BolaSkor.com - Real Madrid berada dalam kondisi yang kurang menguntungkan saat bertandang ke markas Chelsea pada leg kedua semifinal Liga Champions 2020-2021. Sang pelatih, Zinedine Zidane harus memutar otak untuk menentukan strategi yang tepat dalam pertandingan ini.

Duel Chelsea kontra Madrid akan berlangsung di Stamford Bridge, Kamis (6/2) pukul 02.00 dini hari WIB. Kedua tim bermain imbang 1-1 pada pertemuan perdana, pekan lalu.

Skor di pertemuan pertama tersebut tentu menguntungkan Chelsea. The Blues hanya perlu bermain imbang tanpa gol dalam pertandingan nanti untuk melaju ke final.

Baca Juga:

Sergio Ramos Bawa Kabar Baik untuk Real Madrid

Fantasi Mino Raiola: Bikin Pogba dan Hazard Bertukar Klub

Demi Menang Kontra Chelsea, Zidane Akan Istirahatkan Pemain di LaLiga

Apalagi Chelsea punya rekor yang mentereng saat berlaga di Stamford Bridge. Sejak Tuchel berkuasa, tim asal London itu baru sekali menderita kekalahan di kandang.

Chelsea juga membukukan sembilan clean sheet dari sepuluh laga di Stamford Bridge dalam periode tersebut. Sebuah torehan yang cukup fantastis.

Meski begitu, peluang Madrid untuk membalikkan situasi belum tertutup. Apalagi Los Blancos punya sejarah panjang di Liga Champions.

Setidaknya, ada empat cara yang bisa dilakukan Zidane untuk membawa Madrid berjaya di Stamford Bridge. Berikut rinciannya:

1. Tampil Menyerang

Real Madrid butuh gol untuk lolos ke final

Madrid butuh kemenangan di kandang Chelsea. Skor imbang 0-0 tidak akan cukup membawa mereka merebut tiket final.

Hal itu membuat Zidane mau tidak mau akan menerapkan strategi menyerang sejak awal pertandingan. Mencuri gol cepat adalah salah satu jalan yang bisa ditempuh Madrid.

2. Andalkan serangan balik

Real Madrid harus efektif dalam memanfaatkan peluang.

Madrid bukannya tanpa resiko jika bermain menyerang sejak awal pertandingan. Hal itu akan membuat adanya celah di lini pertahanan yang bisa dimanfaatkan Chelsea.

Maka dari itu opsi lain yang bisa diambil Zidane adalah mengandalkan serangan balik. Madrid bermain lebih pasif sambil menunggu Chelsea melakukan kesalahan.

Untuk menjalankan strategi ini, Madrid butuh performa terbaik dari Toni Kroos dan Luka Modric di lini tengah. Zidane juga membutuhkan pemain cepat di sisi sayap untuk menghukum pertahanan Chelsea.

3. Torehkan Clean Sheet

Thibaut Courtois

Selain harus mencetak gol, Madrid harus menjaga gawangnya tetap perawan. Andai mampu melakukannya, peluang klub ibu kota Spanyol itu untuk melaju ke final lebih terbuka.

Madrid sebenarnya punya modal yang cukup untuk melakukan hal itu. Mereka memiliki Thibaut Courtois yang sangat tangguh di bawah mistar.

Kini tinggal bagaimana Zidane menentukan komposisi yang tepat di lini pertahanan. Ia butuh pemain lugas untuk meredam para penyerang Chelsea yang memiliki skill individu di atas rata-rata.

4. Mainkan Eden Hazard dan Sergio Ramos sebagai starter

Sergio Ramos dan Eden Hazard

Untuk menjalankan opsi-opsi tersebut, Madrid harus menurunkan kekuatan terbaiknya. Zidane harus mengambil resiko memainkan Eden Hazard dan Sergio Ramos sejak menit pertama.

Hazard memang baru pulih dari cedera. Namun pengalamannya sangat dibutuhkan dalam laga nanti karena sudah mengenal Chelsea.

Perannya sangat dibutuhkan untuk mencetak gol. Bukan tidak mungkin pemain berkebangsaan Belgia itu akan menjadi penentu kemenangan Madrid.

Sementara Ramos juga baru pulih dari cedera. Ia bahkan sudah absen selama lebih dari satu bulan terakhir.

Menurunkannya sebagai starter dalam laga seketat ini memang sangat beresiko. Namun hal itu menjadi perjudian yang patut dipertimbangkan oleh Zidane.