BolaSkor.com - Matchday satu grup Liga Champions 2021-2022 telah berlalu. Liga Champions baru dimulai dan drama sudah tercipta dengan banyaknya pertandingan besar, kejutan yang terjadi, serta hujan gol.

Drama itu seperti Manchester United yang terkena 'Fergie's Time' kala kalah secara mengejutkan dari Young Boys (1-2), kemudian ada kejutan dari tim debutan dari Moldova, Sheriff Tiraspol yang mengalahkan tim berpengalaman Shakhtar Donetsk (2-0).

Di antara laga-laga yang sudah berlangsung ada drama sembilan gol yang menarik disimak di Etihad Stadium, markas Manchester City kala menjamu tim Bundesliga RB Leipzig. Normalnya laga-laga yang melibatkan City diprediksi hujan gol.

Baca Juga:

Man City 6-3 Leipzig: Serba Pertama untuk Jack Grealish

Hasil Laga Liga Champions: Liverpool Tekuk Milan, Madrid Menang Telat atas Inter

Wasit Premier League Kembali Jadi Sorotan, Kali Ini di Laga Liga Champions

Manchester City menang 6-3 atas Leipzig

Itu didasarkan pada permainan City yang dilatih oleh Pep Guardiola. Manajer asal Spanyol sudah dikenal dengan variasi taktiknya yang menitikberatkan kepada permainan ofensif dan penguasaan bola.

Prediksi itu tepat. Drama sembilan gol terjadi dan Man City - seperti prediksi - menang telak 6-3 atas Leipzig arahan Jesse Marsch. City punya 51 persen penguasaan bola dengan melepaskan 16 tendangan (delapan tepat sasaran).

Enam gol The Citizens lahir dari Nathan Ake, bunuh diri Nordi Mukiele, Riyad Mahrez, Jack Grealish, Joao Cancelo, dan Gabriel Jesus, sementara tiga gol Leipzig lahir dari satu pemain yang sama: Christopher Nkunku.

Hat-trick yang ditorehkan Nkunku menarik sebab ia bukan penyerang melainkan gelandang tengah. Tiga golnya ke gawang City itu bermakna spesial.

Gol Christopher Nkunku

Nkunku jadi pemain kedua setelah Lionel Messi yang menorehkan hat-trick gol ke gawang Man City serta pemain ketiga yang melakukannya di tim yang dilatih Pep Guardiola.

"Saya telah mencetak tiga gol tapi tiap kali saya melakukannya mereka (City) langsung mencetak gol lagi. Kami harus tampil lebih baik dan tetap fokus," ucap Nkunku.

Nkunku tidak begitu senang dengan tiga golnya karena City pada akhirnya menang dengan skor telak, tapi bagi pemandu bakat trigolnya itu tidak akan lepas dari pantauan.

Leipzig acapkali mengembangkan pemain-pemain muda berbakat dan Nkunku salah satunya. Berikut hal-hal menarik mengenai Christopher Nkunku:

1. Disia-siakan PSG

Pemain berpaspor Prancis merupakan produk akademi PSG dan sudah ada di Paris sejak 2010 hingga 2019. Sembilan tahun di PSG, Christopher Nkunku tak dapat banyak kesempatan unjuk gigi di tim utama.

Hal itu dapat dimaklumi mengingat barisan bintang yang menghuni skuad PSG khususnya di lini tengah. Leipzig datang menyelamatkan karier Nkunku pada 2019 dan merekrutnya sebesar 13 juta euro.

Kini sudah dapat dilihat: PSG kehilangan talenta berbakat yang saat ini harganya bisa mencapai 40-50 juta euro.

2. Ancaman Terbesar dari Leipzig

Timo Werner telah pergi. Leipzig juga telah melepas Dayot Upamecano, Marcel Sabitzer, dan Julian Nagelsmann, lalu mereka merekrut Andre Silva dan Dominik Szoboszlai untuk memperkuat lini serang.

Akan tapi dari awal musim yang buruk di era baru bersama Jesse Marcsh, ancaman terbesar dari Leipzig justru datang dari Nkunku. Dari 12 gol yang sudah tercipta Nkunku berandil di lima gol menempatkannya sebagai pencetak gol atau pemberi assist setiap 124 menit.

Itu menjadikannya momok bagi lawan di sepertiga akhir pertahanan mereka. Tidak heran jika Nkunku memiliki kontribusi 35 gol selama dua musim terakhir. Perannya gelandang tapi naluri mencetak golnya semakin baik.

3. Gaya Main

Sebagai gelandang kemampuan Nkunku lengkap karena ia dapat menjadi pemain nomor 8, nomor 10, atau gelandang melebar (mezzala). Nomor 8 merupakan gelandang box to box yang dapat bertahan dan juga membantu serangan, sementara 10 merupakan pengatur serangan.

Jika digambarkan secara singkap Nkunku punya kelebihan pada: visi bermain, operan bagus, naluri mencetak gol, kemampuan mendribel bola, gelandang box to box, dan enerji untuk menyisir ruang.

"Alphonso Davies ke Bayern dan Christopher Nkunku ke Leipzig merupakan dua transfer terbaik Bundesliga sejauh ini," ucap Direktur Olahraga Stuttgart, Sven Mislintat pada 2019.

Semasa masih membela PSG saja Nkunku sudah memiliki 48,7 persen dari 78 penampilan di tim senior PSG, mencetak 11 gol dan memberikan empat assists. Rata-rata operannya juga meningkat siginifikan sebanyak 2,2 per laga.

4. Potensi Dipanggil Didier Deschamps di timnas Prancis

Lahir di Lagny-sur-Marne, Prancis, pada 14 November 1997, Nkunku berpaspor Prancis dengan garis keturunan Kongo. Tapi Nkunku memilih membela Prancis dan sudah bermain di tim muda dari U-16, U-19, U-20, dan U-21.

Jika mampu mempertahankan performanya bukan tidak mungkin Nkunku kelak dipanggil masuk Didier Deschamps ke timnas Prancis.

Les Bleus punya gelandang bertahan bagus seperti N'Golo Kante dan pengatur serangan dalam diri Paul Pogba, tetapi gelandang ofensif seperti Nkunku bisa menambah variasi di lini tengah Prancis.