Roma - Mantan defender dan kapten Tim Nasional Italia Fabio Cannavaro ikut berkomentar perihal batalnya pertukaran Mirko Vucinic dan Fredy Guarin. Cannavaro menyebut bahwa Inter telah mempermalukan sepak bola Italia, karena keputusan pembatalan dilakukan secara sepihak. Seperti yang diketahui pertukaran Mirko Vucinic yang kini berseragam Juventus dengan pemain Inter Milan asal Kolombia Fredy Guarin batal di detik-detik akhir pertukaran. Pihak manajemen Inter Milan telah mengatakan bahwa batalnya pertukaran kedua pemain ini disebabkan karena petimbangan sisi finansial dan sisi teknis. Namun hal tersebut ternyata banyak dikritik banyak pihak lantaran bukan hal itu yang menjadi penyebabnya. Rumor yang beredar justru Erick Thohir sang pemilik baru Inter Milan tertekan dengan protes keras yang dilancarkan para ultras atau pendukung garis keras Inter. Menurut Cannavaro, hal ini jelas merupakan hal yang tak wajar jika dijadikan alasan batalnya pertukaran tersebut. Pria berusia 40 tahun ini juga meyebutkan bahwa keputusan yang dibuat Nerrazuri sangat tidak logis. Cannavaro yang pernah mengemukakan dukungannya kepada Erick Thohir justru malah berbalik mengkritik. Ia mengatakan bahwa ada permasalahan yang besar dalam manajemen Inter sehingga membuat keputusan gegabah soal ini. "Jika klub membuat keputusan berdasarkan protes dari para suporter jelas ada hal yang harus diselesaikan dalam tim. Hal ini sangat memalukan sepak bola Italia", ujar kapten Italia kala menjuarai Piala Dunia 2006.