BolaSkor.com - Setelah sempat berlarut-larut dikaitkan dengan Arsenal, transfer ketiga mereka akhirnya rampung selesai. Usai memboyong Nuno Tavares dan Albert Sambi Lokonga, The Gunners merampungkan transfer Ben White.

Ben White teken kontrak berdurasi panjang dengan mahar 50 juta poundsterling yang direkrut dari Brighton & Hove Albion.

"Ben White telah bergabung dengan kami dari Brighton & Hove Albion dengan kontrak jangka panjang," demikian pernyataan di laman resmi Arsenal.

"Bek berusia 23 tahun, yang telah terbukti menjadi salah satu prospek muda terbaik Premier League, bergabung dengan kami setelah menghabiskan musim panas sebagai bagian dari skuad Inggris di Piala Eropa."

Baca Juga:

Minim Menit Bermain, Lucas Torreira Sampai ke Psikolog

Arsenal Tak Pernah Terinspirasi Menjadi seperti Chelsea

Maaf Arsenal, Lautaro Martinez Tak Tertarik Bergabung

Ben White di Arsenal

Mikel Arteta, manajer Arsenal menyambut kedatangan White dengan antusias. Menurutnya White berkembang dengan baik melalui pengalamannya bermain di Leeds United dan Brighton.

"Ben adalah target utama bagi kami dan sangat bagus bahwa kami telah menyelesaikan transfernya. Ben telah dididik dengan dua klub yang sangat bagus, Brighton dan Leeds, dalam beberapa musim terakhir," tutur Arteta.

"Dia telah diuntungkan dengan baik dari dua pengaturan pelatihan yang sangat baik dan telah menunjukkan dengan Brighton dan dipinjamkan ke Leeds bahwa ia punya talenta besar."

Ben White baru berusia 23 tahun dan sudah memiliki dua caps dengan timnas Inggris. Ia juga dibawa Gareth Southgate ke skuad Inggris pada Piala Eropa 2020.

Arsenal membutuhkan amunisi tambahan di lini belakang setelah kepergian David Luiz dan Shkodran Mustafi. White dapat langsung mengisi posisi itu dan berduet dengan Gabriel Magalhaes di jantung pertahanan.

Menilik dari berbagai sumber, berikut empat hal yang dapat diberikan Ben White untuk Arsenal:

1. Kemampuan Membangun Serangan

Sudah bukan rahasia umum lagi jika kemampuan membangun serangan dari belakang menjadi nilai plus untuk bek tengah modern. Pun demikian Ben White.

Musim lalu di Premier League, White punya catatan sukses mendribel bola sebanyak bek Arsenal, Rob Holding. White bahkan lebih baik dengan catatan 0,71 poin keberhasilan mendribel bola per 95 menit dan Holding sebesar 0,30.

Selain itu White mencatatkan 116 operan progresif (yang berkontribusi dalam membangun serangan) dan 20 operan di sepertiga pertahanan lawan. Visi bermain dan operan bola yang dibangunnya dari belakang sesuai dengan gaya main Arsenal.

Mikel Arteta selalu menekankan untuk membangun serangan dari belakang dan White ideal dengan gaya mainnya itu. "Ben adalah bek cerdas yang sangat nyaman dengan bola di kakinya dan gayanya sangat cocok dengan kami," imbuh Arteta.

2. Konsistensi

Ben White di Brighton

Masih berusia 23 tahun, White konsisten dengan permainan dan prima sepanjang musim lalu. Musim lalu ia bermain 36 kali dari 38 laga Brighton di Premier League, itu dikombinasikan dengan 46 laga saat dipinjamkan ke Leeds kala memenangi titel Championship pada musim 2019-2020.

Pada usia yang relatif muda itu White sudah tampil lebih dari 150 penampilan profesional. Konsistensi itu dibutuhkan Arsenal untuk posisi pertahanan yang rapuh.

3. Pemain Serba Bisa

Taktik tiga bek atau empat bek? Tidak masalah untuk Ben White. Dia sudah pernah bermain pada taktik tiga bek arahan Graham Potter di Brighton, baik sebagai bek tengah-kanan atau bek sayap kanan, begitu juga dengan taktik empat bek di Leeds.

Nilai plus lainnya dari White adalah ia juga dapat ditempatkan sebagai gelandang bertahan, peran yang pernah dijalaninya di Brighton dan Leeds. Pemain versatile sepertinya akan sangat berguna untuk Arteta yang kerap bermain dengan empat atau tiga bek.

4. Bek yang Tangguh

Pintar membaca permainan dan disiplin dalam bertahan. Statistik membuktikan bahwa White punya rata-rata 1,84 intersepsi (memotong bola) per 95 laga di Premier League musim lalu. Itu sudah melebihi Gabriel, Luiz, Pablo Mari, dan Holding di Arsenal.

Kemampuan itu akan menguatkan pertahanan Arsenal. Arteta tinggal mencari pendamping ideal bagi White, entah itu Gabriel, Pablo Mari, atau Holding yang juga memiliki paspor Inggris.