BolaSkor.com - Cristiano Ronaldo diisukan ingin kembali ke Real Madrid. Namun, ada beberapa alasan yang membuat Madrid tidak perlu merasakan lagi servis Ronaldo.

Isu kepergian Ronaldo dari Juventus semakin mencuat setelah kegagalan di Liga Champions. Ronaldo menjadi kambing hitam setelah Juve disingkirkan Porto.

Selain masalah tersebut, Bianconeri dilaporkan kesulitan membayar gaji Ronaldo yang mencapai 31 juta euro per musim. Oleh karena itu, dengan durasi kontrak yang hanya mencapai musim panas 2022, Ronaldo dilaporkan masuk daftar jual Juventus.

Baca Juga:

Bukan Gagal di Liga Champions, Juventus Punya Alasan Lain Depak Ronaldo

Satu Syarat Cristiano Ronaldo Mau Pulang Kampung ke Sporting

Juventus Dinilai Telah Salah Besar Merekrut Cristiano Ronaldo

Agen Ronaldo, Jorge Mendes, dilaporkan sudah menghubungi Real Madrid. Mendes ingin memulangkan Ronaldo ke El Real. Sang super agen menilai, Madrid adalah klub yang bisa meningkatkan prestasi Ronaldo.

Namun, ada beberapa alasan untuk Real Madrid menolak ide memulangkan Cristiano Ronaldo. Berikut lima di antaranya:

Masa Pakai Hanya Sebentar

Cristiano Ronaldo

Satu hal yang perlu menjadi perhatian Real Madrid adalah usia Ronaldo yang tidak lagi muda. Dengan begitu, masa pakai Ronaldo di Madrid hanya akan sebentar.

Saat ini, usia Cristiano Ronaldo sudah mencapai 36 tahun. Pada usia tersebut, rata-rata kemampuan pemain akan lebih cepat merosot. Meskipun Ronaldo dikenal punya level kebugaran yang baik, tetapi ancaman dari sisi usia sangat besar.

Dengan begitu, sulit melihat Ronaldo akan memiliki waktu yang lama dengan Madrid pada periode kedua.

Harga Tidak Murah

CR7

Juventus mengeluarkan dana hingga 110 juta euro untuk mendatangkan Ronaldo pada musim panas 2018. Tentunya, Juve tidak ingin merugi ketika menjual sang megabintang.

Meski harga Ronaldo terus merosot, tetapi Juventus sadar betul dengan potensi yang dimiliki sang pemain. Ronaldo bisa mengundang banyak sponsor untuk berinvestasi.

Oleh karena itu, Juve akan menjadikan hal tersebut sebagai nilai jual ketika melego Ronaldo. Juve berharap bisa mendapatkan uang tidak terlalu jauh dari saat membeli Ronaldo.

Masalah lain untuk Madrid adalah gaji Ronaldo yang sangat tinggi. Sang striker dikabarkan menerima upah hingga 31 juta euro per musim. Dengan kondisi keuangan Madrid yang sedang merah, memaksakan membeli Ronaldo bisa menjadi bumerang.

Hubungan dengan Presiden Belum Cair

Cristiano Ronaldo

Kepergian Cristiano Ronaldo dari Real Madrid bukannya tanpa konflik. CR7 dikabarkan bersitegang dengan presiden El Real, Florentino Perez.

Ronaldo kecewa karena Perez telah menipunya. Ronaldo merasa dikibuli soal kontrak baru dan kenaikan gaji. Padahal, Ronaldo menganggap dirinya sangat layak mendapatkan kenaikan gaji setelah membawa Madrid meraih tiga gelar Liga Champions secara beruntun

Hingga saat ini, hubungan Ronaldo dengan Perez masih belum cair. Memboyong kembali Ronaldo bisa diartikan dengan menyimpan bom waktu yang bisa meledak kapan saja.

Nostalgia Tak Selalu Bahagia

Cristiano Ronaldo

Kenangan di masa lalu antara Ronaldo dengan Madrid penuh dengan bunga-bunga. Namun, bagaimana dengan kenyataan di masa depan.

Ronaldo akan datang ke Madrid yang berbeda ketika ia tinggalkan. Madrid saat ini sedang berupaya kembali ke jalur juara.

Dengan begitu, Ronaldo akan mendapatkan tantangan besar. Masalah utamanya adalah apakah sang striker bisa menjawab tantangan tersebut seperti dahulu.

Mempersempit Kesempatan Pemain Muda

Cristiano Ronaldo

Alasan lain kenapa Madrid perlu menolak ide memulangkan Ronaldo adalah mempersempit kesempatan pemain muda tampil.

Saat ini, Madrid sedang fokus membangun tim dengan mencampurkan pemain muda dengan pemain berpengalaman. Zinedine Zidane yang berada di belakang kemudi diharapkan bisa memberikan kesempatan unjuk gigi kepada pemain muda.

Namun, kehadiran Ronaldo bisa menghambat rencana tersebut. Pemain sayap muda seperti Vinicius Junior, Rodrygo, dan Sergio Arribas dapat kehilangan menit bermain karena tentu sulit menggeser Ronaldo.