BolaSkor.com - Setelah sempat dikaitkan dengan Tottenham Hotspur karena ada Fabio Paratici, Direktur Olahraga, yang sudah sangat paham sepak bola Serie A, pada akhirnya bek asal Jepang Takehiro Tomiyasu bergabung dengan Arsenal.

Tomiyasu gabung dari Bologna pada deadline bursa transfer dengan mahar 20 juta euro plus tiga juta bonus. Tottenham urung merekrutnya setelah mendapatkan Cristian Romero dari Atalanta dan Emerson Royal dari Barcelona.

Mikel Arteta, manajer Arsenal, mengakui sudah lama timnya memantau sepak terjang Tomiyasu yang sudah berpengalaman main di level tinggi dan juga timnas.

Baca Juga:

5 Hal Mengenai Takehiro Tomiyasu, Bek Jepang Bidikan Tottenham Hotspur

Bursa Transfer Arsenal Dicap Lebay

4 Hal yang Bisa Diberikan Takehiro Tomiyasu untuk Arsenal

“Kami sudah lama memantaunya (Tomiyasu). Kami membutuhkan bek sayap serbaguna, bisa bermain sebagai bek tengah, bisa bermain dalam tiga bek, Tomi memiliki kapasitas ini,” tutur Arteta dikutip dari Football-Italia.

“Dia berusia 22 tahun tetapi dia memiliki pengalaman yang sangat bagus di Serie A dan di level internasional dan dengan kualitas yang kami cari.”

Fans Arsenal tentunya penasaran dengan latar belakang Takehiro Tomiyasu. Berikut BolaSkor.com menjabarkan fakta-fakta menarik mengenainya:

1. Sudah Bermain di Eropa Sejak Remaja

Tidak seperti kebanyakan pemain muda asal Jepang yang memulai masa remaja di klub lokal, Tomiyasu sudah merantau di usia 19 tahun ke Eropa dan bergabung dengan klub Belgia, Sint-Truiden yang bermain di Liga Pro Belgia pada Januari 2018.

Pada musim panas 2019 setelah semusim penuh bermain di Belgia, Bologna berhasil mengamankan servisnya dengan banderol sembilan juta euro.

2. Fisik Bagus

Asia seringkali identik dengan pemain-pemain bertubuh kecil, mengandalkan kelincahan dalam bermain, tetapi Tomiyasu berbeda dan ia punya fisik bagus dengan tinggi badan 1,88 meter. Itu menjadikannya sosok dominan di pertahanan yang mengandalkan kekuatan serta kecepatan - menjadikannya bek modern.

Tomiyasu juga memiliki kemampual duel bola udara dan menjadikannya 'senjata' pada situasi bola mati. Musim lalu dia mencetak dua gol dan memenangi tiga duel bola udara per 90 menit pertandingan Serie A.

3. Pemain Serba Bisa

Pemain serba bisa (versatile) selalu jadi nilai plus di mata pelatih. Kriteria itu dimiliki oleh Tomiyasu. Hal tersebut dapat dilihat dari catatan Tomiyasu musim lalu dengan Bologna.

Pada musim 2020-2021 Tomiyasu bermain 17 kali sebagai bek tengah, 14 kali sebagai bek kanan, dan dua kali sebagai bek kiri di seluruh kompetisi. Tomiyasu dapat menggunakan kedua kakinya dengan baik, dikombinasikan dengan naluri bertahan, kecepatan, dan kualitas teknik.

4. Pengalaman Internasional

Usianya baru berumur 22 tahun tapi Tomiyasu sudah memiliki pengalaman internasional dengan timnas Jepang. Tomiyasu sudah bermain sejak usia 13 tahun dan mewakili Negeri Sakura di setiap level dari U-14 hingga tim senior.

Tomiyasu pernah memenangi Piala Konfederasi Asia U-19 pada 2016. Saat ini dia sudah punya 23 caps dengan timnas Jepang dan mencetak satu gol. Di lini belakang Jepang Tomiyasu bertandem dengan bek senior Maya Yoshida, bek berusia 32 tahun yang kini membela Sampdoria dan pernah memperkuat Southampton.

5. Tim Terbaik Satu Dekade AFC (Asia)

Pada Oktober 2018 Tomiyasu baru punya satu caps dengan timnas Jepang, tetapi ia sudah masuk ke dalam IFFHS (Federasi Internasional Sejarah dan Statistik Sepak Bola) untuk tim terbaik satu dekade untuk tahun 2011-2020.

Tomiyasu ada di dalamnya bersama nama-nama seperti Yoshida, Keisuke Honda, dan Son-Heung min. Hal itu jelas sudah memperlihatkan bakat dan talenta besar dari Tomiyasu.