BolaSkor.com - Musim 2019-2020 diwarnai dengan munculnya sejumlah bocah ajaib. Hebatnya, beberapa di antaranya bermain di liga-liga top Eropa.

Dalam beberapa tahun terakhir, para pelatih nampaknya lebih berani memberikan kesempatan kepada pemain muda untuk tampil. Hal ini juga terjadi di klub besar.

Ada beberapa alasan yang menyebabkan fenomena ini. Pertama, tentu pemain muda tersebut memiliki kemampuan istimewa.

Baca Juga:

5 Langkah Krusial Jurgen Klopp dalam Mempersembahkan Trofi Premier League untuk Liverpool

7 Pertandingan Kunci Liverpool Merajai Premier League 2019-2020

7 Fakta Menarik Luka Romero, Titisan Lionel Messi yang Jadi Pemain Termuda di LaLiga

Selain itu, memainkan para pemain muda juga menjadi opsi terbaik bagi klub yang kesulitan membeli pemain. Mereka bisa berhemat dan menjaga neraca keuangannya tetap stabil.

Namun keputusan ini bukannya tanpa resiko. Penampilan pemain muda biasanya kurang konsisten sehingga bisa mengganggu performa klub secara keseluruhan.

Hal ini juga bisa berdampak terhadap kondisi mental pemain muda tersebut. Jika tidak sanggup menghadapi tekanan, karier mereka akan layu sebelum berkembang.

Menariknya, ada empat remaja yang tidak hanya mencuri perhatian sepanjang musim 2019-2020, tetapi juga memecahkan sejumlah rekor. BolaSkor.com telah merangkumnya di bawah ini:

1. Ansu Fati (Pencetak gol termuda di Liga Champions)

Ansu Fati menjadi pahlawan Barcelona saat berhadapan dengan Inter Milan pada laga terakhir grup F Liga Champions 2019-2020, Desember lalu. Satu golnya memastikan kemenangan El Barca dengan skor 2-1.

Gol tersebut semakin bermakna istimewa karena menobatkan Fati sebagai pembobol gawang lawan termuda di ajang Liga Champions. Saat itu usianya adalah 17 tahun 40 hari.

Fati memecahkan rekor milik Peter Ofori-Quaye yang sudah bertahan selama 12 tahun. Pemain berdarah Ghana itu mencetak gol saat masih berusia 17 tahun and 195 hari ketika tim Olympiacos yang dibelanya dihajar 5-1 oleh Rosenborg, 1 Oktober 1997.


2. Curtis Jones (Kapten termuda Liverpool)

Curtis Jones merupakan gelandang berusia 19 tahun milik Liverpool. Ia berhasil memecahkan rekor sebagai kapten termuda The Reds yang sudah bertahan selama 120 tahun.

Jones ditunjuk sebagai kapten Liverpool saat berhadapan dengan Shrewsbury di ajang Piala FA, awal Februari lalu. Saat itu, Merseyside Merah memang memilih menurunkan para pemain pelapis.

Usia Jones saat itu adalah 19 tahun lima hari. Ia lebih muda dari Alex Raisbeck yang menjadi kapten Liverpool saat berusia 20 tahun 250 hari pada tahun 1900.


3. Florian Wirtz (Pencetak gol termuda di Bundesliga)

Laga Bayer Leverkusen kontra Bayern Munchen pada awal Juni ini jadi momen istimewa bagi seorang Florian Wirtz. Ia berhasil mencetak gol perdananya di ajang Bundesliga.

Hebatnya aksi tersebut juga membuat Wirtz dinobatkan sebagai pencetak gol termuda sepanjang sejarah Bundesliga. Ia melakukannya pada usia 17 tahun 34 hari.

Wirtz memecahkan rekor yang sebelumnya dipegang oleh Nuri Sahin. Pemain Timnas Turki itu mencetak gol perdananya di Bundesliga pada usia 17 tahun 82 hari saat Borussia Dortmund menghadapi FC Nurnberg, 15 tahun lalu.


4. Luka Romero (Debutan termuda di LaLiga)

LaLiga merupakan salah satu kompetisi Elite Eropa. Tak sembarang pemain bisa berlaga di sini.

Namun Luka Romero mampu melakukannya saat berusia 15 tahun 219 hari. Momen tersebut terjadi saat klubnya, Real Mallorca berhadapan dengan Real Madrid, 24 Juni lalu.

Tak ayal hal tersebut membuatnya kini memegang rekor sebagai debutan termuda sepanjang sejarah LaLiga. Ia melewati catatan Francisco Bao Rodriguez atau Sanson pada tahun 1939 yang mencatatkan debutnya bersama Celta Vigo ketika berusia 15 tahun 255 hari.