BolaSkor.com - Liverpool memenangi pekan 13 Premier League melawan Tottenham Hotspur dengan skor 2-1 di Anfield, Kamis (17/12) dini hari WIB. Dua gol The Reds dicetak Mohamed Salah (26') dan Roberto Firmino (90') yang diperkecil Son Heung-min (33').

Kemenangan itu spesial karena membawa sang juara bertahan ke puncak klasemen dengan raihan 28 poin, terpaut tiga poin dari Spurs besutan Jose Mourinho yang menjadi rival perebutan titel juara musim ini.

Malam di Anfield semakin spesial bagi bek tengah berusia 19 tahun, Rhys Williams. Jurgen Klopp memercayai produk akademi Liverpool bermain penuh selama 90 menit bersama Fabinho di jantung pertahanan.

Williams menggantikan posisi Virgil van Dijk dan Joe Gomez yang cedera. Tidak ada kecanggungan dari Williams bermain di laga kompetitif melawan lini depan Spurs yang tengah on fire seperti Harry Kane dan Son hingga Lucas Moura.

"Ya Tuhan! Luar biasa. Rhys Williams. Saat ini bermain melawan Alan Shearer dengan Harry Kane. Mereka menghindari Rhys dan memaksa Fabinho untuk memainkan umpan-umpan panjang," tutur Klopp memuji Williams.

"Rhys begitu kuat di udara. Dia memainkan umpan untuk gol pertama kami dan memiliki kepercayaan diri yang cukup sehingga Anda tidak perlu menjelaskan cara kerjanya. Dia membuatnya sederhana dan tidak jatuh terlalu dini. Pertandingan yang luar biasa."

Debut Rhys Williams berjalan mulus di Premier League. Laga itu bisa jadi penanda perjalanan pemain yang kelak jadi bintang di Eropa. Bagi Anda yang belum mengetahuinya berikut hal-hal yang perlu diketahui dari Rhys Williams.

1. Sudah Pernah Memenangi Trofi

Williams sudah cukup berpengalaman memenangi trofi kala memperkuat tim muda Liverpool. Dia ada dalam skuad ketika Liverpool memenangi Piala Muda FA pada 2019. Liverpool menang drama adu penalti setelah laga di waktu normal berakhir imbang 1-1.

Dalam pertandingan itu juga ada pemuda-pemuda berbakat seperti Neco Williams dan Eric Garcia. Pengalaman meraih trofi itu diharapkan menguatkan mentalitas Rhys Williams.

2. Sosok Seperti Virgil van Dijk

Enam kali memenangi duel bola udara, 100 persen kesuksesan duel bola udara, dua sapuan bola, dua kali memotong bola. Statistik itu dimiliki Williams ketika Liverpool menang kontra Spurs - data dari Whoscored.

Sosoknya yang dominan di bola udara mengingatkan publik akan sosok Van Dijk. Liverpool seyogyanya tak perlu terlalu jauh mencari suksesor bek asal Belanda itu, apalagi Williams terinspirasi Van Dijk.

"Dia sangat tenang dan percaya diri dengan apa yang dia lakukan. Anda tidak akan melihatnya panik dalam situasi besar. Dia hanya panutan yang hebat bagi semua orang," imbuh Williams.

"Saya menonton semua pertandingan Liverpool dan dia adalah pemain utama yang saya fokuskan. Jika mereka melakukan analisis setelah pertandingan dan itu tentang dia, maka saya akan merekamnya atau menontonnya di sana dan kemudian hanya untuk melihat apakah saya dapat mengambil sedikit dari miliknya."

3. Karier Internasional

Bek tengah kelahiran Preston, 3 Februari 2001 juga berpengalaman di level muda timnas Inggris. Rhys Williams sudah bermain dari timnas Inggris U-18 hingga U-21 dan selalu jadi pilihan utama. Tinggal masalah waktu di masa depan ia dipanggil timnas Inggris senior.

Dalam skuad muda timnas Inggris itu Williams bersama dengan pemuda-pemuda berbakat lainnya seperti Bukayo Saka (Arsenal) dan rekan setimnya di Liverpool, Curtis Jones.

4. Dikagumi John Barnes

Mendapatkan pengakuan dari legenda klub adalah suatu kehormatan. Rhys Williams juga mendapatkannya dari legenda The Reds John Barnes. Dia percaya Williams, Jones, dan Harvey Elliott akan menjadi tulang punggung Liverpool di masa depan.

"Jika orang pergi maka Anda harus menggantikan mereka untuk mendapatkan skuad yang bagus, tetapi Liverpool memiliki Curtis Jones, Rhys Williams, Harvey Elliott dan pemain muda lainnya," ucap Barnes.

5. Potensi Ikuti Jejak Trent Alexander-Arnold

Trent Alexander-Arnold sudah menjadi acuan dari generasi baru akademi yang menjadi pemain inti di tim utama. Curtis Jones menyusulnya seiring kepercayaan Klopp memainkannya. Williams juga berpotensi mengikutinya.

Klopp sudah lebih memercayainya ketimbang Sepp van den Berg di jantung pertahanan. Tiap kali tampil Williams juga tidak mengecewakan. Potensi Williams untuk mengikuti jejak Alexander-Arnold terbuka lebar.