BolaSkor.com - Paul Pogba resmi meninggalkan Manchester United. Namun, keputusan tersebut bisa saja salah karena ada sejumlah faktor seperti di bawah ini.

Paul Pogba sekali lagi angkat kaki dari Manchester United. Menariknya, Pogba juga hengkang dengan status bebas transfer. Kedua pihak gagal mencapai kesepakatan soal kontrak anyar.

Pertanyaan berikutnya adalah apakah Pogba bisa kembali membuktikan jika langkah tersebut adalah tepat, seperti saat dulu pergi dari Old Trafford ke Juventus.

Baca Juga:

Frenkie de Jong Bawa Kabar Baik untuk Manchester United

Bayangkan Erik ten Hag Langsung Bawa Manchester United Juara di Musim Pertama

Pesan Perpisahan Edinson Cavani kepada Manchester United

Berikut ini adalah lima alasan kenapa Paul Pogba akan menyesal meninggalkan Manchester United:

Dicap Pemain Gagal

Alasan pertama adalah label pemain gagal kepada Paul Pogba ketika tampil di Inggris. Sebab, meski berstatus satu di antara gelandang terbaik dunia, tetapi Pogba gagal membawa Man United meraih titel Premier League.

Pada periode pertama bersama Manchester United, Paul Pogba gagal masuk ke tim utama. Sir Alex Ferguson yang berada di belakang kemudi saat itu tak melihat Pogba bisa bersaing di lini tengah.

Setelah kegagalan itu, kini Pogba kembali kandas di Manchester United. Selama membela Man United sejak 2016, Pogba hanya meraih dua trofi, di mana satu di antaranya hanyalah kompetisi kasta kedua, Piala Liga Inggris.

Lewatkan Peluang Bangkit

Apa yang dibutuhkan Pogba untuk kembali menunjukkan kemampuannya adalah menit bermain yang cukup dan taktik yang cocok. Semua itu bisa ia dapatkan saat Erik ten Hag memegang kendali Man United.

Namun, Pogba rupanya memilih pergi. Padahal, Pogba bisa mendapatkan angin kedua pada kepemimpinan Ten Hag.

Kehilangan Panggung Premier League

Tak bisa dimungkiri Premier League berada di urutan teratas liga yang paling mendapatkan atensi di dunia. Sejumlah pemain bermimpi bisa bersaing di sana.

Namun, ketika sudah mendapatkan itu, Pogba justru memilih pergi. Gelandang 29 tahun tersebut meninggalkan Premier League untuk pindah ke liga dengan kualitas dan sinar yang lebih redup.

Klub Tujuan Juga Meragukan

Sejauh ini, Juventus menjadi klub terdepan dalam perburuan Paul Pogba. Namun, apakah Juventus lebih baik daripada Manchester United?

Berkaca dari situasi saat ini, Juve juga sedang limbung. Meski Massimiliano Allegri telah kembali, tetapi Bianconeri sempat kesulitan menembus empat besar Serie A.

Walhasil, Pogba akan datang ke klub yang tidak berstatus juara. Dengan begitu, jelas ada sejumlah masalah yang diharapkan bisa diselesaikan Pogba. Beban tersebut juga bisa mengganggu penampilan Pogba. Apalagi, pada periode pertamanya, Pogba bisa dibilang sukses.

Gaji Lebih Rendah

Alasan terakhir adalah gaji yang lebih rendah. Pogba kemungkinan besar akan mendapatkan upah lebih rendah di klub barunya ketimbang saat ini.

Paul Pogba mendapatkan gaji 17,6 juta euro per musim di Manchester United. Setan Merah dikabarkan bersedia menaikkan upah itu asalkan Pogba mau bertahan.

Jika dibandingkan dengan penawaran Juventus, jelas nilainya jauh di bawah. Juve hanya berani menyodorkan tawaran gaji 8 juta euro per musim kepada Pogba.