asia U-19 resmi digulirkan. Laga lain di kualifikasi, yakni menantang Timnas Vietnam di Hanoi pada 12 November.

Shin Tae-yong sendiri sudah memiliki cukup pengalaman di level U-19 atau U-20. Pada 2016, ia ditunjuk menjadi pelatih Timnas Korea Selatan U-20 untuk Piala Dunia U-20 2017 di Korea Selatan.

Shin Tae-yong ditunjuk menggantikan An Ik-soo yang memilih mundur pascahasil kurang bagus Korea Selatan di Piala Asia U-19 2016.

Baca Juga:

Pelatih Iran Bisa Meraba Timnas Indonesia U-19

Ikuti Pertemuan dengan Presiden FIFA dan AFC, Federasi Uzbekistan Sebut Piala Asia U-19 Sesuai Jadwal

Shin Tae-yong setidaknya akan beradu taktik dengan tiga pelatih di Grup A Piala Asia U-19 2020. Lawan yang akan dihadapi tentu bertambah jika Indonesia mulus melangkah. Siapa saja?

1. Timur Kapadze (Timnas Uzbekistan U-19)

Timur Kapadze. (UFA)

Timur Kapadze memulai karier kepelatihan setelah menyatakan pensiun di akhir musim 2017. Pada 15 Februari 2018, ia diangkat menjadi pelatih interim.

Posisi tersebut dipegangnya hingga kehadiran Hector Cuper, yang mengambil alih kursi pelatih kepala pada Agustus 2018. Ia setidaknya memimpin empat laga persahabatan Uzbekistan hingga Juni 2018 masing-masing melawan Senegal, Maroko, Iran, dan Uruguay. Catatannya yakni satu kali seri dan tiga kekalahan.

Timur Kapadze yang cukup populer sebagai pemain kemudian melanjutkan karier sebagai staf pelatih Tashkent Lokomotiv. Paruh pertama 2019, ia memimpin tim junior Tashkent Lokomotiv. Ia membawa tim junior memimpin liga, namun Juni 2019 memilih meninggalkan jabatan. Pada September 2019, ia menjadi asisten pelatih Timnas Uzbekistan, Vadim Abramov.

Desember 2019, Timur Kapadze ditunjuk menangani Timnas Uzbekistan U-19. Penunjukkannya pasca penyelidikan Komite Disiplin AFC terhadap tim pelatih yang dipimpin Otabek Gulyamkhodjaev atas sikap saat bertemu dengan Arab Saudi di Kualifikasi Piala Asia U-19.

Timur Kapadze sudah memiliki waktu bersama skuat Timnas Uzbekistan U-19 sejak Januari 2020. Ia juga sudah menguji taktiknya sekaligus kesiapan tim dalam laga melawan Timnas Bulgaria U-19, Levski Sofia, Shakhtar U-21, Timnas Rusia U-19.

Timur Kapadze terus memoles skuat asuhan. Pascapandemi, ia menggelar pemusatan latihan pada Juni dan berlanjut pada Agustus.

Baca Juga:

Winger Persija Jakarta Bicara Persaingan Posisi Sayap di Timnas Indonesia U-19

Segrup Timnas Indonesia U-19, Iran Memulai Persiapan dengan Kabar Tiga Pemain Positif Virus Corona

2. Parviz Mazloumi (Timnas Iran U-19)

Parviz Mazloumi. (FFIRI)

Parviz Mazloumi merupakan pelatih berpengalaman di Iran. Ia memulai karier kepelatihan di Poora, sebelum pindah ke Esteghlal mengambil peran sebagai asisten pelatih di bawah Mansour Pourheidari .

Pelatih yang kini berusia 65 tahun itu menangani Saba Battery, yang kala itu merupakan tim baru. Ia berhasil membawa timnya promosi dari Divisi Kedua ke Liga Azadegan.

Mulai Juli 2005, ia menangani Sanat Naft Abadan dan mengundurkan diri satu tahun kemudian. Ia kemudian menangani tim cadangan Timnas Iran, atau Iran B. Bersama Iran B, ia merasakan titel juara WAFF Championship 2007 atau Piala AFF-nya negara Asia Barat.

Di Aboumoslem, ia menyelamatkan klub dari degradasi. Sementara bersama Mes Kerman, ia membawa tim promosi ke ACL untuk pertama kali.

Raksasa Iran Esteghlal kemudian ditangani pada musim 2010-2011. Ia memberi pembuktian di klub ini. Adapun di Liga Champions Asia 2011, ia gagal membawa Esteghlal lolos dari fase grup.

Ia kembali memberi pembuktian lewat kemenangan atas rivalnya Persepolis dalam derbi untuk ketiga kali, sebelum kabar doping menerpa dua pemainnya.

Gahar Zagros, Aluminium Hormozgan menjadi klub berikut yang ditangani. Itu sebelum pulang ke Mes Kerman pada musim 2013-2014 dan Esteghlal 2015-2016.

Parviz Mazloumi tercatat baru menangani Timnas Iran U-20. Ia baru ditunjuk pada 24 Juli 2020, sekaligus menggantikan Sirous Pourmousavi yang mundur awal Juni. Persiapan langsung digelar pada awal Agustus.

Baca Juga:

Pelatih Timnas Iran U-19 yang Jadi Lawan Indonesia Beberkan Persoalan Menyambut Piala Asia U-19

Lawan Timnas Indonesia U-19 yang Kurang Diperhitungkan Mulai Panaskan Mesin

3. Koji Gyotoku (Timnas Kamboja U-19)

Koji Gyotoku. (FFC)

Pelatih asal Jepang ini memulai karier kepelatihan di Shimizu S-Pulse. Ia datang pada 2003 menggantikan Takeshi Oki. Sosok yang pernah berbaju Werder Bremen II ini berhasil memimpin tim ke semifinal Piala Liga dan Piala Emperor.

Koji Gyotoku kemudian menjadi pelatih Timnas Bhutan pada 2008. Ia membawa Bhutan ke semifinal Piala SAFF (Federasi Sepak Bola Asia Selatan). Ia juga membawa Bhutan menempati posisi ketiga dan keempat di AFC Challenge Cup 2008 dan 2010.

Kariernya di Asia berlanjut di klub Liga Divisi 1 Thailand, Angthong, namun pada awal 2016 ia ditunjuk menangani Timnas Nepal.

Timnas Nepal tampil bagus dan punya performa meningkat di Kualifikasi Piala Asia 2019. Koji Gyotoku kemudian dipecat setelah diketahui memasuki Nepal dengan visa turis, tanpa izin surat resmi.

Koji Gyotoku sudah memimpin Timnas Kamboja U-19 sejak 2019, termasuk di Kualifikasi Piala Asia U-19 2020 pada November 2019. Ia membawa Kamboja menjadi runner-up Grup G di babak kualifikasi dengan sembilan poin, berbeda tiga poin dari Thailand yang harus puas di posisi ketiga.

Di tangannya Kamboja lolos ke putaran final Piala Asia U-19 2020 dengan status runner-up terbaik kelima.

Koji Gyotoku diketahui terus mempersiapkan Timnas Kamboja U-19. Ia memoles lagi timnya sejak pertengahan Juli dan lanjut lagi pada awal Agustus.