BolaSkor.com - Unai Emery menjadi satu di antara pelatih terbaik yang dimiliki Spanyol saat ini. Perjalanan karier Emery yang cukup panjang menghadirkan sejumlah fakta menarik.

Unai Emery mengawali kariernya di sepak bola sebagai pemain. Ia memperkuat sejumlah klub di Spanyol seperti CD Leganes dan Racing Ferrol.

Baca juga:

5 Pemain yang Berpotensi Berperang Melawan Klubnya pada Bursa Transfer Musim Dingin

4 Tim Besar yang Terancam Gagal Lolos ke Semifinal UEFA Nations League

4 Fakta Menarik dari Kesuksesan Hungaria Lolos ke Piala Eropa 2020

Unai Emery

Usai gantung sepatu pada November 2004, Emery mulai menekuni dunia kepelatihan. Saat ini, ia menjadi orang nomor satu di Villarreal.

Dalam perjalanan kariernya, terukir sejumlah fakta menarik. Apalagi, Emery pernah memperkuat dua klub besar yakni Paris Saint-Germain dan Arsenal.

Berikut ini adalah lima fakta yang mungkin jarang diketahui soal Unai Emery:

1. Kakeknya kebobolan gol LaLiga yang pertama

LaLiga dimulai pada 1929, dengan pertandingan perdana antara RCD Espanyol vs Real Union Irun pada 10 Februari. Kiper Irun saat itu adalah Antonio Emery, kakek dari Unai.

Malang bagi Antonio, ia tercatat dalam sejarah sebagai pemain yang kemasukan gol LaLiga pertama dari Pitus Prat, yang membawa Espanyol menang 3-2. Ayah dari Unai, Juan Emery, sempat bermain sebagai kiper bagi Real Union Irun.

2. Pernah memilih tim utamanya dengan mengundi dadu

Setelah menyelesaikan karier sebagai pemain, Emery langsung menjadi pelatih dan langsung membawa UD Almería ke kasta tertinggi Spanyol untuk pertama kalinya dalam sejarah. Pertandingan perdananya di LaLiga Santander adalah melawan RC Deportivo.

Menariknya, Emery yang berusaha menunjukkan kepercayaannya pada skuad mengundi dadu untuk menentukan tim yang akan bermain. Hal tersebut menuai hasil. Tim asal Andalusia tersebut menang 3-0 untuk menjadi pembuka yang sempurna dalam sejarahnya di kasta tertinggi.

Unai Emery

3. Menjuarai tiga Liga Europa beruntun

Pencapaian tertinggi Emery sebagai pelatih diraih saat bersama Sevilla, di mana ia menjuarai gelar Liga Europa tiga kali beruntun pada 2013, 2014, dan 2015.

Emery menyamai catatan juara tiga kali milik pelatih legendaris, Giovanni Trapattoni. Namun, untuk urusan menuai tiga gelar beruntun, hanya Emery yang mampu mencatatkannya hingga saat ini.

4. Pernah melatih di Rusia

Masa kepelatihan Emery di Prancis dan Inggris bersama PSG dan Arsenal banyak diketahui oleh penggemar sepak bola, tetapi ia juga pernah berada di Moskow pada awal karier sebagai peramu taktik.

Setelah melatih Lorca, Almería, dan Valencia, Emery pindah ke ibukota Rusia untuk melatih Spartak Moskow pada 2012. Ia hanya bertahan setengah tahun di klub tersebut sebelum kembali ke Spanyol untuk memulai masa penuh gelar bersama Sevilla.

5. Jadi penulis

Di sela-sela melatih dan menganalisis pertandingan, Emery menghabiskan waktu menulis buku tentang kesuksesannya sebagai pelatih. Buku yang dipublikasikan pada tahun 2012 ini ditulis bersama Juan Carlos Cubeiro dengan judul ‘Mentalidad Ganadora: El Método Emery’ – atau, ‘Winning Mentality: The Emery Methodology’, dalam Bahasa Inggris.