BolaSkor.com - Kekalahan 0-3 Barcelona dari Benfica di Liga Champions semakin memperparah situasi klub dari Catalunya tersebut. Dari kepergian Lionel Messi di bursa transfer musim panas, kondisi keuangan klub, hingga performa tim.

Kekalahan dari Benfica itu mengartikan Barcelona tanpa kemenangan sebanyak lima laga beruntun di Eropa. Detailnya adalah melawan Juventus (0-3), PSG (1-4 dan 1-1), Bayern Munchen (0-3), dan Benfica (0-3).

Sorotan sudah langsung tertuju kepada Ronald Koeman. Performa Barca tidak hanya meredup di Eropa, tetapi juga inkonsistensi penampilan mereka terjadi di LaLiga setelah sempat ditahan imbang Granada (1-1) dan Cadiz (0-0).

Baca Juga:

Tak Kenal Maka Tak Sayang, Mari Menilik La Masia Lebih Dalam

Pemuda Barcelona Dipanggil Masuk Skuad Timnas Spanyol

Mendepak Ronald Koeman Bukan Solusi untuk Barcelona

"Hal yang mudah adalah menyalahkan pelatih tetapi kami semua bertanggungjawab. Kami berada dalam situasi kritis, itulah kenyataannya. Kami hanya memainkan dua pertandingan di Eropa tetapi kami memiliki nol poin," tutur gelandang Barcelona, Sergio Busquets.

"Yang bisa kami lakukan adalah menatap masa depan. Kami memiliki dua pertandingan melawan Dynamo Kiev dan kami harus memenangkannya. Masih ada pertandingan yang harus dimainkan, tetapi itulah situasinya."

Barcelona dalam situasi kritis. Posisi Koeman rawan dan kabarnya ia akan dipecat oleh Barcelona dalam waktu dekat. Beberapa kandidat muncul ke permukaan dan berikut nama-namanya:

1. Xavi Hernandez

Sebelum Koeman datang nama legenda Barcelona ini selalu muncul ke permukaan. Xavi Hernandez sudah punya pengalaman melatih dengan Al-Sadd dari 2019 dan filosofi sepak bolanya dianggap pas untuk Barcelona.

Produk akademi La Masia promosi pada 1998 dan bermain hingga 2015 di tim utama. Kesuksesannya tak perlu dipertanyakan lagi, khususnya dari caranya bermain sebagai pengatur serangan di lini tengah dengan visi dan operan bolanya.

Xavi punya filosofi sepak bola ofensif dan sesuai dengan Barcelona, tapi apakah ia sukses atau tidak masih akan dinanti.

2. Roberto Martinez

Kandidat lainnya selain Xavi. Karier kepelatihan Roberto Martinez (48 tahun) sudah dimulai dari 2007 di Swansea City, lalu di Wigan Athletic, Everton, sebelum melatih timnas Belgia pada 2016 sampai saat ini.

Kariernya sebagai pelatih tidak dihiasi banyak raihan trofi, tetapi Martinez punya catatan bagus memaksimalkan skuad dengan pemain-pemain yang tersedia. Nilai itulah yang membuat Barca tertarik kepadanya.

3. Andrea Pirlo

Seperti halnya Zinedine Zidane, Thierry Henry, Andrea Pirlo juga barisan nama-nama legendaris eks pemain yang menganggur pada karier kepelatihannya. Zidane cukup kecil kansnya melatih Barca karena sejarahnya dengan Real Madrid.

Akan tapi ada kans Pirlo jadi solusi murah dan cepat bagi Barca mencari pengganti Koeman. Karier Pirlo berjalan singkat di Juventus sebagai pelatih, tetapi ia punya filosofi sepak bola ofensif dan kaya akan variasi taktik. Pirlo bisa cocok dengan Barca meski di sana tekanannya juga besar.

4. Antonio Conte

Sudah teruji mempersembahkan trofi di Juventus, Chelsea, dan Inter Milan, jadi mengapa tidak coba merekrutnya?

Barcelona bisa jadi akan disorot jika merekrut Antonio Conte, sebab pelatih dari Italia tidak terkenal dengan permainan ofensifnya dan tak sesuai dengan filosofi sepak bola Barca. Akan tapi ia bisa memotivasi tim yang dilatihnya.

Merekrut Conte akan jadi langkah berani bagi Barca, tapi ia bisa membantu Barca sukses dan tampil kompetitif untuk memenangi trofi.

5. Erik ten Hag

Pelatih underrated (tak banyak disorot). Meski demikian jika dilihat dari filosofi sepak bola, Erik ten Hag sesuai dengan Barcelona dan sudah membuktikannya selama empat tahun melatih Ajax Amsterdam.

Ten Hag mampu mengembangkan Ajax dengan skuad yang ada dan produk akademi. Ajax dan Barcelona tak jauh berbeda dan Ten Hag diyakini dapat melakukannya juga di Barcelona.