BolaSkor.com - Penyerang berusia 18 tahun Arsenal, Bukayo Saka, mencuri perhatian melalui aksinya pada laga grup F Liga Europa melawan Eintracht Frankfurt di Commerbankz-Arena, Kamis (19/9) malam WIB.

Saka memberi dua assists untuk gol Joe Willock di menit 38 dan Pierre-Emerick Aubameyang di menit 87, serta mencatatkan namanya di papan skor pada menit 85. Dia jadi pemain termuda Arsenal yang mencetak gol dan memberi assists di turnamen antarklub Eropa.

Dalam pertandingan tersebut, Saka mencatatkan lima operan kunci dan tiga kali berhasil mendribel bola, akurasi operannya mencapai 72 persen. Performa gemilangnya mengakhiri catatan tak pernah kalah Frankfurt asuhan Adi Hutter di kandang mereka.

Saka mewakili produk akademi Arsenal dalam susunan pemain tim asuhan Unai Emery bersama dengan Joe Willock, Emile Smith Rowe, dan Ainsley Maitland-Niles yang turun di babak kedua. Akademi The Gunners terus memproduksi talenta-talenta berbakat.

Baca Juga:

Hasil Laga Pertama Grup Liga Europa: Man United dan Arsenal Menang, Wolves Keok

Pecahkan Rekor Arsenal, Bukayo Saka Curi Perhatian Publik di Markas Frankfurt

Karma Matteo Guendouzi dan Fakta Arsenal Si Raja Blunder

Bukayo Saka
Pierre-Emerick Aubameyang dan Bukayo Saka

"Saya sangat bahagia mencetak gol untuk Arsenal, ini mimpi jadi nyata - saya telah lama memimpikan momen ini sejak saya kecil. Saya hanya ingin terus bekerja keras untuk memastikan saya bisa merasakan perasaan ini lagi," tutur Saka, melansir dari BBC Sport.

Performa hebat Saka bahkan, menurut Martin Keown (legenda Arsenal), lebih baik dari rekor transfer Arsenal sebesar 72 juta poundsterling, Nicolas Pepe.

"Mereka (Arsenal) berusaha keras untuk memainkan pemain-pemain muda dan mereka menemukan salah satunya, Saka. Anda memikirkan cara Pepe bermain saat ini dan mereka membayar 72 juta poundsterling untuknya, dan anak ini (Saka) tampil jauh lebih baik," ucap Keown di BT Sport.

Di antara banyaknya talenta-talenta yang keluar dari akademi Arsenal, Saka bisa jadi yang terbaik di generasi terkini. Berikut lima fakta menarik mengenai Bukayo Saka, yang dirangkum BolaSkor.com, dari berbagai sumber.

1. Kemampuan Saka

Dibanding pemain atau pemuda lain di usianya, Saka berani mendribel bola melewati lawan dan tidak memilih bermain aman dengan mengoper bola ke rekan terdekat. Permainan itu memang berisiko, namun, Saka memang dapat melewati lawan dengan kemampuannya mendribel bola.

Torehan 14 gol dan 12 assists di seluruh kompetisi pada tim muda Arsenal musim lalu jadi buktinya. Sebelum tampil kontra Frankfurt, musim lalu melawan Vorskla di Liga Europa, Saka mencetak gol kala menerima bola dan melalui lawan.

Pemikirannya itu sudah berbeda dari pemuda di usianya tersebut. "Saya hanya rileks dan hanya bermain dengan cara yang selalu saya ketahui dan menikmati tiap detik bermain," ucap Saka kala itu.

Dua assists dan satu gol kala melawan Frankfurt bisa jadi bukti bahwa Saka punya kemampuan komplit bermain sebagai penyerang sayap. Usianya baru berusia 18 tahun, masa depannya masih panjang dan talenta Saka masih bisa berkembang di bawah arahan Freddie Ljungberg, pelatih tim U-23 Arsenal.

Bukayo Saka
Bukayo Saka

2. Dibanjiri Pujian

Ljungberg, legenda Arsenal, sudah melihat talenta Saka dan sering memaksimalkannya di tim U-23 Arsenal. Pasca melakukan debut di tim U-23. Ljungberg pernah berkata seperti ini.

"Bukayo talenta hebat. Kami telah memberikannya 15 menit untuk tampil di sini dan 20 menit di sana untuk membantunya mendapatkan tempo bermain, kecepatan, dan kekuatan lawan, serta dia memaksimalkannya dengan baik," tutur Ljungberg.

Emery secara khusus juga memuji Saka pasca tampil hebat kontra Frankfurt. Dia berharap Saka konsisten melanjutkan penampilan hebatnya tersebut.

"Kami bermain luar biasa pada hari ini. Kami mampu memaksimalkan setiap peluang yang kami dapat (untuk menjadi gol). Kami juga terkesan dengan apa yang ditampilkan oleh para pemain muda, terutama Saka. Ia bermain luar biasa hari ini, saya harap ia bisa terus menjaga performanya di laga-laga berikutnya,” tutur Emery.