BolaSkor.com - Pesta pergantian tahun telah berakhir. Memasuki 2019, pencinta sepak bola di seluruh dunia menyambut dengan dibukanya bursa transfer musim dingin.

Bursa transfer pemain merupakan saat paling dinantikan oleh pencinta sepak bola. Berbagai kabar mengenai klub kesayangan masing-masing berembus kencang pada saat itu.

Bukan rahasia lagi apabila bursa transfer merupakan saat bagi klub-klub top Eropa menambah kekuatan tim. Sektor yang dirasa kurang dapat ditambal.

Baca Juga:

Maurizio Sarri Ungkap Kebutuhan Mendesak Chelsea di Bursa Transfer

Kaleidoskop Sepak Bola Internasional Mei-Agustus 2018

Pada masa lalu, pembelian pemain pada bursa transfer musim dingin kerap kali dianggap tabu. Bukan tanpa alasan, kebanyakan pesepak bola yang datang pada pertengahan musim gagal bersinar.

Kurangnya waktu beradaptasi dengan rekan-rekan satu tim anyar menjadi alasan. Hasilnya, banyak klub yang tidak mau mengeluarkan uang banyak pada bursa transfer musim dingin.

Sejarah mencatat, tidak banyak pemain top yang sukses ketika pindah pada bursa transfer musim dingin. Namun, segalanya diprediksi akan berubah pada 2019.

Pada awal bursa transfer musim dingin, BolaSkor.com merangkum lima alasan kenapa edisi 2019 bakal lebih heboh. Berikut ini adalah ulasannya:

Kekurangan Pemain di Suatu Posisi

Terdapat sejumlah kesebelasan yang memiliki skuat tipis di satu posisi. Sebut saja Juventus yang kekurangan gelandang tengah atau urgensi penyerang Chelsea.

Paul Pogba

Kedua tim itu getol dikabarkan bakal memanfaatkan bursa transfer musim dingin 2019. Juventus berambisi memulangkan Paul Pogba sementara Chelsea mengincar Gonzalo Higuain.

Selain Juventus dan Chelsea, kesebelasan lain juga berambisi menambah tenaga pemain. Hal itu membuat bursa transfer musim dingin 2019 terasa seperti musim panas.