BolaSkor.com - Panasnya laga El Clasico akan kembali tersaji pada akhir pekan ini. Real Madrid dijadwalkan menjamu Barcelona dalam lanjutan LaLiga 2020-2021 di Estadio Alfredo Di Stefano, Minggu (11/4) pukul 02.00 dini hari WIB.

El Clasico merupakan salah satu pertandingan yang paling ditunggu para pecinta sepak bola dunia. Sejarah panjang rivalitas kedua klub dan jajaran pemain bintang yang terlibat di dalamnya menjadi daya tarik utama.

Secara keseluruhan, Madrid dan Barcelona sudah bertemu sebanyak 246 kali di berbagai kompetisi. Uniknya, kedua tim kini sama-sama mengemas 97 kemenangan dan 52 hasil imbang.

Baca Juga:

4 Warisan Lionel Messi di El Clasico

Serba-serbi El Clasico: Bukan Derby, Asal-usul, dan Duel Pertama

6 Momen Paling Kontroversial dalam Sejarah El Clasico

Kemenangan dalam laga nanti tentu akan membuat klub tersebut berada selangkah di depan rivalnya. Apalagi kedua tim juga masih terlibat dalam perburuan gelar juara.

Meski bertindak sebagai tim tamu, Barcelona punya peluang yang sama untuk meraih kemenangan. Apalagi tim asuhan Ronald Koeman sudah menemukan performa terbaiknya.

Sepanjang sejarah, Barcelona memang pernah meraih kemenangan mengesankan kala berlaga di kandang Madrid. BolaSkor.com telah merangkum lima di antaranya sebagai berikut:

1. Real Madrid 0-3 Barcelona (pekan ke-12 LaLiga 2005-2006)

Salah satu aksi Ronaldinho

Momen langka terjadi saat Madrid menjamu Barcelona pada pekan ke-12 LaLiga 2005-2006. Suporter tuan rumah secara sukarela memberikan standing applause kepada pemain lawan yang notabene merupakan musuh bebuyutan.

Pemain Barcelona yang mendapat penghormatan itu adalah Ronaldinho. Yang bersangkutan memang tampil gemilang dalam pertandingan tersebut.

Samuel Eto'o membuka keunggulan Barcelona pada menit ke-14. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.

Pertunjukkan Ronaldinho baru dimulai pada babak kedua. Pemain berkebangsaan Brasil itu mencetak dua gol tambahan dengan cara yang mirip.

Ronaldinho memporak-porandakan lini pertahanan Madrid dari sisi kiri. Dua sepakannya juga membuat Casillas tak berkutik.

Skor 3-0 menunjukkan superioritas Barcelona di hadapan Madrid. Padahal sang lawan saat itu berstatus Los Galacticos yang diperkuat nama-nama tenar seperti Zinedine Zidane, Ronaldo Nazario, David Beckham, hingga Roberto Carlos.


2. Real Madrid 2-6 Barcelona (pekan ke-34 LaLiga 2008-2009)

Salah satu kemenangan paling mengesankan Barcelona dalam laga El Clasico terjadi pada 2 Mei 2009. Saat itu El Barca tanpa ampun menghancurkan Madrid dengan skor 6-2 dalam pekan ke-34 LaLiga 2008-2009.

Laga seperti akan berlangsung seru saat Madrid dan Barcelona saling berbalas gol ketika waktu belum genap 20 menit. Gonzalo Higuain sempat membawa tuan rumah unggul sebelum disamakan Thierry Henry.

Setelah itu, Barcelona mulai menjauh lewat dua gol sumbangan Carles Puyol dan Lionel Messi. Madrid yang tak mau menyerah sempat memperkecil kedudukan menjadi 2-3 melalui sundulan Sergio Ramos.

Itu menjadi akhir perlawanan Madrid. Di sisa laga, Barcelona mampu mencetak tiga gol tambahan melalui gol kedua Henry dan Messi serta Gerard Pique.

Enam gol menjadi jumlah kebobolan terbesar Madrid saat melakoni El Clasico di Santiago Bernabeu. Hasil ini juga memuluskan jalan Barcelona ke tangga juara.


3. Real Madrid 0-2 Barcelona (semifinal Liga Champions 2010-2011)

Salah satu laga El Clasico terpanas terjadi pada leg pertama semifinal Liga Champions 2010-2011. Barcelona dan Madrid kala itu memiliki kekuatan yang berimbang.

Sosok Pep Guardiola dan Jose Mourinho yang menjadi aktor di balik layar kedua tim kian menambah daya tarik pertandingan ini. Saat itu keduanya menyandang status sebagai pelatih terbaik dunia.

Madrid yang bertindak sebagai tuan rumah mengincar kemenangan untuk membuka peluang ke final. Demi mewujudkan hal itu, Mourinho menerapkan permainan keras.

Perseteruan antar pemain dari kedua tim kerap mewarnai pertandingan ini. Puncaknya terjadi pada menit ke-61 saat Pepe dianggap melanggar Dani Alves dengan keras.

Wasit tanpa ampun langsung memberikan kartu merah. Keputusan itu diprotes keras oleh Mourinho dan menyebabkan sang pelatih juga diusir wasit.

Bermain dengan jumlah pemain yang lebih banyak, Barcelona mampu mencetak dua gol di sisa laga. Lionel Messi memborong kedua gol tersebut.

Gol terakhirnya bahkan dibuat dengan cara yang sangat indah. Messi melakukan solo run dari hampir tengah lapangan sebelum melepaskan tembakan pelan yang mengecoh Iker Casillas.

Kemenangan ini berperan penting mengantar Barcelona ke final. Hal itu karena kedua tim hanya bermain imbang 1-1 pada pertemuan kedua di Camp Nou.


4. Real Madrid 2-3 Barcelona (pekan ke-33 LaLiga 2016-2017)

Duel Madrid kontra Barcelona pada pekan ke-33 LaLiga 2016-2017 menjadi salah satu laga El Clasico paling dramatis yang pernah berlangsung di Santiago Bernabeu. Ironisnya, tim tamu menjadi pihak yang tertawa paling akhir.

Madrid mengawali laga dengan meyakinkan setelah Casemiro membobol gawang Barcelona pada menit ke-28. Namun kondisi itu hanya berlangsung lima menit setelah Messi menyamakan kedudukan dan menutup babak pertama dengan skor 1-1.

Pada babak kedua, Madrid dan Barcelona tampil ngotot untuk memburu kemenangan. Posisi puncak klasemen menjadi taruhannya.

Ivan Rakitic sempat membawa Barcelona unggul pada menit ke-73. Namun Madrid berhasil menyamakan kedudukan empat menit jelang waktu normal berakhir.

Hasil imbang sebenarnya lebih menguntungkan Madrid yang saat itu tengah memimpin klasemen sementara. Wajar jika kemudian tim asuhan Zinedine Zidane coba mempertahankan skor 2-2.

Sayang usaha itu gagal diwujudkan secara tragis. Messi mampu mencetak gol kemenangan Barcelona pada masa injury time untuk menutup laga dengan skor 3-2.

La Pulga merayakan gol tersebut dengan membuka jersey dan menunjukkannya kepada suporter Madrid di tribun. Momen itu tentu akan sulit dilupakan.

Kemenangan itu membawa Barcelona ke puncak klasemen. Namun mereka terpeleset di empat laga sisa sehingga harus merelakan gelar juara ke tangan Madrid.


5. Real Madrid 0-3 Barcelona (pekan ke-17 LaLiga 2017-2018)

salah satu superioritas Barcelona di Santiago Bernabeu terjadi pada pekan ke-17 LaLiga 2017-2018). Saat itu tim asuhan Ernesto Valverde menutup laga dengan kemenangan telak 3-0.

Hasil tersebut memang belum terlalu berpengaruh dengan persaingan kedua tim menuju tangga juara. Namun kemenangan itu dibuat belum lama setelah Madrid meraih gelar juara Piala Dunia Antarklub 2017.

Tiga gol kemenangan Barcelona dibagi rata oleh Luis Suarez, Lionel Messi, dan Aleix Vidal. Sementara Madrid tak bisa berbuat banyak setelah Dani Carvajal diganjar kartu merah pada menit ke-63 karena menghalangi bola dengan tangan secara sengaja.

Laga ini juga menjadi kali terakhir Ronaldo dan Messi berduel di Santiago Bernabeu. Pada akhir musim, CR7 memang memilih hengkang ke Juventus.