BolaSkor.com - Untuk kali pertama selama empat tahun Borussia Dortmund tidak akan diperkuat Jadon Sancho, penyerang sayap asal Inggris yang telah memberikan 64 assists dan 50 gol selama empat musim di klub.

Pemain berusia 21 tahun kembali ke Inggris dan bergabung dengan Manchester United dalam durasi kontrak lima tahun. Red Devils merogoh kocek hingga 71 juta poundsterling untuk pemain yang sudah diburu dari 2020 itu.

Dortmund tak butuh waktu lama mencari penggantinya. Michael Zorc, Direktur Olahraga Dortmund langsung memboyong Donyell Malen dari PSV Eindhoven dengan mahar yang diterima dari Man United.

Baca Juga:

Belum Capai Level Kelas Dunia, Haaland Diminta Jangan Besar Kepala

Nomor Punggung dan Segala Hal yang Perlu Diketahui Mengenai Jadon Sancho

Jadon Sancho Sudah Pilih Manchester United Sejak Tahun Lalu

Jadon Sancho gabung Man United

Striker Dortmund, Erling Haaland bahkan memiliki keyakinan tim arahan Marco Rose bisa bermain lebih baik tanpa Sancho.

"Jadon dan saya (Haaland) punya pemahaman yang sangat baik, dia pemain top dan menyedihkan dia pergi, tapi itulah sepak bola," ucap Haaland dilansir dari laman resmi Bundesliga.

"Ada beberapa pemain yang bekerja sama baik juga dengan saya. Bahkan bisa lebih baik lagi. Kita hanya harus melihat siapa yang bekerja sama baik dengan saya," tambah dia.

Dortmund pun sedianya sudah memiliki pengganti Sancho dan sudah ada dalam skuad tim utama atau tim muda. Selain Malen, berikut tiga calon pengganti Sancho di tim utama Dortmund:

1. Gio Reyna

Giovanni Reyna sudah dipromosikan ke tim utama Dortmund sejak 2020. Masih berumur 18 tahun dan berposisi sebagai gelandang serang, Gio Reynar bisa jadi suksesor langsung Sancho dan sudah tahu kultur main Dortmund.

Putra dari eks pemain timnas Amerika Serikat, Claudio Reyna dan Danielle Egan ini punya talenta berbakat dan pada usia 17 tahun jadi pemain termuda yang mencetak gol dalam sejarah liga. Bahkan dia jadi pemain termuda juga yang memberikan hat-trick assists.

Teknik bermain bagus, visi bermain serta kemampuan membaca permainan menjadi kelebihan dari Reyna. Dan semua itu masih bisa dikembangkan di usia yang bahkan belum genap 20 tahun.

2. Ansgar Knauff

Belum sepenuhnya bermain di tim utama seperti Reyna, tapi Ansgar Knauff sudah pernah dimainkan Dortmund di Liga Champions serta laga Bundesliga (bahkan mencetak gol debut di Bundesliga).

Pada musim 2019-2020 di Dortmund U-19 Knauff sudah menorehkan tujuh gol dan tujuh assists. Tinggal masalah waktu sebelum Knauff dipercaya Rose bermain di tim utama. Posisinya penyerang sayap dan kini sudah berumur 19 tahun.

"Dia (Knauff) sangat bertalenta, punya kecepatan bermain, dan pendribel bola yang bagus," ucap Zorc menganalisis permainan Knauff.

3. Jamie Bynoe-Gittens

Pemain yang lebih muda lagi dan kini berusia 16 tahun. Jamie Bynoe-Gittens berpaspor Inggris dan juga datang dari akademi Manchester City seperti halnya Sancho.

"Ketika Sancho bermain di City, dia melakukan hal-hal hebat di usia 18 tahun, mencetak gol di tiap laga, jadi dengan cara yang sama saya ingin menjadi sepertinya," ucap Bynoe-Gittens soal Sancho.

Berposisi sebagai penyerang sayap dan berstatus pemain timnas Inggris U-16, Bynoe-Gittens punya kecepatan bermain dan teknik mengontrol bola bagus seperti Sancho. Perkembangannya akan dipantau perlahan oleh Dortmund sebelum benar-benar masuk ke tim utama.