BolaSkor.com - Leeds United memecahkan rekor transfer klub sebesar 29 juta euro untuk memastikan servis Rodrigo Moreno dari Valencia. Usia Rodrigo tak lagi muda (29 tahun) namun pengalaman dan kualitasnya bisa membantu The Whites.

Pemain yang dapat bermain sebagai striker sentral dan penyerang sayap datang dengan status penyerang timnas Spanyol - 22 caps dan delapan gol. Sejak pindah dari Benfica dan bermain di Valencia dari 2014-2020 Rodrigo telah mencetak 59 gol dari 220 laga, membantu klub juara copa del Rey 2018-2019.

Rodrigo bukan penyerang yang menjanjikan 20-30 gol per musimnya, tetapi ia sesuai dengan kriteria bermain Marcelo Bielsa karena dapat bergerak menjemput bola, bergerak mencari ruang, dan mengejar lawan untuk merebut bola. Bielsa juga jadi alasan Rodrigo datang ke Leeds United.

Baca Juga:

Pecahkan Rekor Transfer Klub, Leeds United Rekrut Striker Timnas Spanyol

Marcelo Bielsa Segera Perpanjang Kontrak dengan Leeds United

5 Bintang Klub Promosi yang Siap Mengguncang Premier League 2020-2021

Rodrigo Moreno

"Leeds telah bekerja selama dua minggu, hampir, dalam kesepakatan ini dengan Valencia," tutur Rodrigo dikutip dari Yorkshirepost.

"Sejak pertama kali Victor (Orta, Direktur Olahraga Leeds) berbicara dengan saya, saya tahu saya menginginkan tantangan baru ini bersama Leeds, ini adalah klub bersejarah."

"Bekerja dengan salah satu pelatih terbaik (Bielsa) di sepak bola saat ini; dia telah melakukan hal-hal penting di klub yang berbeda. Saya sangat bersemangat untuk belajar darinya dan meningkatkan sepak bola saya," tegas dia.

Berikut lima hal menarik mengenai Rodrigo Moreno, striker berpaspor Spanyol dan berdarah Brasil:

1. Berawal dari Akademi Real Madrid

Rodrigo di Real Madrid Castilla

Rodrigo bukanlah produk akademi Benfica melainkan Real Madrid yang merekrutnya dari Celta Vigo pada 2009. Baru sebentar di tim C Madrid Rodrigo sudah naik ke Real Madrid Castilla dan tampil 18 kali di sana.

Rodrigo sempat berlatih beberapa kali dengan tim utama, tetapi kedatangan Jose Mourinho mengikis waktu bermainnya hingga Rodrigo dijual ke Benfica pada 2010. Madrid punya klausul pembelian kembali tapi klausul itu hilang kala mereka merekrut Fabio Coentrao dari Benfica.

2. Tidak Asing dengan Kultur Sepak Bola Inggris

Rodrigo Moreno di Bolton

Satu hal yang mungkin tidak banyak diketahui adalah fakta Rodrigo pernah bermain di Inggris. Ya Rodrigo bermain di Inggris pada musim 2010-2011 bersama Bolton Wanderers sebagai pemain pinjaman dari Benfica.

Rodrigo tampil empat kali sebagai starter di Premier League dan mencetak gol hingga Owen Coyle, manajer Bolton kala itu ingin mempermanenkan kontraknya. Sayang tidak ada kata sepakat soal harga sang pemain.

3. Bukan Mesin Pencetak Gol, tapi Striker yang Komplit

Rodrigo

Bergerak mencari ruang dan terlibat aktif dalam pola serangan adalah tipikal bermain Rodrigo, striker modern yang pernah diincar Barcelona. Rodrigo masih dapat menjalankan tugasnya sebagai penyerang (mencetak gol), tapi kemampuannya di hal lainnya juga tidak kalah bagus.

Pada musim 2017-2018 Rodrigo mencetak 16 gol dari 37 laga LaLiga. Tingkat konversi golnya tidak besar (9,8 persen pada musim 2019-2020), jadi fans Leeds tidak perlu berharap banyak Rodrigo bakal mencetak banyak gol melainkan kontribusi pentingnya untuk klub nanti.

4. Berdarah Brasil dan Keturunan Pesepak Bola Profesional

Rodrigo kecil bersama Thiago dan Rafinha

Lahir 6 Maret 1991 di Rio de Janeiro, Brasil, Rodrigo pindah ke Spanyol pada usia yang sangat muda dan memulai karier sepak bola di Celta Vigo (dari akademi). Semenjak saat itu Rodrigo mengikuti jejak ayahnya sebagai pesepak bola profesional.

Adalberto, ayah Rodrigo juga pesepak bola profesional untuk Flamengo. Adalberto dan pemenang Piala Dunia dengan Brasil, Mazinho membuka sekolah sepak bola di Vigo. Rodrigo tumbuh berkembang dengan dua putra Mazinho, Thiago Alcantara (Bayern Munchen) dan Rafinha (Barcelona).