BolaSkor.com - Chelsea resmi menjadikan Noni Madueke sebagai rekrutan keenam pada bursa transfer musim dingin ini. Pemain berusia 20 tahun itu menjadi nama baru yang akan meramaikan Premier League.

Madueke diboyong dari PSV dengan biaya sekitar 35 juta euro. Chelsea mengikatnya dengan kontrak jangka panjang berdurasi 7,5 tahun dengan opsi perpanjangan satu tahun.

Madueke akan menambah opsi di lini depan Chelsea. Ia piawai bermain sebagai sayap kanan meski berkaki kidal.

Baca Juga:

Noni Madueke, Nama Baru di Bursa Transfer Chelsea

Noni Madueke Resmi Jadi Rekrutan Keenam Chelsea

Update Transfer: Arsenal Dapat Leandro Trossard, Chelsea Amankan Rekrutan Keenam

BolaSkor.com telah merangkum sejumlah fakta menarik terkait Madueke. Berikut lima di antaranya:

1. Pemain Berdarah Inggris-Nigeria

Madueke merupakan pemain kelahiran Inggris. Namun pemain bernama lengkap Chukwunonso Tristan Madueke itu memiliki darah Nigeria dari orang tuanya.

Madueke lahir di Barnet, sebuah kota kecil di wilayah utara London. Ia tinggal di sana hingga usia 16 tahun.

2. Produk Akademi Tottenham Hotspur

Madueke pertama kali menimba ilmu sepak bola di Crystal Palace. Ia masuk akademi saat berusia sembilan tahun.

Namun Madueke hanya bertahan tiga tahun di sana. Tottenham kemudian datang meminang setelah melihat bakat besarnya.

Bersama Tottenham, bakat Madueke diasah dengan maksimal. Ia secara perlahan membela berbagai tim kelompok umur The Lilywhites.

Madueke bahkan sempat menjabat kapten saat memperkuat Tottenham U-16. Ia kemudian promosi ke tim U-18 saat masih berusia 15 tahun.


3. Sempat Diminati Manchester United

Sebelum menerima pinangan PSV pada Juni 2018, Madueke sempat diminati oleh Manchester United. Setan Merah bahkan sudah memberikan tawaran resmi.

Namun Madueke menolak tawaran tersebut. Tidak adanya jaminan tampil di tim utama tampak menjadi alasan utamanya.


4. Perubahan Posisi Bermain

Saat memulai karier, Madueke bermain sebagai gelandang tengah. Namun pada saat berusia 17 tahun, dirinya dicoba bermain di posisi sayap.

Kemampuan dalam melewati lawan menjadi salah satu alasan perubahan posisi tersebut. Terbukti, karier Madueke kian melesat saat bermain menjadi sayap.


5. Anggota Timnas Junior Inggris

Madueke telah menjadi langganan Timnas Junior Inggris di berbagai tingkatan. Ia sudah memulainya dari level U-16.

Madueke terus mendapat kepercayaan hingga kini memperkuat Inggris U-21. Namun dirinya belum mampu mempersembahkan trofi di level internasional.