BolaSkor.com - Arema FC menyampaikan tiga tuntutannya kepada PSSI maupun PT Liga Indonesia Baru (LIB), sebagai respons pasca ditundanya lanjutan kompetisi Liga 1 hingga pada awal tahun 2021 nanti.

Secara prinsip, tim Singo Edan menerima segala keputusan terkait nasib kompetisi. Lantaran posisi Arema FC adalah sebagai klub anggota resmi federasi dan bernaung terhadap segala keputusannya.

"Kapan pun kompetisi dimulai, kami berharap adanya kepastian atas jaminan atau garansi izin kepolisian," kata Media Officer Arema FC, Sudarmaji melalui rilisnya kepada media di Malang, Kamis (29/10).

Baca Juga:

Latihan Bali United Resmi Berakhir, Teco: Sedih Dapat Berita Buruk

Liga 1 Ditunda ke Februari 2021, Pelatih Persebaya Beri Respons

Dua poin berikutnya, Arema FC meminta regulasi khusus dalam menyelesaikan hak dan kewajiban yang harus ditempuh klub. Pasalnya, hal itu akan menjadi efek yang otomatis dirasakan klub pasca seluruh agenda kompetisi terhenti.

"Kami meminta PSSI maupun LIB, sepeti apa blue print penyelamatan klub. Seperti kita tahu, klub sudah menjalankan aktivitasnya selama 9 bulan ini," tandas Sudarmaji.

"Dan yang ketiga adalah, kami meminta perlindungan legalitas. Karena kita akan menghadapi situasi dimana ada kompromi hukum terhadap kontrak bersama pemain, (staf) pelatih maupun sponsor," tambahnya.

Hingga saat ini, Arema FC menjadi salah satu klub yang masih menjalankan seluruh aktivitas programnya di Malang. Mereka memulai kembali program tim sejak Senin (3/8), setelah libur panjang akibat pandemi covid-19 pada akhir Maret 2020 lalu.(Laporan Kontributor Kristian Joan/Malang)