BolaSkor.com - Cristiano Ronaldo kembali mengukir catatan emas dalam buku sejarah sepak bola dunia. Kali ini CR7 menahbiskan diri sebagai pencetak gol tersubur sepanjang masa.

Ronaldo mencetak satu gol saat Juventus mengalahkan Napoli 2-0 di Piala Super Italia, Kamis (21/1) dini hari WIB. Dengan tambahan satu gol, kini Ronaldo menggenapi koleksi menjadi 760. Jumlah tersebut melewati torehan Josef Bican yang sebelumnya memegang rekor ini dengan koleksi 759 gol.

Baca Juga:

5 Bintang Napoli yang Menyeberang ke Juventus

Resmi, Eks Striker Juventus Gabung AC Milan

Tertangkap Kamera Cium Logo Juventus, Arturo Vidal Coba Mengelak

Ronaldo bahkan berpeluang menambah saldo pada rekening golnya karena masih menunjukkan performa yang stabil meski sudah berusia 35 tahun.

Bagaimana perjalanan Ronaldo mencapai rekor tersebut dan apa yang dibuatnya ketika menuju 760 gol? Berikut BolaSkor.com membedah 760 gol yang ditorehkan Cristiano Ronaldo.


Gol Untuk

Ronaldo memulai karier profesionalnya bersama klub Portugal Sporting Lisbon. Bersama klub ini Ronaldo menyumbang lima gol dari 31 penampilan.

Dia kemudian hijrah ke Inggris, bergabung dengan Manchester United. Sepanjang enam tahun di Old Trafford Ronaldo menjelma menjadi seorang superbintang. Di sini Ronaldo mencetak 118 gol dari 292 laga.

Performa cemerlang di Inggris membawa Ronaldo ke Real Madrid. Di sini Ronaldo menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa Los Blancos dengan 450 gol daro 438 penampilan selama sembilan tahun.

Pada masa yang bagi sebagian besar periode akhir karier, Ronaldo mencoba tantangan baru di Serie A Italia saat bergabung dengan Juventus. Saat ini Ronaldo mengemas 85 gol dari 109 laga, angka yang dipastikan masih akan bertambah.

Selain di level klub, aliran gol Ronaldo di tim nasional Portugal juga deras. Saat ini Ronaldo adalah pencetak gol terbanyak sepanjang masa Portugal dengan koleksi 102 gol dari 170 tampil.


Sevilla Jadi Langganan

Ketika Ronaldo dipastikan bergabung dengan Juventus dan meninggalkan Spanyol, Sevilla bisa jadi menjadi pihak yang paling gembira. Pasalnya Sevilla merupakan klub yang paling sering dibobol gawangnya oleh sang megabintang.

Selama sembilan tahun di Spanyol, Ronaldo sudah 27 kali membobol gawang Sevilla. Lebih rinci lagi, Ronaldo mencetak 27 gol tersebut dalam 18 laga atau rata-rata 1,5 gol per laga. Dari 27 gol tersebut, 25 terjadi di LaLiga dan dua lagi di ajang Piala Super Eropa. Cuma lima laga Ronaldo gagal mencetak gol saat melawan Sevilla. Namun dia mampu mencatat empat hat-trick dan tiga brace.

Selain Sevilla, Ronaldo juga gemar membobol gawang Atletico Madrid (25 gol), Getafe (23), dan Celta Vigo (20), serta tak ketinggalan Barcelona (20).


Kaki Kanan hingga Anggota Tubuh Lain

Ketika membedah gol-gol Ronaldo, bisa terlukis betapa lengkapnya dia sebagai penyerang. Ronaldo bisa membuat gol dengan kaki kanan (488 gol), kiri (139), sundulan (131), bahkan anggota tubuh lainnya (2). Dia banyak mencetak gol lewat open play (570 gol), titik penalti (133), dan sepakan bebas (57).

Jika di rata-rata, enam dari 10 gol dicetak Ronaldo menggunakan kaki kanan, dua dari 10 kaki kiri, dan dua dari 10 memakai kepala. Dia juga sekali membuat gol menggunakan sikunya dalam laga melawan Athletic Bilbao pada musim 2014-15 dan sekali memakai selangkangannya saat MU melawan West Ham United pada 2008.

Dari sisi jarak, 648 gol dicetak Ronaldo dari dalam kotak penalti, sedangkan 112 kali dia membuat gol dari luar kotak penalti. Ya, Ronaldo bisa menjebol gawang lawan, jauh atau dekat.


Tempat dan Waktu

Bagi Ronaldo, untuk urusan mencetak gol, tidak peduli di mana dia bermain. Dia sama tajamnya saat tampil di depan publik sendiri atau di markas lawan.

Tercatat, 53,95 persen gol lahir saat Ronaldo tampil di kandang. Sedangkan 40 persen gol diciptakannya dalam laga tandang. Sementara saat tampil di tempat netral seperti turnamen atau final piala, mencapai 46 gol atau lima persen dari total.

Dalam hal waktu, Ronaldo adalah ancaman bagi lawan sejak awal pertandingan. Dia membuat 92 gol pada 15 menit pertama laga. sedangkan pada 15 menit berikutnya (16-30) dia mencetak 122 gol.

Di 15 menit terakhir babak pertama sebanyak 115 gol. Bagaimana dengan 15 menit pertama paruh kedua? Pada periode ini Ronaldo membuat 116 gol. Aliran gol Ronaldo masih lancar antara menit 61-75 dengan 131 gol.

Dan, Ronaldo justru lebih ganas saat laga tinggal tersisa 15 menit. Pada periode akhir ini dia mampu mencetak 178 gol. Gol-gol pada 15 menit akhir inilah yang acap menentukan hasil pertandingan.