BolaSkor.com - Manchester United merupakan satu dari sedikit klub yang memiliki akademi terbaik di Inggris. Hal itu tampak diakui sejumlah klub Premier League lain termasuk Leicester City.

Hal itu dibuktikan Leicester dengan rutin meminjam pemain muda Manchester United. Beberapa di antaranya kini bahkan tumbuh menjadi bintang yang cukup disegani.

Namun Manchester United juga diuntungkan dengan kebijakan meminjamkan jebolan akademinya ke klub lain. Mereka jadi tak perlu repot-repot memberikan kesempatan pemain binaannya untuk unjuk gigi.

Baca Juga:

Adu Kuat Starting Lineup Leicester Vs MU ketika Terakhir Kali Juara

Mereka yang Dipuji Solskjaer Usai MU Tendang Milan

Solskjaer Jamin Manchester United Pulangkan Diogo Dalot

Manchester United pada akhirnya bisa memaksimalkan potensi pemain akademinya tersebut saat kembali dari masa peminjaman. Sementara yang tidak berkembang bisa dilepas ke klub lain.

Keberhasilan Leicester menjuarai Premier League 2015-2016 juga tak lepas dari pemain jebolan akademi Manchester United. Nama-nama seperti Danny Drinkwater dan Danny Simpson menjadi andalan tim asuhan Claudio Ranieri.

Setidaknya ada empat pemain muda Manchester United yang cukup dikenal publik sempat dipinjamkan ke Leicester. Berikut uraiannya:

1. Tom Cleverley

Tom Cleverley (kiri)

Bakat Tom Cleverley sudah diasah Manchester United sejak berusia 11 tahun. Namun ia sempat kesulitan menembus skuat utama asuhan Sir Alex Ferguson.

Cleverley akhirnya harus rela disekolahkan ke Leicester City pada awal tahun 2009. Saat itu tim ini bermain di League One atau kasta ketiga.

Selama setengah musim di Leicester, Cleverley tampil sebanyak 15 kali dan mencetak dua gol. Ia kemudian kembali ke Manchester United sebelum akhirnya dipinjamkan lagi ke Watford dan Wigan Athletic.

Cleverley baru dipercaya mengisi skuat utama Manchester United jelang musim 2011-2012 bergulir. Tak main-main, ia ditunjuk untuk menggantikan peran Paul Scholes yang pensiun.


2. Jesse Lingard

Jesse Lingard

Sebelum menembus tim utama Manchester United, Jesse Lingard sempat dipinjamkan ke beberapa klub. Leicester menjadi yang perama meminjamnya pada November 2012.

Saat itu, Lingard masih memperkuat Manchester United U-23. Sementara Leicester berlaga di Championship.

Namun Leicester hanya meminjam Lingard selama dua bulan. Dalam jangka waktu yang singkat itu, ia tampil sebanyak lima kali tanpa menorehkan gol dan assist.


3. Michael Keane

Michael Keane

Selain Lingard, Leicester juga meminjam Michael Keane di waktu yang bersamaan. Namun nasibnya jauh lebih baik.

Saat itu Keane sudah mampu menembus tim utama Manchester United. Namun kesempatan bermainnya masih sangat minim karena kalah bersaing dengan nama-nama tenar seperti Rio Ferdinand dan Nemanja Vidic.

Leicester awalnya juga hanya meminjam Keane selama dua bulan. Namun ia kemudian masa peminjamannya diperpanjang hingga akhir musim 2012-2013.

Bersama Leicester, Keane tampil 22 kali di Championship. Ia juga mampu menyumbang dua gol meski berposisi sebagai bek tengah.


4. Nick Powell

Nick Powell

Nick Powell memang bukan produk asli akademi Manchester United. Ia baru diboyong ke Old Trafford pada musim panas 2012 ketika berusia 18 tahun.

Uniknya, Powell diboyong dari Crewe Alexandra yang kala itu berlaga di League Two atau kasta keempat. Sebuah perjudian besar yang dilakukan Manchester United.

Namun Powell kesulitan merebut tampat utama di skuat Manchester United. Ia hanya tampil enam kali dan mencetak satu gol sepanjang musim 2012-2013.

Pada musim 2013-2014 Powell dipinjamkan ke Wigan Athletic selama satu tahun. Namanya memang tak masuk dalam rencana David Moyes yang baru ditunjuk menggantikan Sir Alex Ferguson.

Semusim berselang, Powell kembali menjalani peran sebagai pemain pinjaman. Kali ini Leicester yang berminat memakai jasanya.

Leicester memang membutuhkan tambahan kekuatan karena baru promosi ke Premier League. Namun Powell juga kesulitan untuk mendapatkan menit bermain di sana.

Powell tercatat hanya tampil empat kali untuk Leicester. Ia kemudian dipinjamkan ke Hull City sebelum dilepas permanen ke Wigan Athletic pada 2016.