BolaSkor.com - Bisnis kedai kopi telah menjamur di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Ke mana pun Anda melangkah di tiap jalan, tiap kota, setidaknya selalu ada kedai kopi yang dapat dikunjungi. Tapi kali ini kami tidak sedang membahas bisnis kedai kopi di Indonesia, melainkan sepak bola dan bisnis kopi.

Sepak bola dan kopi merupakan dua hal yang saling berkaitan. Jika Anda berpikir meminum kopi bagi pesepakbola sebelum pertandingan berlangsung merupakan hal yang berbahaya dilakukan, karena kopi memunculkan efek degup jantung yang bergerak lebih cepat (deg-degan), maka Anda salah.

Sheffield Hallam University membuat penelitian bahwa meminum kopi sebelum berolahraga merupakan hal yang bagus, sebab kandungan kafein dan karbohidrat dalam kopi dapat meningkatkan proses glikogen dalam tubuh manusia.

Glikogen adalah zat atau sumber energi utama dalam diri tiap individu yang berada dalam sel hati dan otot. Meminum kopi dapat meningkatkan tenaga sebelum berolahraga. Inilah efek yang acapkali diinginkan atlet dari konsumsi kopi sebelum mereka beraktivitas.

Baca Juga:

Wawancara Eksklusif Jacksen F. Tiago: Kopi Jadi Teman dalam Karier di Sepak Bola

Tak Kuasa Bersaing dengan Alisson, Simon Mignolet Akhiri Dedikasi 6 Tahun dengan Liverpool

Selain itu ada kandungan bernama Modafanil di dalam kopi yang dapat mengurangi rasa nyeri ketika berolahraga. Ini merupakan hasil penelitian yang dimuat oleh Nature Medicine, jurnal kesehatan yang berada di Inggris.

Tentu saja, konsumsi kopi sebelum berolahraga tidak sembarang tenggak dan kopinya pun harus yang masih 'murni'. Pertama, kopi harus diminum satu atau dua jam sebelum laga, lalu yang kedua kopi hitam, bukan kopi-kopi yang sudah dicampur gula dan susu seperti coffee latte, caramel machiato, atau capuccino.

Alangkah baiknya kopi tersebut juga disajikan dengan manual brew atau proses natural agar manfaat dari kopi itu tidak hilang. Selain itu, penikmat kopi juga dianjurkan meminum banyak air putih untuk mencegah dehidrasi karena meminum kopi.

Penjelasan di atas dapat menunjukkan adanya korelasi antara kopi dan sepak bola. Beberapa pemain, mantan pemain, juga memilih berkecimpung di bisnis kopi yang menjamur di seluruh dunia. Siapa saja?

1. Simon Mignolet

Simon Mignolet

Kiper asal Belgia memiliki kedai kopi yang dibuka pada 2016 di kampung halamannya bernama "Twenty Two Coffee" yang terinspirasi dari nomor punggungnya kala memperkuat Liverpool. Simon Mignolet, 31 tahun, kini bermain untuk Club Brugge.

Mignolet mengakhiri enam tahun pengabdiannya di Liverpool pada 2019 silam. Kembali ke Belgia jelas mempermudahnya untuk mengontrol kedai kopinya tersebut.

"Kopi menginspirasi saya dan saya saya melihat bar-bar seperti saya bekerja baik di Inggris, jadi mengapa tidak di sini? Lagipula, ini waktu tepat bagi saya melibatkan diri saya ke dalamnya," ucap Mignolet. Kedai kopi itu merupakan persiapan baginya ketika pensiun kelak.

2. Pele

Cafe Pele

Ikon sepak bola dunia asal Brasil ini memiliki kedai kopi yang bernama "Cafe Pele". Beberapa produk kopi dijual di kafenya. Tidak hanya menggeluti bisnis kopi, juara tiga kali Piala Dunia itu juga memiliki sampingan lainnya sebagai bintang iklah di beberapa produk ternama.

3. Marc Klok

Marc Klok (BolaSkor.com/Hadi Febriansyah)

Gelandang yang baru pindah ke Persija Jakarta jelang musim 2020 ini memiliki kafe koopi bernama "Koffie o'Klok". Lokasinya berada di tempat yang strategis dekat dengan Kantor Walikota Makassar dan kawasan Pantai Losari Marc Klok mengaku dirinya dan keluarga di Belanda merupakan penikmat kopi.

Di dalam kafe itu terdapat berbagai macam menu variatif dari tradisional hingga modern. Klok tidak lagi berada di Makassar saat ini, melainkan di Ibu Kota Indonesia, Jakarta. Tapi, Klok tidak perlu khawatir karena ia dibantu dua pengusaha muda lokal, William dan John, yang bergantian mengontrol kafe tersebut.

4. Hamka Hamzah

Hamka Hamzah (Persita Media)

Warkop 23. Apabila Anda bepergian ke Malang dan berada di Jalan Kawi Atas, maka Anda akan menemukan Warkop 23 yang merupakan kedai kofi milik bek Persita Tangerang, Hamka Hamzah. Ini merupakan cabang dari kedai kopi miliknya yang sudah dibuka terlebih dahulu di Makassar pada 2017.