BolaSkor.com - Seiring berjalannya waktu, hubungan antara pelatih Barcelona Ronald Koeman dengan presiden klub Joan Laporta terus memanas. Kini posisi Koeman berada di tubir jurang.

Ketidakharmonisan antara pelatih dengan presiden Barcelona sebenarnya sudah bisa dirasakan sejak awal musim. Bahkan, seperti dilansir Marca, Laporta sejatinya ingin mendepak Koeman sebelum musim ini dimulai.

Hubungan kian panas menyusul hasil tidak memuaskan Barcelona di awal musim. Barcelona mengawali musim dengan hanya meraup dua kemenangan dari lima laga yang dilakoni di semua ajang.

Baca Juga:

Barcelona 1-1 Granada: Satu Gol Blaugrana dari 78 Persen Penguasaan Bola

Diterpa Isu Pemecatan, Ronald Koeman Boikot Jumpa Pers

Ronald Koeman dalam Tekanan, Jose Mourinho Bisa Membantu

Dalam dua penampilan terakhir, pasukan Koeman bahkan gagal meraih kemenangan. Mereka keok di tangan Bayern Munchen 0-3 di depan publik sendiri dan ditahan imbang 1-1 oleh Granada.

Perseteruan antara pelatih dengan presiden klub seperti ini bukanlah yang pertama terjadi di Barcelona. Bahkan pelatih legendaris Johan Cruyff pun pernah berselisih dengan presiden.

Berikut 4 perseteruan pelatih dengan presiden di Barcelona.

1. Johan Cruyff dan Josep Lluis Nunez

Josep Lluis Nunez duduk di kursi presiden selama lebih dari dua dekade, dari 1978 hingga 2000. Saat era Nunez ini Blaugrana menggeliat menjadi klub tangguh Spanyol dan Eropa.

Pada 1988, Nunez mendatangkan legenda Johan Cruyff. Eks pemain Barcelona itu kembali untuk menjadi arsitek. Di tangan Cruyff, Barcelona dan Nunez sukses memenangi Piala Champions pertama mereka di Stadion Wembley pada 1992.

Namun keduanya terlibat perseteruan panas yang berbuntut dipecatnya Cruyff pada 1996. Perbedaan pandangan dituding menjadi penyebab hubungan keduanya memanas.

Cruyff acap mengkritik Nunes yang enggan menaikkan gaji pemain. Kritik Cruyff karena Barca acap kehilangan pemain yang hengkang karena klub menolak menaikkan gaji.

Barcelona di era Nunez mampu mendatangkan pemain bintang, dari Diego Maradona, Ronaldo, Bernd Schuster, Hristo Stoichkov, dan Luis Figo. Namun, semuanya tak bertahan lama.


2. Pep Guardiola dan Sandro Rosell

Perselisihan Pep Guardiola dengan Sandro Rosell agak berbeda. Pasalnya pertikaian terjadi setelah Guardiola meninggalkan Barcelona.

Keduanya saling lempar komentar panas pedas di media. Peristiwa ini terjadi menyangkut mantan asisten Guardiola, Tito Vilanova.

Villanova saat menjadi pelatih Barca sempat terkena kanker getah bening yang mengharuskannya melakukan perawatan di New York, Amerika Serikat.

Guardiola yang tengah rehat dari sepak bola, saat itu juga sedang ada di kota yang sama. Namun Vllanova menyatakan kecewa karena Guardiola tidak menjenguknya. Masalah ini kemudian dibesar-besarkan Sandro Rosell.


3. Ernesto Valverde dan Josep Maria Bartomeu

Hubungan Ernesto Valderde dan Josep Maria Bartomeu memanas menyusul kegagalan Barcelona di Liga Champions.

Barcelona yang saat itu meraih kemenangan 3-0 atas Liverpool pada leg pertama semifinal Liga Champions 2018-2019. Namun mereka takluk 0-4 di leg kedua.

Musim sebelumnya, Blaugrana juga tersingkir di perempat final meski menang 4-1 atas AS Roma pada leg pertama. Namun Roma akhirnya yang lolos karena unggul gol tandang usai menang telak 3-0 pada leg kedua.

Kesabaran Josep Maria Bartomeu habis setelah Barcelona kalah 2-3 dari Atletico Madrid di Piala Super Spanyol. Valverde didepak.


4. Ronald Koeman dan Joan Laporta

Perang dingin bermula ketika mengapung setelah Valverde berbicara soal syarat yang harus dipenuhi Koeman jika ingin kontraknya diperpanjang.

Koeman harus memenangi gelar, khususnya LaLiga dan Liga Champions. Tidak hanya itu, Barcelona harus menjadi juara dengan menampilkan permainan atraktif.

Ronald Koeman berada di ujung tanduk setelah hasil negatif melawan Bayern Munchen dan Granada.

Dalam konferensi pers jelang menghadapi Cadiz, Koeman membacakan pernyataan kekecewaan atas posisi klub. Koeman sulit menerima soal bocornya sejumlah informasi seperti ultimatum pemecatan dirinya.

Kabarnya, Laporta ingin menyingkirkan Koeman dari posisi pelatih.