BolaSkor.com - Real Madrid memilih untuk menyiapkan rencana jangka panjang dengan merekrut talenta muda berbakat di bursa transfer musim dingin ini. Hal itu bisa dilihat dengan keberhasilan Los Blancos merekrut Reinier Jesus Carvalho.

Sebagaimana dilansir dari laman resmi Real Madrid, klub memboyong gelandang berusia 18 tahun dari Flamengo sebesar 35 juta euro dengan kontrak berdurasi enam tahun (2026). Reinier, seperti Vinicius Junior dan Rodrygo, akan memulai proses adaptasi di Real Madrid Castilla arahan Raul Gonzalez.

Real Madrid menggunakan taktik yang sama ketika merekrut Vinicius dan Rodrygo ketika mereka genap berusia 18 tahun. Hal itu dilakukan untuk menghindari kenaikan harga signifikan karena bakat yang mereka miliki. Madrid menebus Reinier lebih murah dari prediksi harga 70 juta euro.

Reinier senang dapat bergabung dengan Real Madrid, klub impiannya yang dahulu sering disaksikan dari layar kaca televisi bersama ayahnya. Selain itu, Reinier juga tak sabar bertemu dengan dua legenda Real Madrid, Raul dan Zinedine Zidane, pelatih Madrid.

Baca Juga:

Rekrut Reinier, Real Madrid Telah Habiskan Rp 1 Triliun untuk Bentuk Skuat Masa Depan

Reinier Jesus Carvalho, Penerus Tradisi Real Madrid Datangkan Wonderkid Brasil

Reinier

"Real Madrid adalah yang terhebat. Ketika saya masih muda, saya menonton pertandingan Real Madrid dan Galacticos dengan ayah saya. Saya jatuh cinta dengan Real Madrid dan sejak saat itu saya mencintai mereka," kata Reinier kepada Marca.

"Empat (titel) Liga Champions yang mereka menangkan dalam beberapa tahun terakhir membuat saya bahagia dan kebanggaan sulit dijelaskan," lanjut dia.

"(Reinier ingin bertemu dengan) Semua orang! (di Madrid) Karena mereka pelatih dan pemain yang mengesankan. Mengetahui bahwa saya akan dapat bertemu Raul dan Zidane luar biasa. Mereka adalah dua legenda sepak bola dan Real Madrid," tuturnya.

Lahir di Brasilia, Brasil, 19 Januari 2002, nama Reinier masih asing untuk sepak bola Eropa. Berikut BolaSkor.com merangkum dari berbagai sumber informasi atau hal-hal yang harus diketahui mengenainya:

1. Dibandingkan dengan Kaka, Lebih Berteknik ketimbang Joao Felix

Kaka

Perbandingan dengan Kaka, legenda AC Milan, muncul karena Reinier berposisi sebagai gelandang serang dan juga berasal dari Brasil. Pada musim 2018-19, Reinier mencetak enam gol dan membuat dua assists di musim debutnya bersama Flamengo setelah promosi dari akademi pada 16 penampilan.

Dipertegas melalui komentar Jorge Jesus, pelatih Flamengo, Reinier memang pemain yang condong sebagai pemain kreatif pada posisi gelandang serang, bukan pencetak gol handal.

"Secara fisik dia punya karakteristik yang luar biasa. Dia sangat kuat secara teknis dan dia lima tahun lebih dewasa dari usianya di lapangan, dia bermain seolah-olah dia berusia 22 tahun dalam hal emosi dan kecerdasan. Sekarang dia harus tumbuh, dia bukan Joao Felix, mereka berbeda," tutur Jorge Jesus, pelatih Flamengo.

"Pemain Portugal (Felix) memiliki lebih banyak karakteristik mencetak gol sementara Reinier berbakat secara teknis dan dia tidak suka bermain sebagai striker, dia suka memiliki pemain lain di sampingnya dan dia sangat kuat di lini tengah."

2. Posisi Bermain

Reinier (kiri)

Posisinya jelas gelandang serang, namun pada era sepak bola modern, sosok trequartista atau gelandang serang di belakang penyerang sudah langka - kecuali jika pelatih menerapkan taktik 4-3-1-2 atau 4-2-3-1. Sama seperti pemain lainnya di posisinya, Reiner juga beradaptasi di peran lain.

Reiner pernah bermain sebagai penyerang sayap kiri, kanan, dan tengah. Apabila menjadi striker, Reinier lebih berperan sebagai false nine atau penyerang semu. Dengan banyaknya peran yang dapat dimainkannya, Reiner dapat ditempatkan Zidane di banyak posisi berbeda.

3. Produk Akademi Flamengo

Sama halnya seperti kompatriotnya, Vinicius Junior yang telah terlebih dahulu gabung Real Madrid, Reinier juga datang dari akademi Flamengo. Reinier baru promosi ke tim utama pada 2019 dan di musim 2018-19 mencetak enam gol dan memberi dua assists.

Reinier juga berandil besar membawa Flamengo menjuarai Copa Libertadores serta bermain di final Piala Dunia Antar Klub melawan Liverpool pada Desember 2019.

4. Legiun asal Brasil di Real Madrid

Kedatangan Reinier menambah jumlah legiun asal Brasil di Real Madrid menjadi lima pemain. Sebelum Reinier, Real Madrid telah memiliki Casemiro, Marcelo, Vinicius Junior, dan Rodrygo Goes.

Bersama dengan Vinicius, Rodrygo, Takefusa Kubo, Martin Odegaard, dan Marco Asensio, Reinier diharapkan bisa menjadi tulang punggung Real Madrid di masa depan.

5. Kata Mereka Mengenai Reinier

Reinier di timnas Brasil

Bek kiri Flamengo yang pernah memperkuat Atletico Madrid, Filipe Luiz, menilai Reinier sebagai rekrutan yang bagus untuk Real Madrid. Pada usia yang masih sangat muda, Reinier menunjukkan kematangan bermain.

"Saya ingat Kaka karena dia bermain dengan tenang dan dia mematikan di area. Reinier lebih berkualitas ketimbang Kaka dengan naluri golnya. Waktu akan memberitahu apakah dia seperti Kaka atau tidak," ujar Luis di Marca.

"Dia mengejutkan saya pada usia 17 tahun dan selalu membuat opsi yang tepat. Ketika dia harus mengoper bola maka dia mengopernya, dia bermain tenang. Ini benar-benar rekrutan hebat. Saya ucapkan selamat kepada Real Madrid."

Sementara Jesus menilai transfer Reinier seharga 30 juta euro merupakan harga yang sangat murah bagi pemain bertalenta sepertinya.

"Anda tidak bisa menjual pemain seperti Reinier dengan harga 30 juta euro! Di Benfica, pemain akan dijual dengan harga lebih dari harga sebenarnya. Flamengo tidak tahu cara memberi harga pada pemain mereka pada nilai sebenarnya," tutur Jesus.

Ucapan dari sang pelatih tentunya telah memperlihatkan betapa besarnya kualitas Reinier, berlian muda yang perlu diasah. Di level internasional, Reinier telah membela timnas Brasil U-15, U-17, dan saat ini membela Brasil U-23. Adakah peluang Reinier bermain di Piala Dunia U-21 pada 2021 di Indonesia dengan Brasil? Bisa jadi.