BolaSkor.com - Real Madrid baru saja kehilangan Lorenzo Sanz, mantan presiden yang sukses membawa Los Blancos meraih gelar juara Liga Champions ketujuh kalinya. Di era Sanz Real Madrid kembali berjaya sebagai kampiun Eropa setelah puasa gelar sejak 1966.

Publik Real Madrid harus menunggu selama 32 tahun untuk bisa menyaksikan klub kesayangan mereka menjadi yang terbaik di Eropa. Dan sosok yang paling berjasa membawa pulang trofi yang lama menghilang itu adalah Lorenzo Sanz.

Baca Juga:

Eks Presiden Real Madrid, Lorenzo Sanz Meninggal Dunia karena Virus Corona

Mengenang Lorenzo Sanz, Presiden La Septima yang Mengubah Sejarah Real Madrid

Di awal masa kepemimpinannya, Sanz kesulitan mencuri hati suporter Madrid. Pasalnya Sanz dianggap bagian dari rezim Ramon Mendoza, presiden klub yang digantikannya. Apalagi di musim 1995-96 era Sanz, Madrid gagal lolos ke Liga Champions. Ini adalah kegagalan kedua sepanjang sejarah klub.

Di mata Sanz, hanya ada satu cara untuk mengambil hati publik Madrid, yaitu kembali berjaya di Eropa. Sebagai langkah pertama, Sanz memboyong Fabio Capello sebagai pelatih pada 1996-97. Disusul dengan mendatangkan empat pemain yang kemudian menjadi pilar.

Berikut empat pemain yang menjadi pilar dari kebangkitan Real Madrid di era Sanz.


1. Roberto Carlos

Sanz memboyong bek kiri Brasil yang terkenal dengan tendangan bebasnya yang fenomenal. Roberto Carlos kala itu merupakan salah satu pemain bertahan terbaik di dunia.

Carlos bergabung dengan El Real sejak musim 1996-97 hingga 2006-2007. Bersama Real Madrid, pemain asal Brasil itu mampu mempersembahkan tiga trofi Liga Champions, dua di antaranya pada masa kepemimpinan Sanz.


2. Predrag Mijatovic

Pedrag Mijatovic hanya memperkuat Real Madrid selama tiga musim sejak Juli 1996. Namun, kontribusinya bagi Madrid tidak bisa disangkal. Salah satu kontribusi terbesarnya tentu saja saat dia mencetak gol kemenangan Real Madrid atas Juventus di final Liga Champions 1997-98.

Pada akhirnya, keputusan Lorenzo Sanz turun langsung untuk merekrut Mijatovic, bahkan harus merogoh kocek sendiri, berbuah manis.


3. Clarence Seedorf

Clarence Seedorf memperkuat Real Madrid pada 1996. Bersama Madrid Seedorf mampu mempersembahkan dua trofi Liga Champions di era Sanz, pada 1997-98 dan 1999-00.

Selain gelar Liga Champions, Seedorf juga ikut membantu Los Blancos meraih gelar LaLiga pada 1996-97. Selama memperkuat Real Madrid, pemain asal Belanda itu bermain sebanyak 159 laga dengan mengukir 20 gol dan 17 assist.


4. Davor Suker

Pemain lain yang didatangkan Lorenzo Sanz pada 1996 adalah penyerang Kroasis Davor Suker. Serupa dengan Pedrag Mijatovic, Lorenzo Sanz juga harus mengeluarkan uang sendiri untuk menggaet Suker dari Sevilla.

Bersama dengan Raul Gonzales dan Predrag Mijatovic, Suker membentuk trio yang menakutkan lawan. Selama tiga musim bersama Madrid, Suker ikut andil dalam meraih juara LaLiga (1996-97), Piala Super Spanyol (1997), Liga Champions (1998), dan Piala Interkontinental (1998).