Bolaskor.com - Label adalah hal yang sangat penting untuk menjadi sebuah simbol, terutama dalam hal bisnis. Begitupun dalam dunia sepak bola, baik dari nama, logo, atau seragam tanding.

Masing-masing tim memiliki ciri khas tersendiri dan terdaftar sebagai hak cipta. Namun tak jarang ada konflik terkait perebutan hak cipta tersebut. Berikut daftar perang klaim label di dunia sepak bola:

Baca Juga:

Analisis: Debut Bruno Fernandes Positif, tapi Pergerakan Lini Depan Man United Masih Kaku

Gol Liga pada 2020: Erling Braut Haaland 7 Gol, Manchester United 4 Gol

Respons Christian Eriksen Usai Jalani Debut di Inter Milan

1. Inter Miami Vs Inter Milan

Klub yang baru didirikan oleh mantan kapten Manchester United, David Beckham pada 2018 nampaknya harus menghadapi hambatan. Inter Miami digugat oleh pihak salah satu klub Serie A Inter Milan. Dalam tuntutannya, tim asuhan Antonio Conte tersebut menilai adanya pelanggaran hak cipta pada Inter Miami karena menggunakan nama "Inter" yang dianggap telah menjadi milik tim Nerazzurri.

Pihak Inter Miami tak tinggal diam pasca-persidangan perdana yang berlangsung pada Selasa (11/2) waktu setempat. Pihaknya mengajukan banding karena pada dasarnya banyak klub yang menggunakan nama "Inter", seperti SC Internacional dari Porto Alegre Brasil, lalu Inter Nashville FC di National Soccer Premier League Amerika Serikat dan bahkan Inter Leipzig di Jerman. Sehingga Inter Milan tidak bisa melakukan klaim sepihak.


2. Victoria Beckham vs Peterborough

Istri David Beckham, Victoria juga tak luput dari perang klaim label. Wanita yang sempat masuk dalam grup Spice Girls tersebut harus terlibat masalah dengan klub Peterborough United perihal nama Posh. Fans Spice Girls memberi nama panggilan untuk Victoria yaitu Posh, sebutan yang sama digunakan sebagai julukan dari tim Petesborough United.

Peterborough United mengklaim sebutan Posh adalah milik mereka pasca-sebuah iklan sekitar tahun 1920 menyebut “posh players for a posh team” untuk timnya. Sedangkan julukan Posh Spice untuk Victoria baru muncul sekitar 1994.


3. Premier League vs UKIP

Pihak Premier League merasa keberatan kepada salah satu partai politik UKIP pada 2017. Hal tersebut terjadi pasca-peluncuran logo baru partai UKIP yang dinilai mirip dengan logo Premiere League. Secara kasat mata memang telihat jelas adanya kemiripan logo terutama pada desain singa.

Namun pihak UKIP tidak merasa keberatan dengan masalah logo barunya yang membuat gempar publik tersebut.

"Saya tidak keberatan UKIP dikaitkan dengan Premier League," kata ketua UKIP Paul Oakden dikutip dari Fourfourtwo.

Penulis: Deva Asmara Kusuma