BolaSkor.com - Josep Maria Bartomeu beserta rezimnya di Barcelona memilih untuk mengundurkan diri karena derasnya tuntutan dari fans serta mosi tidak percaya yang mereka hadapi. Bartomeu telah menjabat selama enam tahun sebagai Presiden Barcelona.

"Direksi dan saya senang dengan keputusan yang kami buat," kata Bartomeu pada konferensi pers beberapa hari lalu. "Kami hanya meminta peliputan hukum, sama seperti yang diminta (pembuat mosi tidak percaya) dari Pemerintah Pusat."

Petisi berisikan mosi tidak percaya kepada Bartomeu ditandatangani oleh 20.687 orang dari target 16.250 orang. Tak ayal Bartomeu memilih mundur meski jabatannya berakhir pada 2021 mendatang.

Baca Juga:

Barcelona Kalahkan Juventus, Ronald Koeman Singgung Pengaruh Mundurnya Bartomeu

Cari Pengganti Bartomeu, Bursa Pemilihan Presiden Barcelona Memanas

Nasib Barcelona setelah Ditinggal Josep Maria Bartomeu

Carles Tusquets untuk sementara waktu akan jadi Direksi Interim Barcelona sekaligus menjadi Presiden Interim Barcelona. Dia adalah Presiden Komisi Ekonomi Barcelona. Akan tapi jabatannya untuk sementara waktu saja.

Dalam kurun waktu tiga bulan disinyalir akan ada pemilihan presiden baru di Barcelona. Beberapa kandidat naik ke permukaan. Dikutip dari Marca berikut kandidat-kandidat tersebut:

1. Joan Laporta

Joan Laporta

Mantan Presiden Barcelona medio 2003-2010. Di bawah kepempimpinan Joan Laporta Barcelona memenangi enam trofi selama setahun pada 2009 di bawah asuhan Pep Guardiola. Itu merupakan era keemasan Barcelona dengan tiki-taka mereka.

Pada eranya Barcelona memiliki Frank Rijkaard, Lionel Messi, dan Pep Guardiola yang berandil besar mengawali dan melanjutkan era kejayaan Barcelona. Laporta tahu bagaimana pendekatan kepada anggota klub dan punya catatan bagus di Barcelona.

Sampai saat ini Laporta belum secara resmi mengajukan jadi kandidat Presiden Barcelona, namun jika ia melakukannya maka ia bisa jadi kandidat kuat pesaing calon lainnya. Meski ketika mundur pada 2010 Laporta dikritik karena menjadikan Barcelona sebagai 'alat' politik.

2. Victor Font

Victor Font

Kandidat yang sudah terang-terangan menginginkan jabatan Presiden Barcelona. Victor Font vokal berbicara soal revolusi Barcelona dan melibatkan legenda klub, Xavi Hernandez sebagai bagian proyeknya untuk jangka panjang.

Font diprediksi jadi favorit oleh pemilih suara pro-kebebasan Catalunya dan juga oleh Pemerinta Catalunya. Singkat kata, Font sudah berpikir jauh atau memikirkan rencana masa depan jika nantinya jadi Presiden Barcelona.

3. Toni Freixa

Toni Freixa

Pernah bekerja sebagai Direksi Barcelona ketika Sandro Rossell jadi Presiden Barca, perwakilan klub di RFEF (Federasi Sepak Bola Spanyol), dan juga menjadi bagian direksi ketika Barca dipimpin Bartomeu meski pada akhirnya ia keluar karena perbedaan pendapat.

Toni Freixa sosok paling moderat untuk jadi Presiden Barcelona karena pengalaman besarnya itu. Freixa akan masuk salah satu kandidat Presiden Barcelona setelah terakhir pada 2015 juga melakukan hal yang sama.

4. Jordi Farre

Jordi Farre

Pernah masuk kandidat Presiden Barcelona pada 2015 dan Jordi Farre juga sosok yang berandil mundurnya Bartomeu dari jabatannya. Farre terang-terangan mengkritik kebijakan Bartomeu dan berada di pihak yang ingin melengserkan sang supremo.

Bukan sosok yang begitu populer di kalangan Barcelona, namun Farre tetap jadi salah satu kandidat 'kuda hitam' sebagai calon Presiden Barcelona.

5. Agusti Benedito

Agusti Benedito

Sudah dua kali beruntun mencalonkan diri sebagai kandidat Presiden Barcelona dan gagal menang. Sosok yang kalem, Agustin Benedito belum mencalonkan diri sebagai kandidat namun ia bisa jadi pesaing jika masuk ke dalam kandidat tersebut.

Pengalamannya berada di jajaran Barcelona bisa jadi landasan bagus untuk klub memulai era baru, kembali pada filosofi lama mengenai kepercayaan kepada pemain-pemain La Masia.