BolaSkor.com - Everton tengah dalam momentum bagus jelang pekan lima Premier League melawan Liverpool di Goodison Park, Sabtu (17/10) pukul 18.30 WIB dalam pertandingan bertajuk Derby Merseyside. The Toffees menempati puncak klasemen.

Everton arahan Carlo Ancelotti menyapu bersih empat laga awal Premier League dengan kemenangan, meraih 12 poin, mencetak 12 gol dan kebobolan lima gol. Performa hebat itu menempatkan Seamus Coleman dkk ke puncak klasemen.

Sementara juara bertahan Premier League Liverpool tengah dalam sorotan tajam menyusul kekalahan 2-7 dari Aston Villa. Liverpool saat ini di peringkat lima dengan raihan sembilan poin, kebobolan 11 gol dan mencetak 11 gol.

Baca Juga:

Head to Head 8 Pertemuan Terakhir Carlo Ancelotti Vs Jurgen Klopp

Liverpool bak Singa Terluka Kontra Everton di Derby Merseyside

James Rodriguez, Carlo Ancelotti, dan Status Everton sebagai Kuda Hitam Persaingan Premier League

Begitu banyak pemain dari Everton yang wajib diwaspadai pertahanan Liverpool, khususnya mereka yang dapat jadi pembeda dengan kualitas bermain yang dimiliki. Di antara skuad Everton BolaSkor.com merangkum tiga pemain berbahaya bagi pertahanan Liverpool, siapa saja?

1. James Rodriguez

James Rodriguez

Tidak salah Everton merekrut James Rodriguez dari Real Madrid. Bereuni dengan Ancelotti mengembalikan performa terbaik pemain berusia 29 tahun itu. James dapat menjadi gelandang serang hingga penyerang sayap yang melakukan penetrasi dari sisi sayap.

Statistik James adalah empat penampilan, tiga gol, dan dua assists. James juga rajin melepaskan tendangan dengan 10 percobaan dan empat tendangan tepat sasaran. Kapten timnas Kolombia ini ancaman untuk pertahanan Liverpool.

Dengan kualitas, pengalaman, dan visi bermain yang dibarengi operan akurat serta naluri mencetak gol, James adalah motor penggerak Everton yang bisa memberikan kemenangan pertama untuk klub atas Liverpool sejak 2010.

2. Dominic Calvert-Lewin

Dominic Calvert-Lewin

Setiap musimnya striker berusia 23 tahun berkembang dengan Everton yang merekrutnya dari Sheffield United pada 2016. Dominic Calvert-Lewin dijadikan Ancelotti sebagai Inzaghi-nya Everton dengan nalurinya mencetak gol.

Baru tampil empat kali Calvert-Lewin sudah mencetak enam gol dan punya rata-rata gol per laga 1,5. Tiga gol dari tandukkan kepala dan tiga gol dengan kaki kanan dari sembilan tendangan tepat sasaran (15 percobaan tendangan).

Menghentikan pemain yang baru dipanggil timnas Inggris sudah menjadi tugas bek Liverpool Virgil van Dijk dan Joe Gomez. Jika ada peluang yang sampai kepadanya maka Calvert-Lewin dapat mengonversinya jadi gol.

3. Richarlison

Richarlison

Melengkapi trisula lini depan Everton dalam taktik 4-3-3. James kreatif, Calvert-Lewin oportunis, dan Richarlison memiliki kelincahan dalam pergerakannya dengan kemampuan teknik dribel bola pemain Brasil.

Satu gol dan dua assists dicatatkannya dari empat laga awal Premier League. Pergerakannya dari sisi sayap acapkali membahayakan pertahanan tim-tim lawan, sebab Richarlison (23 tahun) bisa mendribel bola sendiri kala melakukan penetrasi atau melepaskan umpan silang.

Richarlison cukup rajin melepaskan umpan silang dengan catatan empat umpan silang dengan satu penciptaan peluang besar. Bersama James dan Calvert-Lewin Richarlison patut diwaspadai pertahanan Liverpool.